[ Artikel ]
![]() |
Sumber: Radenintan.ac.id |
![]() |
Sumber: klinikpratama.radenintan.ac.id |
![]() |
Sumber: IDN Times Lampung |
![]() |
Sumber: Kompasiana.com |
[ Artikel ]
![]() |
Sumber: Radenintan.ac.id |
![]() |
Sumber: klinikpratama.radenintan.ac.id |
![]() |
Sumber: IDN Times Lampung |
![]() |
Sumber: Kompasiana.com |
[ Opini ]
![]() |
Sumber : Liputan6.com |
[ Berita ]
![]() |
Penyerahan simbolis Pemum dan Pemred Periode 2024/2024 |
Raden Intan — Telah resmi terpilih Pemimpin Umum (Pemum) dan Pemimpin Redaksi (Pemred) baru Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pers Mahasiswa Raden Intan (PersMa RI) periode 2024/2025 melalui Musyawarah Umum (MU) ke-XXIII. (Rabu, 25/12/24)
Pemilihan ini dilaksanakan di Aula Madrasah Tsanawiyah (MTs) Muhammadiyah Sukarame, Bandar Lampung, bersamaan dengan MU ke-XXIII UKM PersMa RI.
Turut dihadiri oleh Nanda Safira, S.Sos selaku Staf Ahli UKM PersMa RI, Ahmad Abizar selaku Pemum UKM PersMa RI periode 2023/2024 beserta jajaran presidium, Demisioner, Alumni, para Pengurus, Anggota Tetap, dan Panitia acara.
Pada MU ke-XXIII ini, menetapkan Arzaq Kafassoba menjadi Pemum dan Trian Dara Ega Febrina menjadi Pemred UKM PersMa RI periode 2024/2025.
Dalam sambutannya Pemum terpilih menyampaikan rasa terima kasih kepada presidium 2023/2024 yang telah memberikan kepercayaan padanya.
"Terima kasih untuk demisioner presidium tahun 2023/2024 yang telah memberikan kepercayaan pada saya. Saya mohon kontribusi bersama-sama untuk kedepannya," ucapnya.
Ia juga turut berharap pada kepengurusannya nanti dapat saling dukung satu sama lain, terbuka satu sama lain, dan ia siap menerima segalanya cerita dari setiap anggotanya.
Pemred terpilih juga dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih pada alumni dan demisioner.
"Terima kasih pada alumni dan demisioner. Dalam masa kepengurusan kedepannya, saya tentu masih membutuhkan bantuan dari teman-teman anggota tetap untuk memperbaiki apa yang kasih kurang di tahun ini. Mohon bimbingannya," jelasnya.
Rep: Novel
Editor: Cerpen
[ Berita ]
![]() |
Presidium UKM PersMa RI Periode 2023/2024 |
Raden Intan — Musyawarah Umum (MU) Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pers Mahasiswa Raden Intan (PersMa RI) ke-XXIII guna mewujudkan kepemimpinan yang inovatif dan progresif. (Selasa, 24/12/24)
Acara ini dilaksanakan di MTs Muhammadiyah Bandar Lampung dengan mengusung tema “Alih Generasi Kepengurusan PersMa RI untuk Mewujudkan Kepeminpinan yang Progresif dan Inovatif," yang bertujuan untuk reorganisasi kepengurusan tahun 2024 yang lebih progresif.
Acara ini dihadiri oleh Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) dan Para Anggota UKM PersMa RI.
Ahmad Abizar selaku Pemimpin Umum berharap dalam sambutannya agar kepengurusan baru dapat progresif.
“Semoga kepengurusan baru dapat progresif dan mendapatkan hal-hal baru, inovatif dalam UKM PersMa RI,” harapnya.
Ratu Yazza Mulli Berlianti selaku Ketua Pelaksana menjelaskan, MU ini bertujuan untuk pergantian kepemimpinan di PersMa RI yang diharapakan membawa perubahan positif.
“Tujuannya agar kepemimpinan yang ada sekarang lebih progresif dan dapat memberikan dampak yang lebih besar bagi anggotanya,” jelasnya.
Thariq Kamal selaku tamu undangan dari UKM Tapak Suci berharap agar pelaksanaan MU di tahun yang akan datang dapat dijadwalkan dengan lebih baik, sehingga kehadiran tamu undangan bisa lebih ramai.
Rep: Art
Editor: Cerpen
[Opini]
![]() |
Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi |
Musim hujan menjadi salah satu musim yang terjadi di negara tropis, salah satunya Indonesia. Tak jarang di akhir tahun, banjir menenggelamkan beberapa daerah di Indonesia, salah satunya yakni provinsi Lampung. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung mendata, sepanjang bulan Februari 2024, terdapat 16 kejadian bencana dan yang mendominasi ialah banjir.
Tidak memungkiri, banjir juga dapat terjadi di beberapa perguruan tinggi. Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) salah satunya. Kampus yang terletak di Jalan Letnan Kolonel H Jl. Endro Suratmin, Sukarame, Kec. Sukarame, Kota Bandar Lampung dan di beberapa titik sempat terendam oleh banjir.
Hujan yang sering membasahi tanah UIN RIL, menjadikan Kampus Hijau ini terlihat seperti daerah pesawahan yang digenangi air dan lumpur. Pihak kampus pun seperti membiarkan saja, seolah air tersebut akan hilang dengan sendirinya, diserap oleh tanah dan tanaman.
Berikut potret genangan banjir di UIN RIL:
![]() |
Fakultas Syariah |
![]() |
Samping GSG K.H Ahmad Hanafiah UIN RIL |
![]() |
Depan GSG K.H Ahmad Hanafiah UIN RIL |
![]() |
Fakultas Saintek |
![]() |
Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi |
![]() |
Fakultas Syari'ah |
Dari potret di atas, dapat dilihat bahwa masih terdapat beberapa wilayah di UIN RIL terendam oleh air. Tanah yang sudah kering dan masih terdapat genangan air, tampak seperti rawa-rawa.
Beberapa mahasiswa bahkan mengeluh akibat tidak adanya perbaikan jalan oleh pihak kampus setelah hujan melanda.
W (nama samaran) salah satu mahasiswa UIN RIL yang merasakan dampak dari banjir merasa dirugikan.
"Sangat merugikan yang pasti, kita susah buat ke gedung perkuliahan ini karna banjir. Pembelajaran juga terganggu karena dosen juga malas karena gedung terdampak banjir," jelasnya.
Selain itu, AN (nama samaran) mahasiswa UIN RIL lainnya, turut merasa dirugikan karena akses transportasi terdampak genangan air.
"Sudah pasti sangat-sangat merugikan. Karena akses transportasi jadi ada genangan air yang bisa membuat kendaraan tergelincir karena jalanan licin," keluhnya.
Kemudian VC (nama samaran) turut menjelaskan kerugian yang ia rasakan ketika acara giat rutin.
"Banjir di lapangan UIN merugikan acara giat rutin dan pada saat itu tenda kami tenggelam. Mau tidak mau, kegiatan yang sedang terlaksana jadi terhambat karena banjir ini. Seharusnya pihak kampus ada solusi," ungkapnya.
Padahal, pada Rabu (18/12), UIN RIL sempat meraih penghargaan Top 1 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) meraih The Most Sustainable University in Indonesia versi Universitas Indonesia (UI) GreenMetric. Penghargaan ini merupakan program UI yang menilai kinerja keberlanjutan universitas dalam skala tahunan. Pemeringkatan ini didasarkan pada komitmen serta tindakan universitas dalam penghijauan dan keberlanjutan lingkungan.
Seharusnya dengan penghargaan tersebut dapat menjadi evaluasi bagi kampus UIN RIL, untuk refleksi di beberapa titik yang terdampak banjir. Terlebih dengan keluhan mahasiswa. Apakah pihak kampus terlalu acuh? Atau hal-hal seperti ini memang sudah dinormalisasikan?
Hal ini seharusnya juga menjadi ladang evaluasi, mencari cara atau inovasi untuk dapat mengurangi dan memberantas terjadinya banjir di kampus. Beberapa saran yang mungkin dapat UIN RIL lakukan di antaranya
1. Pembuatan Saluran Drainase
Membangun saluran drainase yang memadai untuk mengalirkan air hujan.
2. Penggunaan Sistem Penyerapan Air
Membuat sumur resapan atau bak penyerapan air untuk mengurangi aliran air permukaan.
3. Penggunaan Bahan Penyerap Air
Menggunakan bahan penyerap air seperti zeolit atau arang aktif.
4. Sistem Pengelolaan Air Hujan (SPAH)
Mengintegrasikan sistem pengelolaan air hujan dengan teknologi pengolahan air limbah.
5. Penggunaan Sistem Hidrolik
Menggunakan sistem hidrolik untuk mengalirkan air ke tempat penyerapan.
6. Membuat Biopori
Membuat lubang biopori untuk menyerap air dan mengurangi erosi.
Saran tersebut dapat menjadi upaya baru untuk pihak jajaran UIN RIL dalam menanggulangi banjir. Keluhan mahasiswa pun bisa menjadi evaluasi untuk pihak kampus memperbaiki dan mengutamakan kenyamanan para mahasiswanya.
Karya: Cerpen
Editor: Enden
[ Artikel ]
![]() |
Sumber: Kompasiana.com |
Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) kembali menjadi top 1 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang meraih The Most Sustainable University in Indonesia versi Universitas Indonesia (UI) GreenMetric.
UI GreenMetric merupakan program UI yang menilai kinerja keberlanjutan universitas dalam skala tahunan. Pemeringkatan ini didasarkan pada komitmen serta tindakan universitas dalam penghijauan dan keberlanjutan lingkungan. Dilansir dari greenmetric.ui.ac.id, UI GreenMetric memiliki beberapa tujuan, di antaranya:
1. Berkontribusi dalam wacana berkelanjutan dalam bidang pendidikan dan penghijauan kampus.
2. Mempromosikan universitas sebagai agen perubahan sosial berkaitan dengan tujuan-tujuan berkelanjutan.
3. Menjadi alat penilaian diri tentang keberlanjutan kampus untuk institusi pendidikan tinggi di seluruh dunia.
4. Menginformasikan kepada pemerintah, badan lingkungan setempat dan internasional serta masyarakat tentang program-program berkelanjutan di kampus.
UIN RIL telah berpartisipasi dalam UI GreenMetric University Rankings sejak tahun 2018. Komitmen menerapkan serta membangun kampus hijau ramah lingkungan, menghantarkan UIN RIL secara berturut-turut sampai dengan tahun 2024 mendapatkan peringkat pertama di lingkungan PTKIN.
Dalam tingkat universitas se-Indonesia, UIN RIL menempati peringkat ke-18 pada tahun 2018, peringkat ke-11 pada tahun 2019, peringkat ke-10 pada tahun 2020, peringkat ke-8 pada tahun 2021, peringkat ke-8 pada tahun 2022, peringkat ke-9 pada tahun 2023, dan pada tahun 2024 UIN RIL kembali menempati peringkat ke 9.
Pemeringkatan UI GreenMetric berlandasan tiga pilar yaitu lingkungan hidup, ekonomi, dan sosial dengan enam indikator yang terdiri dari keadaan dan infrastruktur kampus, energi dan perubahan iklim, pengelolaan sampah, penggunaan air, transportasi, serta pendidikan dan riset.
Penghargaan tersebut merupakan capaian yang luar biasa bagi UIN RIL. Karena untuk menghadirkan berbagai inovasi dan tetap mempertahankan kondisi lingkungan hijau universitas, diperlukan usaha yang konsisten dari seluruh sivitas kampus. UIN RIL tentunya telah melalui berbagai langkah-langkah sehingga dapat meraih peringkat ke-9 nasional perguruan tinggi berkelanjutan terbaik di Indonesia.
Rep: Novel
Editor: Cerpen
[ Berita ]
![]() |
Korban bersama Pihak Pusbis dan Pihak PT Cakra Vira Sakti dalam proses penandatanganan klaim asuransi |
Raden Intan — Penuhi tanggung jawab Persero Terbatas (PT) Cakra Vira Sakti terhadap Ria Aprilia selaku mahasiswa Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) yang kehilangan motor di halaman kampus. (Kamis, 19/12/24)
Pada Selasa (17/12) korban dihubungi PT Cakra Vira Sakti untuk bertemu dengan pihak Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) di Gedung Academic and Research Center lantai II.
Pertemuan ini dilakukan untuk menandatangani surat bukti pencairan, sebagai bentuk tanggung jawab atas hilangnya motor Ria Aprilia pada Jumat (01/11) lalu.
![]() |
Berita acara serah terima asuransi kehilangan |
Penandatanganan ini dihadiri oleh Dr. Evi Ekawati, M.Si selaku Kepala Pusat Pengembangan Bisnis UIN RIL, Nurul Mufliha selaku Supervisor dan Admin PT Cakra Vira Sakti, Arif selaku Teknisi PT Cakra Vira Sakti, dan juga korban.
Klaim asuransi ini secara keseluruhan diberikan oleh pihak PT Cakra Vira Sakti senilai dengan harga kendaraan yang hilang yakni Rp16.500.000 dengan potongan pajak 10% menjadi Rp14.550.000.
Kepala Pusbis UIN RIL mengatakan bahwa klaim asuransi ini adalah bentuk cepat tanggap dan tanggung jawab dari pihak kampus.
“Klaim asuransi ini adalah bentuk cepat tanggap dan tanggung jawab kampus terhadap kasus-kasus hilangnya kendaraan di dalam area kampus,” ujarnya.
Beliau juga menjelaskan bahwa tidak hanya kasus ini saja, melainkan kasus kehilangan sebelumnya pun telah diproses. Hanya saja, tidak dipublikasikan dan tentu nya mengikuti prosedur dan Standar Operasional Perusahaan (SOP) yang berlaku.
Ria Aprilia selaku korban mengucapkan rasa terimakasih kepada pihak terkait atas pertanggungjawaban yang telah diberikan.
“Saya sangat berterimakasih kepada pihak-pihak yang telah bertanggung jawab dan membantu proses klaim asuransi yang saya ajukan,” ungkapnya.
Rep: Rage & Wit
Editor: Coboth
![]() |
Pengunjung Pameran "Themporia" |
Raden Intan — Dalam rangka asah skill anggota tetap Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Blitz kembali menggelar Pameran Photography. (Sabtu, 14/12/24)
Dengan mengusung tema "Themporia" pameran ini digelar di Warung Update Sukarame, Bandar Lampung yang bertujuan sebagai wadah untuk mengasah skill yang dimiliki dan ilmu yang telah dipelajari oleh anggotanya.
Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan setiap tahunnya dan di tahun ini menampilkan 21 Karya dari anggota tetap UKM Blitz.
Pameran ini dibuka oleh Dr. Shonhaji, M.Ag selaku pembina UKM Blitz dan turut dihadiri oleh Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) dan Ormawa lainnya.
Dalam wawancaranya Egas Devolta selaku ketua pelaksana menjelaskan, fotografi bukan hanya sebuah keindahan.
"Menurut saya dalam fotografi tidak hanya mencakup potret sebuah keindahan tetapi bagaimana cara kita membuka prespektif baru dari sebuah hobi menjadi sebuah nilai dalam perdagangan," jelasnya.
Kemudian, Amanda Jasmine salah satu tamu undangan menyampaikan kesan dan harapannya.
"Acaranya keren karya-karyanya bagus banget mulai dari produk makan, make up dan lain-lain, pokoknya sukses buat UKM Blitz, lebih berkembang lagi dan terus berkarya," ungkapnya.
Rage: Rage & Wit
Editor: Cerpen
[ Berita ]
![]() |
Dr. H. Sonhaji, M.Ag selaku Wakil Dekan (Wadek) III Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA) bersama Dr. Kiki Muhammad Hakiki, M.Ag selaku Kepala Program Studi (Kaprodi) IAT dan 31 peserta |
![]() |
Salah satu peserta yang sedang melaksanakan hafalan |
[ Berita ]
![]() |
Dr. Kuntadi, S.H., M.H selaku Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung bersama Rektor UIN RIL dalam Kuliah Umum |
Raden Intan — Dalam rangka memperingati hari Anti Korupsi Sedunia, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) menghadirkan Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung. (Kamis, 12/12/24)
Dengan mengusung tema “Bersama Melawan Korupsi untuk Indonesia Maju,” acara ini diadakan di Ballroom and Research Center UIN RIL.
Kegiatan ini dilaksanakan melalui Kampus Umum terkait korupsi, dengan pemateri Dr. Kuntadi, S.H., M.H selaku Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung.
Kuntadi dalam penyampaian materi mengatakan, memerangi korupsi adalah tugas seluruh elemen bangsa.
"Dalam memerangi korupsi, tidak hanya tugas pejabat negara, tetapi seluruh elemen bangsa terkhususnya generasi muda," ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh yang hadir untuk bersama melawan korupsi menuju Indonesia maju.
Turut dihadiri pula oleh Prof. H. Wan Jamaluddin Z, M.Ag., Ph.D selaku Rektor UIN RIL, Dr. Idrus Ruslan, M.Ag selaku Wakil Rektor (Warek) III, jajaran civitas akademika, dan 400 mahasiswa perwakilan tiap fakultas.
Dalam kesempatannya, Rektor UIN RIL berharap, semua masyarakat menyuarakan antikorupsi sepanjang waktu.
"Saya berharap semua masyarakat tidak hanya menyuarakan antikorupsi ketika hari lahirnya saja, tetapi tetap sepanjang waktu," harap Rektor.
Tujuan dari acara ini selain menambah pengetahuan dan berbagai pengalaman, kegiatan ini membahas makna penting tentang kejujuran serta kebajikan, guna menempa pribadi yang intelektual, spritual, dan integritas.
Irfan Nicholas Saputra salah satu peserta dalam wawancaranya mengatakan, acara ini sangat bagus dan penting, selain mendapatkan pemahaman memerangi korupsi, kita jadi tahu bagaimana mahasiswa berperan dalam menyuarakan antikorupsi.
Rep: Rage
Editor: Enden
[ Berita ]
![]() |
Para Jajaran Dosen Fakultas Adab turut meninjau kegiatan pameran yang diselenggarakan oleh Mahasiswa IPII |
Raden Intan — Mahasiswa Program Studi (Prodi) Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII) menggelar Pameran Budaya dan Industri Kreatif yang menarik perhatian mahasiswa. (Rabu, 11/12/24)
Dengan mengusung tema “Mengeksplorasi Identitas Budaya dan Kreativitas Industri Sebagai Bentuk Inovasi Terhadap Warisan Lokal,” kegiatan ini berlangsung di Gedung Fakultas Adab (FA) Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) sejak tanggal 9—12 Desember 2024.
Kegiatan ini merupakan sebuah bentuk kolaborasi antara Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) IPII dengan mahasiswa IPII angkatan 22 dan 24, guna memenuhi Ujian Akhir Semester (UAS) mata kuliah Industri Kreatif dan Pengantar Ilmu Budaya.
Pameran ini merupakan bagian dari kegiatan perdana oleh mahasiswa Prodi IPII dan masuk ke dalam acara Exhibition Metamorfosa of Culturindustrie. Dengan tujuan untuk mempertahankan kultural budaya dan meningkatkan kreatifitas para mahasiswa.
Muhammad Alpad salah satu peserta pameran budaya dalam wawancara mengatakan, ide-ide yang diusung oleh dosen sangatlah bagus.
"Menurut saya ide yang diusung oleh dosen ini sangat bagus, selain mengenalkan kebudayaan dengan mading-mading yang kita sediakan, kita juga menyediakan bazar makanan yang menarik dan enak-enak pastinya," ujarnya.
Pada pameran tersebut mahasiswa IPII menyediakan 34 stand pameran dengan menampilkan stand makanan dan stand mading kebudayaan.
Fika Assifa selaku pengunjung merasa acara ini sangat seru dan menarik.
"Acaranya seru sih menarik juga menambah wawasan, kita jadi tau batik-batik Lampung dan makanan Lampung," ungkapnya.
Rep: Courage
Editor: Cerpen
[ Berita ]
![]() |
Rektor UIN RIL menyampaikan sambutan dalam acara Deklarasi Istiqlal |
Raden Intan — Guna menumbuhkan spirit tradisi beragama di Lampung, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) selenggarakan acara Deklarasi Istiqlal di Ballroom UIN RIL. (Selasa, 10/12/24)
Kegiatan ini mengusung tema “Tradisi Beragama di Lampung untuk Perdamaian Dunia,” dalam rangka persiapan menuju acara Bali Interfaith Movement (BIM), yang akan diselenggarakan pada 13—15 Desember di Bali.
Dengan turut dihadiri Prof. H. Wan Jamaluddin Z, M.Ag., Ph.D sekaku Rektor UIN RIL beserta jajaran, Ganjar Jationo, S.E., MAP selaku Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Lampung, dan civitas akademika UIN RIL.
Serta Pdt. Samuel D. Luas S. Th selaku Ketua 1 Persekutuan Gereja-gereja Indonesia Wilayah (PGIW) Lampung, dan Dr. I. Wayan Mustika, S.Sn., M.Hum selaku Ketus Ikatan Cendikiawan Hindu Indonesia (ICHI) Regional Lampung.
Dalam sambutannya, Rektorat UIN RIL menyampaikan, Lampung memiliki potensi untuk membangun masyarakat yang harmonis.
“Lampung sebagai daerah yang beragam memiliki potensi untuk membangun masyarakat yang harmonis. Kampus UIN RIL dapat berkontribusi secara signifikan dalam memperkuat tradisi beragama di Lampung dan tanah air, terutama dalam konteks Deklarasi Istiqlal,” tutur Prof. Wan.
Acara ini turut menghadirkan 6 pembicara yakni, Prof. Drs. M. Fadhil Nurdin, M.A., Ph.D selaku Akademisi Budaya Lampung, KH. Marzuki Wahid selaku Jaringan Gusdurian, Dr. Ahmad Suaedy sekaku Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), dan Prof. Dr. KH. Moh, Bahrudin, M.Ag selaku Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Lampung
Dr. Safari Daud, M.Sos.I selaku Wakil Rektor (Warek) II sekaligus Ketua Panitia menyampaikan, kegiatan ini mendukung pre-BIM mencapai keberagaman dunia.
“Kegiatan ini dihadiri berbagai peserta dari setiap kalangan, untuk melihat berbagai perspektif. Acara ini menjadi sumbangsih nyata UIN RIL dalam mendukung kegiatan pre-BIM dan juga mencapai keberagaman dunia,” ungkapnya.
Afifah Sayyidah salah satu peserta menyampaikan kesan baik terhadap acara ini. Menurutnya, acara ini mengajarkan pentingnya deklarasi beragama baik dalam personal maupun secara bersama.
Rep: Novel & Camera
Editor: Cerpen
[ E-Koran ]
![]() |
E-Koran Edisi X |
[ Berita ]
![]() |
Khoirul Sidiq bersama Pemimpin Redaksi UKM PersMa RI dalam penyerahan penghargaan |
Raden Intan — Khoirul Sidiq salah satu peserta lomba Puisi dan Orasi menggaet dua piala pada Journalist Competition Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pers Mahasiswa Raden Intan (PersMa RI) 2.0 tahun 2024. (Kamis, 05/12/2024)
Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Serba Guna (GSG) Fakultas Syariah (FS) UIN RIL, dengan mengusung tema “Giat Jurnalisme: Menginspirasi Lewat Karya.” Yang bertujuan sebagai wadah untuk meningkatkan kemampuan dalam bidang jurnalistik, melalui karya-karya yang dihasilkan.
Anggi Farhan selaku juri lomba puisi dari Komunitas Penulis Muda Lampung (KPML) menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya.
"Saya mengapresiasi setinggi-tingginya untuk acara ini yang mengusung tema lengkap dan memberikan ruang bagi generasi Z untuk menampilkan bakat mereka di tengah proses pencarian jati diri," ucap Anggi.
Khoirul Shidiq berhasil mendapatkan Juara 2 pada cabang perlombaan Puisi dan Orasi.
Dalam wawancaranya ia mengatakan, ingin mengukur kemampuan dan meningkatkan skill agar terus berkembang.
"Saya ingin menambah dan mengukur kemampuan dan meningkatkan skill agar terus berkembang," terangnya.
Rep : Stealth & Courage
Editor: Cerpen
![]() |
Sri Wahyuni, M.Sos selaku Pembina UKM PersMa RI bersama jajaran presidium, pengurus, dan peserta lomba |
![]() |
Foto anggota UKM PersMa RI saat kunjungan ke Lampung Post |
[ Opini ]
![]() |
Sumber: Kompas.com |
Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 merupakan tonggak penting karena menjadi ajang pemilihan pemimpin daerah secara langsung oleh rakyat. Pilkada menjadi perwujudan demokrasi ditingkat lokal, Pilkada memberikan kesempatan bagi rakyat untuk memilih pemimpin yang sesuai dengan keinginan mereka.
Dalam Undang-undang Tahun 2026 pasal 201 ayat 8 tentang Pilkada berbunyi: “Pemungutan suara serentak nasional dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dilaksanakan pada bulan November 2024.”
Berdasarkan data yang dirilis Komisi Pemilihan Umum (KPU), total daerah yang akan melaksanakan pemilihan kepala daerah serentak tahun 2024 sebanyak 545 daerah, dengan rincian 37 provinsi, 415 kabupaten, dan 93 kota.
Pada hal yang akan dibahas terkait dengan momentum Pilkada ini, diharapkan sosok pemimpin yang dipilih bukan pemimpin karbitan, bukan pemimpin karena modal besar dan bukan juga karena dorongan pihak-pihak tertentu yang sarat dengan kepentingan politik.
Pemimpin yang diharapkan adalah mereka yang mempunyai pengalaman dan kemampuan serta rekap jejak yang jelas. Kepala daerah yang terpilih nantinya diharapkan mempunyai visi, misi, serta program kerja yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat.
Baik buruknya seorang pemimpin atau kepala daerah yang dipilih rakyat melalui proses demokrasi, merupakan konsekuensi logis yang harus diterima oleh rakyat itu sendiri. Sehingga mengenal latar belakang pasangan calon kepala daerah yang akan dipilih menjadi penting agar tidak salah memilih.
Penyelenggaraan Pilkada secara serentak pada tahun 2024 ini juga menjadi tolak ukur dari kedewasaan rakyat Indonesia dalam berdemokrasi. Pilkada tidak hanya berfungsi sebagai sarana untuk suksesi kekuasaan semata, tetapi juga sebagai cerminan dari nilai-nilai moral dan etika serta kejujuran yang dianut oleh rakyat sebagai pemilik suara. Pilkada yang baik akan membantu membangun daerah yang lebih baik dan bermartabat.
Mengutip dari laman website Kementrian Agama Republik Indonesia, Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Setjen Kemenag, M Adib Abdushomad mengatakan, menyikapi berbagai situasi kondisi jelang Pilkada serentak pada 27 November 2024, PKUB mengajak seluruh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh politik di Indonesia untuk mendukung Pilkada serentak dalam kondisi aman dan bermartabat.
Jika masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan cerdas, Pilkada Serentak 2024 dapat menjadi momentum perubahan besar. Namun, jika kualitas kandidat diabaikan, kita hanya akan mengulangi kesalahan lama: memilih pemimpin yang jauh dari kebutuhan rakyat.
Pada akhirnya, Pilkada 2024 bukan hanya soal pergantian kepemimpinan, tetapi tentang membangun masa depan Indonesia yang lebih baik. Dengan kebijakan yang fokus pada pemerataan kesejahteraan, peningkatan peluang ekonomi, dan pengurangan kesenjangan sosial, Indonesia dapat melangkah menuju perekonomian yang lebih kokoh dan masyarakat yang lebih sejahtera.
Karya: Dina Asa
Editor: Coboth
![]() |
Sumber: YouTube UIN RIL (Prof. H. Wan Jamaluddin Z, M.Ag., Ph.D selaku Rektor UIN RIL saat memberikan penghargaan kepada Pasca Aulia Fadhilayul Hukkam, S.H) |
Raden Intan — Pasca Aulia Fadhilayul Hukkam, S.H meraih penghargaan skripsi terbaik pada Wisuda Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) Periode V Tahun 2024. (Rabu, 27/11/24)
Pasca Aulia Fadhilayul Hukkam, S.H merupakan wisudawan lulusan Program Studi (Prodi) Hukum Ekonomi Syariah (HES) Fakultas Syariah (FS).
Penghargaan ini diberikan langsung oleh Prof. H. Wan Jamaluddin Z, M.Ag., Ph.D selaku Rektor UIN RIL pada Selasa (26/11)
Dalam wawancaranya, Pasca Aulia membagikan kisahnya memilih artikel sebagai tahap akhir kelulusan.
“Saya memilih untuk menulis artikel, karena saya ingin menjadi yang pertama di jurusan yang memilih artikel sebagai tugas akhir,” ujarnya.
Pasca Aulia juga mengatakan, proses penulisan artikel ini memiliki suka dan duka, mulai dari meminta bimbingan, melakukan revisi, sampai tahap penerbitan jurnal.
Judul yang dipilih Pasca Aulia pada artikelnya yakni “Examining the Wages of Loading and Unloading Laborers from a Sharia Economic Law Perspective” dan berhasil terbit di Jurnal Sinta II.
Ruswansyah, S.S., M.M selaku orang tua dari Pasca Aulia merasa sangat bangga sekaligus terharu atas pencapaian putrinya.
“Saya merasa sangat bangga sekaligus terharu, anak saya bisa mendapatkan dua penghargaan sekaligus sebagai wisudawan terbaik tingkat fakultas dan wisudawan penulisan skripsi terbaik,” ungkapnya.
Rep: Egi & Puput
Editor: Cerpen
[ Puisi ]
![]() |
Sumber: https://images.app.goo.gl/pJTKSFQPJrNLTUYN7 |
Di balik papan tulis yang penuh noda,
tersembunyi cerita yang tak terlihat mata.
Tangan guru menari, menulis harapan,
di ruang yang sunyi, terukir masa depan
Setiap goresan adalah cita-cita,
yang tak hanya mengajar, tetapi merangkai asa.
Di setiap kata yang terucap pelan,
ada mimpi-mimpi yang bersinar terang
Mereka bukan sekadar pengajar,
melainkan arsitek dari setiap jiwa yang lapar.
Di balik papan tulis yang kini hampir pudar,
tersembunyi perjalanan hidup yang tak pernah surut
Di sini, di ruang yang sederhana,
mimpi-mimpi lahir, tumbuh, dan terbang bebas.
Mereka adalah burung yang tak pernah lelah,
mengepakkan sayapnya menuju langit tanpa batas
Papan tulis mungkin hilang,
namun mimpi itu tak akan padam.
Setiap generasi yang belajar di sini,
akan membawa obor, menerangi dunia dengan cahaya mereka
Di balik papan tulis, ada mimpi yang hidup,
menari di antara kata-kata, menyentuh hati yang terus tumbuh
Karya: Yuni
[ Artikel ]
![]() |
Sumber: https://images.app.goo.gl/ASA4MXZR88x9Qro76 |
Guru adalah sesosok pahlawan tanpa tanda jasa dan wadah ilmu dalam membentuk generasi bangsa, tak ayal jika perjuangannya begitu dihargai dan selalu dikenang oleh banyak orang. untuk menghormati profesi guru, Indonesia menetapkan tanggal 25 November sebagai peringatan Hari Guru Nasional, perayaan ini sebagai bentuk penghargaan terhadap jasa-jasa para guru yang telah berkontribusi dalam mencerdaskan anak bangsa.
Dilansir dalam laman gurudikdas.kemdikbud.go.id sejarah peringatan Hari Guru Nasional bertepatan dengan berdirinya Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) pada tanggal 25 November 1945. Sebelumnya, pada tahun 1912, organisasi ini bernama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB). Anggotanya berisikan kepala sekolah, guru desa, guru bantu, hingga perangkat sekolah lainnya. Pada tahun 1932, PGHB mengubah namanya menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI). Pada saat itu, Belanda sebagai negara penjajah tidak menerima unsur nama “Indonesia” dalam PGI karena dianggap sebagai ancaman bagi mereka. Dengan perubahan namanya, PGI menjadi semakin nasionalis dan perjuangan kemerdekaan Indonesia semakin kuat bersama guru.
Pada zaman penjajahan Jepang, PGI sempat dilarang untuk melakukan aktivitas nya. Namun, setelah proklamasi kemerdekaan, PGI menggelar Kongres Guru Indonesia yang pertama di Surakarta, Jawa Tengah pada tanggal 24 - 25 November 1945. Kongres tersebut mencapai salah satu hasil yakni menghapuskan perbedaan suku, ras, agama, politik, dan lainnya agar menyatu menjadi Indonesia seutuhnya dalam wadah PGRI. Akhirnya, melalui Keputusan Presiden No. 8 Tahun 1994 ditetapkan tanggal 25 November sebagai Hari Guru Nasional.
Dikutip melalui laman kompas.com Pemilihan tanggal 25 November tidaklah sembarangan. Sebab itu dipilih untuk menghormati Ki Hajar Dewantara, seorang tokoh pendidikan Indonesia yang dianggap sebagai pelopor pendidikan bagi rakyat. Ki Hajar Dewantara bukan hanya seorang pendidik, tetapi juga seorang pemikir, budayawan, dan tokoh pergerakan nasional.
Konsep pendidikan yang diusung oleh Ki Hajar Dewantara mencakup prinsip bahwa pendidikan harus menyentuh aspek holistik individu, tidak hanya aspek kognitif tetapi juga moral, emosional, dan fisik. Sedangkan salah satu sumbangsih terbesar Ki Hajar Dewantara adalah mendirikan sekolah Taman Siswa pada 1922.
Selain itu, Hari Guru Nasional juga bukan hanya sekadar perayaan seremonial saja. Tapi lebih dari itu, ini adalah momen refleksi untuk memahami betapa pentingnya peran guru dalam mengarahkan generasi muda menuju masa depan yang lebih baik. Guru tidak hanya mengajarkan pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, moralitas, dan sikap positif siswa.
Maka, penghormatan kepada guru harus terus ditingkatkan, baik melalui apresiasi moral maupun upaya nyata seperti peningkatan kesejahteraan dan dukungan dalam menjalankan tugasnya. Selain itu, masyarakat perlu terus menanamkan rasa hormat kepada profesi guru, karena mereka adalah fondasi dari segala kemajuan bangsa.
"Meski waktu berganti, dedikasimu tetap abadi. Engkau adalah cahaya perubahan yang akan selalu menyala. Selamat Hari Guru, pahlawan tanpa tanda jasa!
Engkau adalah lentera kehidupan, pendorong perubahan, dan pembentuk masa depan. Dedikasimu akan selalu dikenang sepanjang masa.
Karya: Nami
Editor: Cerpen
[ Berita ]
![]() |
Sumber: Humas UIN RIL Rektor UIN RIL membuka jalan sehat pada acara Dies UIN RIL Ke-55 |
Raden Intan — Dies Natalis ke-56, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) kembali adakan jalan sehat. (Minggu, 24/11/24)
Dengan mengusung tema "Bertumbuh Mendunia" acara ini dilaksanakan di UIN RIL yang bertujuan untuk membangun silatutahmi antar civitas akademika UIN RIL, dan juga mengenang para pendahulu melalui kegiatan jalan sehat ini.
Dies Natalis UIN RIL ke-56 ini dimeriahkan dengan beberapa kegiatan yang bersifat olahraga, yakni jalan sehat dengan rute gedung Rektorat—Mahad Al-Jami'ah, kegiatan mancing bersama pada (24/08), dan juga lomba Karya Tulis Ilmiah (21/08) sebagai penerapan nilai-nilai intelektual untuk para mahasiswa.
Dr. Safari Daud, M.Sos.I. selaku Ketua Pelaksana menjelaskan bahwa kegiatan ini diadakan untuk membangun jalinan silaturahmi civitas akademika UIN RIL dan juga mengenang para pendahulu dari UIN RIL.
"Jalan sehat ini terkait dengan Dies Natalis ke-56. Tujuannya pasti untuk membangun jalinan silaturahmi civitas akademika UIN RIL, dan juga mengenang para pendahulu kita yang dulunya merupakan bagian dari UIN RIL," jelas beliau.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Prof. H. Wan Jamaluddin Z, M.Ag, Ph.D. selaku Rektor UIN RIL, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro, Warek I IAIN Metro, Kepala Kantor wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Lampung, jajaran Kepala Polisi Daerah (Kapolda), perwakilan dari kantor Walikota Bandar Lampung, Purnabakti, serta seluruh civitas akademika UIN RIL.
Dalam sambutannya Rektor UIN RIL menyampaikan bahwa UIN RIL merupakan kampus terbersih, terhijau, dan terlestari menurut UI (Universitas Indonesia) Green Metric sejak 2018 yang lalu di kalangan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia. Satu-satunya PTKIN yang paling responsif dalam hal moderasi beragama se-Indonesia.
Selanjutnya, Aina Salsabila selaku peserta mengatakan bahwa jalan sehat merupakan program kegiatan yang sangat baik dalam Dies Natalis UIN RIL ke-56.
"Jalan sehat ini salah satu program kegiatan yang sangat baik dalam Dies Natalis UIN RIL ke-56. Dengan adanya kegiatan ini, sebagai bentuk menjaga kesehatan. Harapan saya semoga program ini terus berjalan, bisa mengenalkan kampus pada pihak-pihak di luar UIN RIL," ujarnya.
Rep: Desi & Amanda
Editor: Cerpen
[ Berita ]
![]() |
Dr. Rosidi, M.A selaku Wadek III FDIK membuka acara Anniversary UKM-F RFK ke-11 |
Raden Intan — Menjalin Cinta Kasih Abadi Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas (UKM-F) Rumah Film Komunikasi Penyiaran Islam (RFK) Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) menggelar anniversary ke-11. (Kamis, 21/11/24)
Anniversary ke-11 ini, UKM-F RFK mengusung tema “Aeternitas Simfoni Yang Abadi,” yang memiliki arti cinta kasih abadi antara crew, co crew, demisioner dan alumni, sehingga kekeluargaan yang dimiliki diharapakan akan erat selalu.
Turut dihadiri oleh Dr. Rosidi, M.A selaku Wakil Dekan (Wadek) III FDIK, Ade Nur Istiani, M.I.Kom Selaku Sekretaris Progam Studi (Prodi) KPI, Dr. Robi Aditia Putra, S.I.Kom. M.A. Selaku Founder Rumah Filn KPI, Para Dosen Prodi KPI, Dosen Prodi Bimbingan Konseling Islam (BKI), civitas akademika UIN RIL dan 50 orang tamu undangan.
Adapun rangkaian acara pada anniversary kali ini adalah penampilan Dramatic Reading, Puisi Berantai, Stand Up Comedy dan terakhir pemutaran film pendek berjudul Nadin.
Dalam sambutannya, Founder UKM-F RFK menyampaikan bahwa anniversary kali ini bukan hanya sekedar perayaaan ulang tahun semata, tetapi juga refleksi kita untuk dunia perfilman baik di Lampung maupun di Indonesia.
"Pada anniversary kali ini, kita bukan hanya melakukan sebuah perayaaan tetapi juga melakukan refleksi terhadap dunia perfilman, kita harus ingat gagasan dasar awal UKM-F RFK dibentuk yaitu membuka ruang untuk mahasiswa FDIK, berbagi, berkarya dan berinovasi," jelas beliau.
Selain itu, Eca Marisa berpesan agar UKM-F RFK selalu menciptakan karya-karya yang hebat dan menjadi rumah yang selalu ada untuk para crew nya.
Selanjutnya, Aurel Juelta selaku tamu undangan menyampaikan harapan terhadap UKM-F RFK agar pada anniversary ke-11 ini semakin sukses dan erat akan tali persaudaraan nya
"Ya kami berharap, semoga pada anniversary ke-11 tahun ini UKM-F Rumah Film KPI ini karya-karya semakin sukses dan tali persaudaraan antar crew semakin erat dan kompak, semoga di tahun-tahun yang akan datang makin maju dan berjaya," harapnya.
Rep: Cinami & Yuni
Editor: Cobot
[ Berita ]
![]() |
Persembahan tari dalam pembukaan Baswarafest 2024 |
Raden Intan — Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Paduan Suara Mahasiswa Bahana Swarantika (PSM BS) kembali gelarkan Bahana Swarantika Festival (Baswarafest) IV tingkat provinsi Lampung. (Rabu, 20/11/24)
Agenda tahunan UKM PSM BS ini mengusung tema "Bersama Berprestasi, Talenta Seni Menginspirasi," dilaksanakan di Gedung Fakultas Syariah (FS) Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) yang bertujuan untuk menemukan bibit unggul dalam bidang daya tarik suara.
Acara ini turut dihadiri langsung oleh Prof. Dr. H. Idrus Ruslan, M.Ag selaku Wakil Rektor (Warek) III Bidang Kemahasiswaan UIN RIL, Devitha Anggun, S.E., M.M., selaku pembina UKM PSM BS, Organisasi Mahasiswa (Ormawa) UIN RIL, dan peserta perlombaan.
Terdapat dari 2 cabang perlombaan yang dilaksanakan yakni solo pop dan solo dangdut. Kegiatan ini diikuti sebanyak 57 peserta terdiri 18 peserta dari solo pop dari kalangan siswa, 20 peserta dari solo pop dari kalangan mahasiswa, dan 19 peserta solo dangdut dari kalangan pelajar dan Universitas se-Lampung.
Dalam sambutannya Warek III menyampaikan bahwa acara ini merupakan momen untuk menggali talenta di kalangan pelajar dan mahasiswa. Kompetisi ini juga diharapkan dapat dinilai secara objektif oleh para dewan juri agar dapat menghasilkan bibit unggul berkualitas.
"Acara ini merupakan momen penting untuk menggali talenta dikalangan pelajar dan mahasiswa," jelas beliau.
Adapun Devitha Anggun, selaku pembina UKM PSM BS UIN RIL menjelaskan bahwa Baswarafest ini merupakan kegiatan tahunan rutin UKM PSM BS dan ia turut berharap agar acara ini menghasilkan bibit unggul dalam dunia tarik suara.
Selanjutnya, Dila selaku peserta lomba solo dangdut dari Universitas Bandar Lampung (UBL) mengatakan bahwa dengan adanya cabang lomba baru pada tahun ini yaitu solo dangdut membuat acara ini semakin menarik.
"Adanya tambahan cabang lomba baru yaitu solo dangdut membuat acara ini semakin menarik. Harapannya semoga acara ini semakin berkreasi lagi menghadirkan hal-hal baru,” ucapnya.
Rep: Dina Amala dan Amanda
Editor: Cerpen
[ Berita ]
![]() |
Para peserta bersama pemateri PJMTD |
Raden Intan — Sangat antusias dalam meningkatkan pengetahuan jurnalistik, ini tanggapan peserta Pelatihan Jurnalistik Mahasiswa Tingkat Dasar (PJMTD) Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pers Mahasiswa Raden Intan (PersMa RI) tahun 2024. (Jumat, 15/11/24)
Dilaksanakan di Gedung Dosen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Lantai 3 UIN Raden Intan Lampung (UIN RIL), kegiatan ini dilaksanakan pada 15—17 November 2024 dan mengusung tema “Membangun Profesionalisme Jurnalis di Era Digital Melalui Pelatihan Dasar Jurnalistik.”
Pada hari pertama, peserta terlihat bersemangat dan antusias mengikuti rangkaian PJMTD. Salah satu peserta bernama Yuni mengatakan, kegiatan ini sangat diperlukan guna meningkatkan pengetahuan jurnalistik.
“Saya sangat bersemangat sekali mengikuti kegiatan ini, karena UKM PersMa sendiri bergerak di bidang jurnalistik dan pelatihan ini sangat diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan jurnalistik,” ungkapnya.
Materi pertama disampaikan oleh Rinda Mulyani, S.T.P selaku Pemimpin Redaksi Potrait News.id dengan judul “Pengenalan Jurnalistik Online dan Tantangannya,” dilanjutkan oleh Anis Handayani, S.Ag., M.Sos selaku Koordinator Humas UIN RIL dengan judul “Membangun Personal Branding Jurnalis di Media Sosial”.
Pemateri ketiga oleh Setiaji Bintang Pamungkas, S.Sos selaku Jurnalis Lampung Post dengan judul “Dasar Menulis Berita dan Teknik Wawancara”. Selain dihadiri pemateri, PJMTD ini juga diikuti oleh 19 peserta.
Hamizan Naufal Bagaskara salah satu peserta UKPM-F Pilar Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Lampung (Unila) memberikan tanggapan dan harapan untuk kegiatan ini.
“Kegiatan PJMTD ini cukup bagus, dari pemilihan ruangan yang nyaman dan panitia tertata dengan tertib. Saya harap untuk peserta tetap antusias dan semangatnya tetap konsisten,” harap Hamizan.
Rep: Eca
Editor: Coboth