Post By : Tasel
Selasa, 10 Desember 2019
FKMTHI Adakan Seminar Nasional Di UIN Raden Intan Lampung
Post By : Tasel
Pentingnya Otoritas Jasa Keuangan Bagi Generasi Milenial
Raden Intan - selasa, (10/12/19). Forum Komunikasi Mahasiswa Tafsir Hadits Indonesia (FKMTHI) adakan seminar nasional bertemakan "Kolaborasi OJK dan Mahasiswa dalam Meningkatkan Literasi dan Edukasi Keuangan Untuk Masa Depan" bersama OJK (Otoritas Jasa Keuangan) di GSG Fakultas Syariah.
Dalam seminar ini memperkenalkan mengenai otoritas dan jasa keuangan, peningkatan literasi dan inklusi keuangan, dan juga tentang finansial technologi.
Dr.Ruslan Abdul Ghofur, M. Si. Dekan fakultas ekonomi dan bisnis islam mengatakan manfaat dari OJK "otoritas jasa keuangan memudahkan untuk mengatasi masalah ekonomi karna masih surut dikalangan masyarakat yaitu dengan menggunakan digital terutama IPTEK" ujarnya.
Selain itu ia juga menyampaikan terdapat berbagai tantangan bagi generasi milenial "tantangan persaingan global, tantangan pengangguran, tantangan tanggung jawab sosial, tantangan kemajuan teknologi, tantangan gaya hidup dan kecenderungan, tantangan pertumbuhan penduduk, tantangan etika, tantangan keanekaragaman angkatan kerja" tambah beliau.
Selain itu, dalam seminar nasional, direktur literasi dan edukasi keuangan OJK yaitu Horas V.M. Tarihoran menyampaikan "ilmu keuangan sudah menjadi bagian dari ilmu yang lainnya. Industri keuangan diibaratkan pentingnya seperti darah dalam tubuh kita dan OJK diibaratkan sebagai jantung yang berfungsi untuk mengatur. OJK dan industri keuangan adalah bagian sektor jasa keuangan yang saling berkaitan " ujar beliau.
Ia juga mengungkapkan tugas dan fungsi dari OJK dalam seminar "OJK mengatur perbankan, pasar modal, dan industri keuangan; mengawasi micro Prudential dan marker conduct; juga melindungi kepentingan konsumen sektor jasa keuangan" tambah beliau.
Peserta seminar mengungkapkan harapannya kepada OJK dan juga terhadap mahasiswa "mahasiswa diharapkan paham dan bisa menerapkan dalam kehidupan. Dan semoga OJK bisa terus membantu masyarakat dalam masalah keuangan, dan investasi yang kurang menguntungkan masyarakat" ujar Fikri selaku peserta seminar nasional.
Laporan : Mutia ainun
Post By : Tasel
Seni Ushuluddin Ikut Sukseskan Seminar Tingkat Nasional
Raden intan - Selasa, (10/12/19). Seni Ushuluddin ikut memeriahkan seminar nasional yang diadakan di gsg fakultas syari'ah.
Seminar nasional yang bertema "kolaborasi OJK dan mahasiswa dalam meningkatkan literasi dan edukasi keuangan untuk masa depan" Dalam seminar Nasional tersebut, SUN (Seni Ushuluddin) ikut serta memeriahkankan acara seminar nasional menampilkan salah satu tari tradisional khas Lampung yaitu sigeh pengunten.
Penampilan tarian sigeh pengunten sangat bagus dan menarik dengan menggunakan kostum baju yang menudung penampilan para penari.
Menurut Malik sebagai ketua SUN (seni Ushuluddin) "Keterlibatan SUN dalam seminar dikarenakan adanya undangan kepada SUN untuk memeriahkan acara seminar Nasional pada selasa, 10 Desember 2019. Penampilan seni Ushuluddin dalam acara seminar juga sebagai sarana perkenalan bahwa sekarang ada suatu wadah kreasi mahasiswa dalam bidang seni di fakultas Ushuluddin dan studi agama, yang bisa mendukung atau menampung bakat-bakat yang dimiliki oleh mahasiswa" Ujarnya.
Menurut salah satu peserta seminar "penampilan tarian sigeh pengunten oleh anggota SUN sangat menarik dan saya berpendapat bahwa perlu ditampilkan tarian-tarian seperti ini dalam acara seminar nasional" ujar maya.
Laporan : nurin
Post By : Tasel
Minggu, 08 Desember 2019
Mahasiswa BKPI UIN RIL Tampil di Penutupan Lalang Waya Market Lampung di Taman Gajah
Raden Intan -Minggu, (08/12/19). Mahasiswa Bimbingan Konseling Pendidikan Islam ( BKPI ) UIN Raden Intan Lampung, Tampil diacara penutupan Lalang Waya Market yang dilaksanakan selama 10 hari pada 29 November 08 Desember 2019 dan bertemakan " 90 an ", di Taman gajah, Bandar Lampung.
Mahasiswa BKPI yang tergabung dalam Rumah BKPI Tari Ini menampilkan tarian Drama musikal Roro Jongrang yang menceritakan terbentuknya candi prambanan yang mengisahkan dua kerajaan yaitu kerajaan prambanan dan kerajaan pengging.
Penari Roro Jongrang diperani oleh Fifi Khairunnisa dan Penari Bandung Bondowoso dipernai oleh Eza Dwi Kusuma mereka adalah mahasiswa BKPI semester 3 dan beberapa mahasiswa lain yang ikut tampil. Keseluruhan penari drama musikal roro jongrang berjumlah 20 Penari.
Rumah tari BKPI ini di dirikan oleh Tiara Navita Sari dan dibimbing oleh Shela Anggraini S. Pd, sebagai Pembina Rumah Tari BKPI lalu Cindy Fighter Mahda dan Iga Tti Larasati mahasiswi BKPI semester 7 sebagai pelatih di Rumah Tari BKPI.
Pendiri Rumah BKPI tari Tiara Navita Sari Berkata bahwa " Kami tampil di acara ini karena ingin memperkenalkan kemasyarakat luas bahwasanya Mahasiswa BKPI UIN Raden Intan Lampung mempunyai Potensi sekaligus mempromosikan Komunitas Rumah Tari BKPI, dan kami sangat senang sekaligus bangga karena dapat tampil di luar lingkup kampus dan dapat dilihat oleh masyarakat luar. Kesempatan ini juga menjadi pengalaman baru bagi kami." Ujarnya.
"Saya sangat menikmati tarian ini, sungguh sangat menyenangkan gabuangan tarian tradisional dan diiringi musik modern. Kapan kapan akan saya undang di acara saya." Ujar Agus salah satu pengunjung acara ini.
Laporan : Ibeng
Post By : Tasel
Jumat, 06 Desember 2019
Commcreation Menjadi Tradisi Yang Positif di Prodi KPI
Raden Intan - jumat, (06/12/ 19). Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi mengadakan sebuah acara yang bernama "Commcreation" dengan tema "Creation Never Die" yang berisi edukasi dan hiburan.
Acara ini dimulai dari jam 08.00-17.00 wib. Bertempat di halaman Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Raden Intan Lampung.
"Acara ini sebenernya bukan yang pertama, ini udah tahun ke 3 dan ini bakal menjadi tradisi yang baik. Acara ini juga bertujuan untuk meramaikan kampus bahwa yang namanya budaya intelektual itu ya ga cuman belajar terus atau diskusi, Kita juga perlu yang namanya hiburan seperti acara ini." Ujar Andiko atau biasa di panggil Kibo selaku ketua pelaksana Commcreation.
Selain hiburan juga terdapat edukasi dimana ada talkshow yang membahas tentang jurnalistik yang diisi oleh bang Andro Kurniawan selaku koordinator liputan Indosiar lampung dan bang Zainul Makhabi selaku ketua umum UKM Blitz UIN RIL.
"Acara kaya gini kan bisa meningkatkan silaturahmi dan memperkenalkan uin dong pastinya. Juga memperkenalkan jurusan kita dikalangan umum." Ucap Kibo lebih lanjut lagi.
"Tanggapan nya buat acara ini yang pertama keren, Terus yang kedua anak dari KPI ini sangat kreatif dan juga kerjasama antara panitia berjalan baik sehingga acara ini terselenggara dengan baik. Harapan kedepannya adalah agar kegiatan seperti ini tiap tahunnya itu terus berlanjut dan isi kegiatan itu ada pembelajaran yang dapat diambil dan juga acaranya dibenahi lebih baik lagi kedepannya." Ujar M. Saipul selaku mahasiswa KPI menanggapi acara Commcreation ini.
Acara ini merupakan acara tahunan prodi KPI yang sudah memasuki tahun ke 3 dan saat ini di laksanakan oleh mahasiswa kpi angkatan 19. Selain Talkshow ada juga hiburan, Guest star merupakan band band lokal lampung. Selain band terdapat juga beatbox, dan juga dimeriahkan oleh stand makanan, minuman, dan pameran.
Laporan : Andre, Megi
Post By : Tasel
Kamis, 05 Desember 2019
PIK SAHABAT Peringati Hari HIV/AIDS Sedunia Dan Ajak Masyarakat Untuk Menjauhi Penyakitnya Bukan Orangnya.
Raden Intan - kamis, (5/12/2019). UKM PIK Sahabat menggelar seminar memperingati hari HIV/AIDS se-dunia dengan tema "Generasi milenial, hebat tanpa HIV/AIDS" Yang di gelar di Rektorat lantai 3.
Acara ini adalah program kerja dari UKM PIK sahabat untuk generasi Indonesia khususnya mahasiswa/i UIN Raden Intan Lampung.
Fika Khoirunisa selaku ketua pelaksana mengatakan "Di adakan seminar ini untuk memberitahukan kepada mahasiswa/i bahwasanya banyak sekali orang menilai dan menjauhi orang-orang yang terkena HIV/AIDS padahal seharusnya jauhi penyakitnya bukan orang nya" ujarnya.
Acara ini turut menghadiri pemateri handal yaitu, dr. Yusuf Aulia Rahman, SP.PD dari Rs Abdoel Moeloek Bandar Lampung, Elvina Harahap, S.H Koordinator jaringan ODHA berdaya Bandar Lampung, Aditya Kusuma Duta genre putra Provinsi Lampung dan acara ini juga di hadiri oleh 200 peserta.
Dalam seminar ini banyak sekali pengetahuan yang diperoleh dari pemateri
Dr. Yusuf Aulia Rahman SP.PD memberikan materi secara detail tentang HIV/AIDS, proses penyebaran, Pengobatan dan ia mengatakan "jumlah penderita HIV/AIDS yang ada di Indonesia yaitu 640.443 orang . Dari hasil survey 65% penderita HIV/AIDS menyerang orang-orang yang tidak berpotensi melakukan secara langsung (tidak melakukan sex bebas, tranfusi darah dan ibu memberi ASI pada bayi) dan 35% nya yang memang penderitanya berpotensi pernah melakukan ketiga kegiatan tersebut" Ujarnya.
pemateri kedua Elvina Harahap S.H memberikan materi tentang memulihkan bagaimana orang-orang yang terkena HIV/AIDS supaya dapat bangkit kembali melalui JOB (Jaringan ODHA Berdaya). sosok Vina sangat menginsiprasi ia adalah salah satu orang yang terkena HIV dan ia mengatakan "pertama mengetahui memang shock setelah di nyatanya terjangkit penyakit HIV namun saya memilih bangkit dan menjadikan pelajaran bahwasanya semua itu bukan akhir dari segalanya tapi awal memulai kehidupan baru yang lebih bermakna". Ujarnya
Kemudian di lanjutkan dengan pemateri ke tiga yaitu Aditya Kusuma selaku Duta genre putra provinsi lampung ia mengatakan "pentingnya remaja untuk mengetahui perilaku berisiko 3 ancaman Reproduksi pada remaja, yaitu seksualitas, HIV/AIDS dan NAPZA" Ujar Adit.
Laporan : Fitri dan Meliniar
Post By : Tasel
Meriahnya Festival Seni Musik Dan Seni Rupa PGMI 2019
Raden Intan- Kamis, (05/12/19). Prodi PGMI Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Intan Lampung adakan kegiatan festival seni musik dan seni rupa dengan tema "mengembangkan kreativitas mahasiswa PGMI melalui seni Musik dan seni rupa guna mewujudkan pendidik yang kreatif, inovatif dan profesional".
Festival ini merupakan agenda tahunan yang diadakan oleh prodi PGMI dan salah satu Tugas mata kuliah Seni yang diampu oleh bapak dosen anton tri hasnanto.
Festival ini dibuka langsung oleh dekan tarbiyah dan keguruan. Prof. Dr. Hj. Nirva Diana, M. Pd. Beliau mengatakan "Prodi PGMI merupakan salah satu Prodi yang ada di Fakultas Tarbiyah Dan keguruan dan merupakan prodi yang aktif dalam mengadakan kegiatan. Saya sangat bangga karna prodi PGMI akan menjadi guru untuk peserta didik nya kelak dan menjadi guru yang kreatif, inovatif dan profesional" Ujarnya.
Festival ini dibuka langsung oleh dekan tarbiyah dan keguruan. Prof. Dr. Hj. Nirva Diana, M. Pd. Beliau mengatakan "Prodi PGMI merupakan salah satu Prodi yang ada di Fakultas Tarbiyah Dan keguruan dan merupakan prodi yang aktif dalam mengadakan kegiatan. Saya sangat bangga karna prodi PGMI akan menjadi guru untuk peserta didik nya kelak dan menjadi guru yang kreatif, inovatif dan profesional" Ujarnya.
Yoga Arif Rafidho selalu ketua pelaksana mengatakan "Kegiatan ini dihadiri oleh -+1000 mahasiswa PGMI dan tamu undangan, tujuan diadakannya festival ini supaya mahasiswa dapat mengembangkan kreativitas dalam rangka memenuhi kualifikasi sebagai guru yang kreatif, inovatif, juga professional. Harapannya, dengan diadakannya acara ini, kita semua lebih mengetahui dan mengerti bagaimana pentingnya seni dalam meningkatkan kreativitas diri" Ujarnya.
Menurut Kiki selaku salah satu peserta dalam kegiatan tersebut mengatakan "Acara ini seru, dan juga membuat kita excited dan bisa menggali bakat seni kita masing-masing, yang tadinya malas menggambar, karena ada event ini mau tidak mau kita harus belajar dan kita jadi mengerti teknik-teknik nya" ujarnya.
Laporan : Crew Persma RI
Post By : Tasel
Langganan:
Postingan (Atom)













