Jumat, 12 Desember 2025

UKM PERSMA RI GAUNGKAN RESONANSI KEBENARAN SUARA MUDA MELALUI NALAR FEST 2025

[ Berita ]

Sumber: Pingkan

Raden Intan — Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pers Mahasiswa Raden Intan (PersMa RI) menggaungkan resonansi kebenaran suara muda melalui kegiatan Nalar Fest 2025. (Sabtu, 13/12/2025) 

Kegiatan ini berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Syari'ah Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) dengan mengusung tema "Resonansi Kebenaran: Suara Muda di Era Digital".

Nalar Fest merupakan pelaksanaan kegiatan tahunan UKM PersMa RI yang bertujuan untuk menghadirkan dan mencetak mahasiswa maupun siswa agar memiliki pengalaman lebih luas terkait jurnalistik. Dengan menghadirkan beberapa perlombaan di antaranya Cipta dan Baca Puisi, News Anchor, serta Desain Poster.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ahmad Abizar selaku Staf Ahli UKM PersMa RI, Dewan juri cabang lomba News Anchor yakni Andry Kurniawan selaku TV Journalist dan Jefri Ardi, M.M., selaku Produser Eksekutif Radar TV Lampung, jajaran pengurus dan panitia kegiatan, perwakilan Organisasi Mahasiswa (Ormawa) UIN RIL, serta 42 peserta lomba yang berasal dari siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat dan mahasiswa aktif se-provinsi Lampung.

Dalam sambutannya, Staf Ahli UKM PersMa RI menyampaikan bahwa bakat baru bisa ditemukan dalam kegiatan ini.

"Kegiatan ini tentunya sudah sekian kali dilaksanakan. Peserta dapat menemukan bakat baru di sini, dan semoga peserta mendapat hasil terbaik dan semaksimal mungkin," ucapnya.

Lifthiatul Rowdhoh selaku peserta lomba News Anchor menyampaikan kesan dan pesannya terhadap kegiatan ini.

"Acaranya luar biasa keren, menyenangkan, dan meriah sekali. Sukses terus untuk UKM PersMa RI, ditunggu untuk perlombaan Nalar Fest selanjutnya," ungkapnya.

Adapun Zaid Muhammad Akbar selaku peserta cabang lomba Desain Poster juga turut menyampaikan bahwa acara ini sangat bagus dan berjalan dengan baik. Ia juga berharap agar kedepannya cabang lomba dalam Nalar Fest bisa ditambah serta diperluas lagi.

Reporter: Novel
Editor: Cerpen

Jumat, 05 Desember 2025

TELAH TERBIT E-KORAN EDISI NOVEMBER TAHUN 2025

[ E-Koran ]



Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Salam Pers Mahasiswa! ✊🏻

Dalam perkembangan teknologi yang semakin canggih, membuat koran dapat diakses dimana saja dan kapan saja melalui internet. Maka dengan itu, UKM PersMa Raden Intan dengan bangga kembali menerbitkan "𝗘-𝗞𝗼𝗿𝗮𝗻 𝗘𝗱𝗶𝘀𝗶 𝗫𝗜" tahun 2025.

Baca E-Koran selengkapnya:

#uinradenintan
#persmaradenintan
#gardaidealismemahasiswa

Rabu, 03 Desember 2025

KUKUHKAN 1.642 WISUDAWAN, REKTOR UIN RIL AJAK LULUSAN MENJADI PEMBELAJAR SEPANJANG HAYAT

[ Berita ] 


Sumber: Byline

Raden Intan — Kukuhkan 1.642 wisudawan, Rektor Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) mengajak para lulusan menjadi pembelajar sepanjang hayat. (Kamis, 04/12/25)

Wisuda periode IV dilaksanakan di Gedung Serba Guna (GSG) K. H. Ahmad Hanafiyah UIN RIL dan terbagi dalam 2 sesi. Sesi pertama pada pagi pukul 08.00 WIB s.d selesai, diikuti oleh 822 wisudawan dan sesi kedua pada siang pukul 13.00 WIB s.d selesai, diikuti oleh 820 wisudawan. 

Acara ini turut dihadiri oleh Prof. H. Wan Jamaluddin Z, M.Ag., Ph.D., selaku Rektor UIN RIL, jajaran Wakil Rektor (Warek) UIN RIL, Prof. Dr. H. Arsyad Sobby Kesuma, Lc., M.Ag., mewakili Ketua Senat, jajaran Senat UIN RIL, jajaran Dekan dan Wakil Dekan (Wadek) Fakultas, Civitas Akademika UIN RIL, serta diikuti oleh 1.642 wisudawan.

Dalam sambutannya, Rektor UIN RIL mengajak para wisudawan periode IV tahun 2025 untuk tidak pernah berhenti belajar dan menjadi pembelajar sepanjang hayat.

"Saya mengajak para wisudawan untuk tidak pernah berhenti belajar dan hari ini bukanlah akhir dari proses belajar, tetapi justru awal dari proses belajar yang lebih luas. Saudara harus siap menjadi pembelajar sepanjang hayat, dan jangan merasa cukup dengan gelar hari ini," ujar beliau.

Ike Apriliani selaku wisudawan Pascasarjana Strata tiga (S3) Program Studi (Prodi) Manajamen Pendidikan Islam (MPI) menyampaikan rasa senangnya atas terlaksananya wisuda periode IV tahun 2025.

"Saya merasa senang dan bangga karena memang semua proses dari S1 sampai S3 punya kesulitan masing-masing, dan semua itu perlu diapresiasi serta disambut dengan sukacita," ucapnya. 

Adapun Hasby Taufiqurrahman selaku wisudawan Strata satu (S1) Program Studi (Prodi) Bimbingan Konseling Islam (BKI) merasa sangat bersyukur dan bangga atas gelar sarjana yang ia dapatkan.

Reporter: Byline
Editor: Novel

Sabtu, 29 November 2025

SUMATERA TERGENANG, BUKTI NYATA PULAU DIPAKSA TUNDUK PADA AMBISI EKONOMI

[ OPINI ] 


Sumber: Kompas.com

Pulau Sumatera yang selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung alam terbesar di Indonesia, kembali menanggung luka besar. Banjir bandang dan tanah longsor menghantam beberapa provinsi seperti Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Peristiwa ini adalah bukti nyata bahwa pulau ini tidak lagi mampu memikul ambisi ekonomi yang terus dipaksakan kepadanya. Ia dipaksa bekerja, dipaksa memberi, dipaksa menyediakan ruang bagi pertambangan, industri serta permukiman. Kemudian ketika ia tidak lagi mampu menahannya, ia runtuh dalam bentuk bencana.

Dilansir dari liputan6.com, musibah ini bermula dari hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Sumatera secara terus-menerus sejak tanggal 21 sampai 23 November 2025. Curah hujan ekstrem ini memicu luapan sungai dan tanah longsor di berbagai titik. Pemerintah daerah (Pemda) bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus melakukan evakuasi, pendistribusian bantuan, serta pemulihan akses, sementara tim gabungan masih bekerja di lapangan untuk memperbarui data korban, kerusakan, dan kebutuhan mendesak masyarakat.

Hujan deras memang turun tanpa henti dan dalam intensitas yang tinggi, tetapi bukan kah menyalahkan cuaca adalah cara paling mudah untuk menghindari tanggungjawab. Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi tersebut bukanlah fenomena yang tiba-tiba muncul. Mereka hadir dari proses yang panjang seperti dari hutan dan pepohonan yang ditebang habis, tanah yang digali, sungai yang dipersempit, serta dari kebijakan yang lebih memihak kepada investasi dari pada keselamatan ekologis.

Dilansir dari liputan6.com, banjir bandang melanda Sumatera Barat pada tanggal 24 November dan Sumatera Utara serta Aceh pada tanggal 25 November 2025, air yang mengganas itu membawa bukti yang tidak bisa disangkal, batang-batang kayu gelondongan, tanah gembur yang longsor, dan material dari kawasan hulu yang sudah tidak memiliki pelindung alami. Pohon-pohon yang seharusnya menahan dan menyerap air itu kini tinggal kenangan. Ketika hutan diratakan untuk membuka lahan perkebunan dan proyek industri, maka tidak ada lagi penyangga yang mampu menahan derasnya air yang datang, dampaknya ketika hujan turun deras desa-desa dibawahnya tidak punya waktu untuk bersiap. Pada akhirnya yang menanggung dampaknya ialah masyarakat sekitar bukan mereka yang memberikan izin untuk membuka lahan tersebut.

Aceh mengalami luka yang lebih dalam lagi. Penebangan kayu, baik legal maupun ilegal, sudah terjadi begitu lama hingga banyak kawasan hulu berubah menjadi ladang terbuka. Setiap hujan deras menjadi ancaman. Aceh yang dulu dikenal sebagai kawasan dengan tutupan hutan luas kini menjadi salah satu daerah paling rentan terkena bencana di Sumatera. Hal ini tentu bukan kebetulan melainkan akibat dari pola pengelolaan alam yang hanya menghitung keuntungan, bukan keberlanjutan. 

Dilansir dari cnnindonesia.com, BNPB mencatat jumlah korban meninggal dunia imbas banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, mencapai 174 orang sampai Jumat sore 28 November 2025.

Menurut pandangan saya, Sumatera tergenang bukan hanya karena hujan, tetapi karena dirampok hutannya, disempitkan sungainya, dan diabaikan keseimbangan alamnya. Saya turut berduka, dan bersedih atas hal yang terjadi di Sumatera. Pulau yang dulu dipuji sebagai salah satu paru-paru di Indonesia, kini sedang terengah-engah bahkan hampir kehabisan nafas. Pulau ini seolah dipaksa menjadi tulang punggung ekonomi nasional dikuliti hutannya, diperas tanahnya, dan ditumpangi proyek-proyek besar yang sering kali mengabaikan keseimbangan lingkungan. Ketika bencana terjadi, justru masyarakat kecil yang harus menanggung beban terberatnya.

Pemerintah harus segera menata ulang arah pembangunan. Pemulihan hutan wajib menjadi prioritas, disertai dengan perlindungan ketat terhadap kawasan hutan lindung, dan izin industri yang mengancam keseimbangan ekologis. Pembangunan tidak boleh berdiri lagi di atas hutan yang diratakan dan sungai yang dikorbankan. Jika hal ini tidak dilakukan, bencana seperti ini bukan hanya akan berulang, tetapi bisa datang dengan skala yang lebih menghancurkan. 

Hari ini Sumatera tergenang, besok mungkin kita yang akan menyusul. Sebab ketika alam runtuh, tidak ada satu pun ambisi ekonomi yang mampu berdiri di atasnya.

Karya: Byline
Editor: Indepth

Rabu, 26 November 2025

PENGURUS HIPMI PT UIN RIL RESMI DILANTIK SERENTAK BERSAMA LIMA PT KOMISARIAT LAMPUNG

[ Berita ]

Sumber: HIPMI Lampung

Raden Intan — Pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Perguruan Tinggi (PT) Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) dilantik serentak bersama PT komisariat Lampung. (Rabu, 26/11/25)

Pelantikan dilaksanakan serentak bersama pengurus HIPMI dari lima perguruan tinggi di Lampung dan dilantik secara langsung oleh Irfan Bahtiar Shibron selaku Ketum Badan Koordinasi Daerah (Bakorda) HIPMI PT Lampung, di Balai Keratun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung pada (24/11).

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh, di antaranya Dr. Hj. Nurnazli, S.H., S.Ag., M.H., selaku Wakil Dekan (Wadek) III FS, Dr. Tin Amalia Fitri, S.Sos., M.Si., selaku Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Karir UIN RIL, dan Nusantara, S.H., selaku Kepala Bidang (Kabid) Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Lampung Nusantara. 

Diikuti juga oleh tamu undangan dari berbagai perguruan tinggi di Lampung di antaranya Universitas Lampung (UNILA), Universitas Teknokrat Indonesia, Universitas Bandar Lampung (UBL), Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya, serta UIN RIL.

Dalam sambutannya, Ketum Bakorda HIPMI PT Lampung menekankan pentingnya kehadiran HIPMI PT dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan mahasiswa.

“Lampung membutuhkan anak muda yang inovatif. HIPMI PT adalah wadah yang tepat untuk membangun ekosistem itu," ungkapnya.

Yoga Transpela selaku mahasiswa Program Studi (Prodi) Hukum Keluarga Islam (HKI) yang resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum (Ketum) HIPMI PT UIN RIL periode 2025–2026 menyampaikan, pelantikan ini menjadi langkah awal mahasiswa untuk membangun kemajuan ekonomi kreatif kampus. 

“HIPMI PT bukan sekadar organisasi, tapi ruang tumbuh untuk mencetak pengusaha muda yang siap bersaing, berkolaborasi, dan memberi dampak nyata bagi Lampung," ujarnya.

Reporter: Content
Editor: Indepth

Selasa, 25 November 2025

GELAR LATANSA KE-XXIX, MILAD UKM BAPINDA UIN RIL ADAKAN TABLIGH AKBAR

[ Berita ]


Sumber: Stat

Raden intan — Gelar Gelaran Tahunan Satu Rasa (LATANSA) ke–XXIX, Milad Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bidang Pembinaan Dakwah (BAPINDA) Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) adakan tabligh akbar. (Selasa, 25/11/25) 

Kegiatan ini berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Syari'ah UIN RIL dengan mengusung tema "Recharge Your Iman, Tumbuh Lebih Baik Cari Panggilanmu", dengan menghadiri narasumber, Rishad Baya'sud sebagai Special Guest Star, Alfathar sebagai Special Talkshow, dan Dio A. Diadon sebagai Special Performance.

Tabligh Akbar turut dihadiri oleh Prof. Dr. H. Idrus Ruslan, M.Ag., selaku Wakil Rektor (Warek) III bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama UIN RIL, Dr. H. Wahyu Riyana, S.Hum, ChRMP., selaku pembina UKM BAPINDA, serta diikuti oleh 130 peserta dan tamu undangan.

Tabligh akbar ini merupakan salah satu rangkaian acara Gelaran Tahunan Satu Rasa (LATANSA) ke–XXIX dalam rangka milad UKM BAPINDA dengan menghadirkan beberapa narasumber.

Sa'ad Abdul Hakim selaku Ketua Pelaksana menyampaikan tujuan diadakan tabligh akbar, untuk menguatkan kembali keimanan umat dan memberikan ruang bagi jamaah untuk menyegarkan iman, memperbaiki diri, serta mengingat kembali nilai-nilai Islam yang mungkin mulai dilupakan dalam kesibukan sehari-hari.

Dalam materi Rishad Baya'sud, ia menyampaikan bahwa manusia yang selalu merasa kurang adalah manusia yang selalu melihat ke atas.

"Manusia yang selalu merasa kurang, adalah manusia yang selalu melihat ke atas dan mengukur kehidupan orang lain untuk menjadi baromater kehidupan kita," ujarnya.

Kemudian, Salma selaku perserta tabligh akbar turut menyampaikan, materi yang disampaikan menjadi pengingat. 

"Acara ini sanggat menarik dan mengunggah kembali kesadaran kita sebagai hamba Allah. Materi yang disampaikan membuka mata bahwa kita membutuhkan pengingat seperti ini agar tetap berada di jalan yang benar," ucapnya.

Reporter: Stat 
Editor: Indepth

Senin, 24 November 2025

UKM BAPINDA UIN RIL DORONG PENINGKATAN LITERASI LEWAT KEGIATAN BOOK PARTY

[ Berita ]


Sumber: UKM BAPINDA UIN RIL

Raden Intan — Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bidang Pembinaan Dakwah (BAPINDA) Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) dorong peningkatan literasi lewat kegiatan book party. (Senin, 24/11/25)

Bidang Kajian Riset Intelektual (KRI) UKM BAPINDA berkolaborasi dengan Komunitas Gelar Tikar Book.id sukses menggelar kegiatan "Book Party" pada Minggu, 23 November 2025 lalu. 

Kegiatan yang berlokasi di Pelataran Embung UIN RIL ini ramai dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari anak-anak, siswa, mahasiswa, hingga orang tua. 

Book Party ini diselenggarakan dengan tujuan utama untuk meningkatkan aktivitas literasi, khususnya bagi masyarakat di wilayah Lampung. Selain itu, kegiatan ini juga berfokus pada upaya menumbuhkan pemahaman dan ilmu yang terkandung dalam buku-buku bacaan.

Rizki M Sidik selaku Ketua Bidang KRI UKM BAPINDA dalam sambutannya menyampaikan bahwa ia ingin memberikan dampak kecil yang nyata bagaimana seluruh mahasiswa di UIN RIL khususnya bisa gemar dan meningkat dalam literasi, bahkan bisa suka dengan membaca buku.

Zahro selaku salah satu pengurus dari Komunitas Gelar Tikar Book menyampaikan bahwa kegiatan serupa telah sering mereka adakan.

"Kegiatan ini dilandasi dari informasi yang ada bahwa tingkat literasi di Indonesia saat ini sangat rendah, kami ingin membuktikan bahwa Indonesia tidak seperti itu," ucapnya.

Arif Rahman, salah satu mahasiswa UIN RIL yang hadir dalam acara "Book Party," mengungkapkan apresiasinya terhadap kegiatan kolaboratif ini.

​"Saya kira acara ini sangat keren dan dibutuhkan oleh mahasiswa, terutama yang ingin menambah wawasan di luar materi kuliah yang menciptakan suasana yang jauh dari kesan kaku," ujarnya.

Reporter: Indepth
Editor: Novel