Jumat, 26 Juli 2019
RAPAT PERSIAPAN PBAK 2019
Bagian Akademik dan Kemahasiswaan UIN Raden Intan Lampung mengundang seluruh panitia Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiwaan ( PBAK) di Ruang Seminar Gedung Rektorat lantai 3 dalam rangka Pembahasan PBAK. Rapat yang dilaksanakan pukul 14.30 ini di hadiri oleh wakil rektor 3 Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Wakil Dekan 3 seluruh fakultas serta seluruh perwakilan UKM yang tergabung menjadi panitia.(26/07/2019)
Rapat ini dipandu langsung oleh Kabag Akademik dan Kemahasiswaan Dra. Farida.
Warek 3 Prof.Dr. Wan Jamaluddin P.hD dalam sambutannya mengatakan "Dunia mahasiswa yang penuh romantika dan dinamika perlu ada bimbingan agar terarah sehingga kita bisa memastikan kegiatan PBAK ini efektif dan sesuai dengan tujuan bersama.
Wadek 3 Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) , Dr. H. Rubhan Masykur, M.Ag mengatakan bahwa kegiatan PBAK tahun ini berorientasi pada program studi (prodi). Jadi kegiatan pada hari kedua dan ketiga diserahkan pada pimpinan masing-masing fakultas.
Dalam rapat ini, para pimpinan berharap seluruh panitia PBAK dapat fokus dalam menjalankan tugasnya masing-masing, supaya tidak terjadinya kesalahan seperti PBAK tahun kemarin, yangmana terdapat kegiatan diluar jadwal PBAK yang sudah disusun oleh panitia.
Laporan: Elda sari dan Shinta renika
TANGGULANGI SAMPAH DI SEKITAR LINGKUNGAN, KKN 101 SINARBANTEN ADAKAN JUMAT BERSIH
Raden Intan - Mahasiswa-mahasiwi KKN UIN Raden Intan Lampung di desa sinarbanten, kecamatan Talang Padang Kabupaten Tanggamus melaksanakan Gerakan Jum'at Bersih. Warga pun ikut berpartisipasi, Dan dihadiri oleh pejabat pekon. (26/07/2019)
Tradisi membuah sampah sembarangan sudah menjadi hal yang bisa di dalam lingkungan masyarakat di Indonesia banyak sekali warga yang masih membuang sampah tidak pada tempatnya, Karna tidak ada tempat pembuangan akhir. Namun, kurangnya pemerhati dari pihak pemerintahan.
"Dengan Adanya Jum'at bersih ini semoga bisa mengurangi dampak yang negatif yg di akibatkan sampah pada desa sinarbanten" (ujar A'an Firmansyah sebagai Ketua Kelompok KKN 101)
Kebiasaan membuang sampah yang dilakukan oleh masyarakat dikatakan sudah tidak memiliki rasa segan dan malu.
Ujar Bapak Amin sebagai kepala pekon ialah "Harapannya Dari Mahasiswa-Mahasiswi KKN, Gerakan Jum'at Bersih ini menjadi agenda rutin mingguan untuk menimalisir sampah yang ada di lingkungan masyarakat, karna merusak pemandangan Mata."
Semoga dengan Kerja sama seperti ini, akan menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih tanpa sampah. Saatnya bergerak dan menjadi pelopor di Masyarakat, untuk memulai membuang sampah pada tempatnya".
Laporan: Mega A syifa
Rabu, 17 Juli 2019
RFK UIN RIL Persembahkan Festival Film Islami Lampung 2019
Raden Intan - Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas (UKM-F) Rumah Film KPI (RFK) UIN Raden Intan Lampung menggelar kegiatan Festival Film Islami Lampung 2019. Dengan tema "Dakwahtainment : Mengomunikasikan Nilai-Nilai Islam Melalui Pesona Film" yang di laksanakan pada 13 Juli 2019 di Gedung Dewan Kesenian Lampung.
Adapun penghargaan yang diberikan terdapat 6 nominasi yaitu, Sutradara Terbaik, Penulis Sekenario Terbaik, Film Pelajar Terbaik, Film Favorit Nasional, Film Terbaik Lampung, dan Film Terbaik Nasional.
Acara yang dibuka langsung oleh Wakil dekan III Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Raden Intan Lampung Dr. Abdul Syukur, M. Ag ini juga dihadiri oleh Ketua Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam Yunidar Cut Mutia, S.Sos, M.Sos.I., Founder, demisioner, instruktur dan para alumni Rumah Film KPI.
Peserta berasal dari berbagai daerah di penjuru negeri tanah air. Dan tercatat peserta terjauh dalam Festival Film Islami Lampung 2019 berasal dari Nusa Tenggara Barat dan Kalimantan.
Menurut Mas Kutub salah satu peserta yang hadir dalam acara tersebut, mengungkapkan bahwa " peserta tidak hanya mendapatkan kenyamanan didalam ruangan, tetapi juga dapat menyaksikan keseruan hiburan-hiburan yang diberikan oleh panitia pelaksana seperti puisi, paduan suara, beatbox, performance Acoustic Band dari Jasmine Band." Ujar Mas Kutub
Menurut Ihsan Fathoni selaku ketua umum UKMF RFK, acara ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai islam yang tidak hanya dapat disampaikan melalui mimbar saja namun juga ditanamkan dalam wujud sebuah film sebagai salah satu media dakwah di era digital ini. "acara ini juga sebagai bentuk apresiasi kepada para sineas agar semangat memproduksi film-film yang mengangkat nilai-nilai islam." Ujarnya
"Alhamdulillah, untuk Festival Film Islami Lampung ini hampir semuanya berkembang dari tahun lalu. Mulai dari jumlah peserta yang ikut berpartisipasi, penyeleksian yang semakin ketat serta detail, koordinasi penyelenggaraan lebih terstruktur, hingga teknis dan estetika acara yang juga semakin baik. Namun catatan sedikit ada pada jaringan atau network acara ini yang belum luas jangkauannya. Sehingga masih ada penggiat perfilman khususnya film islami yang minim mendapatkan informasi." Ungkap ihsan
Faurian Al-Qudsi selaku Ketua Pelaksana Festival Film Islami Lampung 2019 berharap untuk di tahun depan pastinya mereka akan mempertahankan hal yang menjadi perkembangan tahun ini. "Dan kami akan mengevaluasi hal-hal yang kurang di tahun ini sehingga peserta dapat terus berkarya dan kembali berkompetisi dalam Festival Film Islami Lampung 2020."
Ia juga berkata bahwa "Festival Film Islami Lampung tahun ini disambut sangat antusias mulai dari panitia penyelenggara pelaksana, para dosen di UIN Raden Intan Lampung sampai peserta Festival Film Islami yang sangat menikmati keseruan acara ini." Tuturnya.
Laporan: AP/DR
Editor : Tasel
Rabu, 03 Juli 2019
UKM Maharipal Ajak "Diet Plastik" Dalam Memperingati Hari Bebas Plastik Sedunia.
RadenIntan - Rabu, (03/07/2019). Unit Kegiatan Mahasiswa Mahasiswa Raden Intan Pencinta Alam ( Maharipal ) melakukan kampanye kepedulian terhadap lingkungan tepat pada Hari Bebas Kantong Plastik Sedunia.
Dalam memperingati Hari bebas plastik sedunia yang baru didirikan pada tahun 2017, tepatnya 3 tahun lalu pada tanggal 3 Jui 2017. UKM Maharipal melakukan kampanye Memperingati hari Bebas Kantong Plastik Sedunia dengan membagikan goodie bag atau tas jinjing yang bertuliskan “ayo diet plastik” secara gratis di lingkungan kampus UIN Raden Intan Lampung. Dan tak hanya goodie bag, UKM Maharipal juga memberikan lembaran yang berisikan informasi dan tips untuk mengurangi penggunaan kantong plastik.
Menurut Wahyu Izhan selaku Ketua Umum UKM Maharipal "Pembagian goodie bag secara gratis ini dilakukan untuk mengurangi sampah plastik yang telah terpakai, kita menukarkan kantong plastik sekali pakai dengan goodie bag yang bisa dipakai berkali - kali" Ujar Wahyu.
Wahyu Izhan juga berharap agar mahasiswa bisa lebih cerdas dalam menggunakan kantong plastik, Karena sekarang plastik sudah mengkhawatirkan, banyak biota laut mati karna limbah plastik. "Kita Mahasiswa kaum Intelektual seharusnya lebih peka, jika tidak bisa menghentikan setidaknya kita bisa mengurangi atau bahkan menjadi pelopor pengurangan limbah plastik." Tambahnya.
Laporan : Subhan
Editor : Tasel
Minggu, 30 Juni 2019
Mahasiswa Suara Rakyat
Rakyat berteriak, wahai mahasiswa
Teruntuk mu!!
Merintih lemah tanpa daya
Memaksa tetap hidup dibawah bungkaman petinggi
Rakyat berteriak, wahai mahasiswa
Mereka telah bersuara
Si manis kumuh dengan alat musik seadanya
Atau si renta dengan profesi nya meminta-minta
Dengar teriakan itu, wahai mahasiswa?
Atau telingamu pun terbungkam oleh penguasa?
Hingga harapan mereka padamu
Hanya dijadikan topik diskusi di ruangan ber-AC
Mereka lapar akan kebijaksanaan
Nan haus akan keadilan
Di negeri yang katanya demokrasi
Namun menjadi terisolasi oleh para aliansi
Oleh : Elda Sari
Editor : Awrf
Editor : Awrf
Minggu, 23 Juni 2019
Mahasiswa UIN RIL Bakal Wakili Provinsi Lampung Dalam Ajang Pemilihan Duta Genre Tingkat Nasional
Raden Intan- Sabtu,(22/06/2019) lima mahasiswa UIN RIL mendapatkan penghargaan Pada Ajang Pemilihan Duta GenRe (Generasi Berencana) provinsi Lampung 2019.
Ajang tersebut di ikuti seluruh peserta yang berasal dari 13 kabupaten dan dua kota, yang telah melewati berbagai proses penyeleksian hingga tahap Grand final yang di lakasanakan di hotel Emersia pada hari sabtu tanggal 22 juni 2019 kemarin.
PIK Sahabat UIN Raden Intan Lampung berhasil membawa pulang 5 penghargaan dalam kegiatan Pemilihan Duta GenRe Provinsi Lampung Tahun 2019.
Aidhiel Tsalsabila - Finalis 40 Besar.
Dengan demikian Dwi wulan sari akan mewakili Provinsi Lampung di tingkat Nasional.
Laporan : Tasel
Sabtu, 04 Mei 2019
Dua Profesor Hadiri Pelantikan HMB Lampung
Raden Intan- Sabtu, (04/05/2019). Himpunan Mahasiswa Banten (HMB)-Lampung, mengadakan pelantikan kepengurusan baru masa bhakti tahun 2019-2020, HMB sendiri sudah menginjak kepengurusan ketiga setelah awal pembentukan kembali HMB-Lampung pada tahun 2017.
Acara ini di hadiri oleh dewan pembina antara lain Wakil Rektor 3 Unila bidang kemahasiswaan Bpk. Prof. Dr. Karomani, M.Si., Guru Besar UIN Raden Intan Lampung Bpk. Prof. Dr. H. MA Achlami. HS, Ma., Bapak Dr.Budi harja, Bapak Suparman Arif S.Pd. M.Pd., Dan sejumlah tamu undangan lainnya serta jajaran mahasiswa banten yang merupakan anggota HMB.
Acara berlangsung sangat hikmat yang di buka oleh Bpk. Prof. Dr. Karomani, M.Si., dalam sambutannya beliau mengatakan bahwasanya "sangat besar harapan dan mimpi saya pada HMB ini ke depan, dan saya yakin HMB dapat berjaya dengan pengorbanan kita bersama" ujarnya.
Pada acara inti yaitu acara pelantikan pengurus Himpunan Mahasiswa Banten (HMB) Lampung, pengurus yang baru di lantik oleh bapak Suparman Arif S.Pd. M.Pd. Merupakan salah satu dewan pembina yang selalu mensuport setiap kegiatan HMB, dan sambutan ketua umum terlantik Samenetim mengatakan kepada pengurus dan anggota mahasiswa banten "saya harapkan kepengurusan yang baru dan seluruh anggota HMB untuk selalu menjaga silaturahmi dan kekompakan kedepannya" ujar Sem.
Setelah acara pelantikan selesai di lanjutkan diskusi kebantenan dan ke organisasi bersama bapak Prof. Dr. H. MA Achlami. HS,Ma, beliau mengatakan "sejarah berdirinya HMB di Provinsi Lampung di mulai sejak tahun 1988 yang mana anggotanya terdiri dari mahasiswa Universitas lampung ,universitas bandar lampung dan IAIN Raden Intan Lampung" ujarnya. Selain itu beliau menceritakan kultur masyarakat Banten yang terkenal ke ulamaannya dan ke jawaraannya.
Selanjutnya di sambung penyampaian oleh bapak Dr. Budi harjo, Sos. M.Ip. beliau mengatakan "identitas orang banten dulu menegakan keadilan dan keberanian. Sekarang sudah berbeda zaman yang penuh dengan teknologi, membangun organisasi pun akan lebih mudah. Himpunan mahasiswa banten yang anggotanya merupakan mahasiswa kaum intelektual, kunci kaum intelektual ada 3 yakni berilmu, peduli dan berani membela kebenaran. Bangun kembali budaya literasi dan jaga silaturahmi, "karna hari esok tergantung hari ini, semakin banyak yang ditanam, besok kita akan memetik hasilnya" ujarnya.
Selanjutnya di sambung penyampaian oleh bapak Dr. Budi harjo, Sos. M.Ip. beliau mengatakan "identitas orang banten dulu menegakan keadilan dan keberanian. Sekarang sudah berbeda zaman yang penuh dengan teknologi, membangun organisasi pun akan lebih mudah. Himpunan mahasiswa banten yang anggotanya merupakan mahasiswa kaum intelektual, kunci kaum intelektual ada 3 yakni berilmu, peduli dan berani membela kebenaran. Bangun kembali budaya literasi dan jaga silaturahmi, "karna hari esok tergantung hari ini, semakin banyak yang ditanam, besok kita akan memetik hasilnya" ujarnya.
Laporan : Tasel
Langganan:
Postingan (Atom)













