Sabtu, 04 Januari 2025

INILAH BARANG DAN JASA MEWAH TERKENA TARIF PPN 12%

 [ Artikel ]

Sumber: Kaltimpost

Tahun 2025, masyarakat Indonesia disambut dengan kebijakan baru. Pemerintah Indonesia telah memutuskan untuk meningkatkan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk barang-barang mewah. PPN merupakan pajak yang dikenakan setiap transaksi barang dan jasa yang dikonsumsi oleh masyarakat.

Kenaikan PPN ini sebesar 12% yang sebelumnya gencar diperbincangkan pada akhir tahun 2024. Sampai adanya protes dengan aksi demo yang dilakukan dibeberapa titik daerah di Indonesia dan juga protes melalui media sosial. Ini merupakan bukti penolakan rakyat Indonesia terhadap kebijakan tersebut. 

Pemerintah sebelumnya mengumumkan rencana kenaikan PPN dari tarif semula 11% menjadi 12% pada tahun 2025. Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pendapatan negara untuk membiayai program pembangunan. Kenaikan tarif PPN dari 11% menjadi 12% ini merupakan amanah Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP).

Dilansir melalui laman antara.news.com, pada 31 Desember 2024, Presiden Prabowo Subianto meresmikan bahwa kenaikan tarif PPN 12% hanya untuk barang dan jasa mewah di Kantor Kementerian Keuangan. Pemerintah tetap memberikan fasilitas bebas PPN atau PPN tarif 0% berkenaan dengan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat umum dan mempengaruhi hajat hidup orang banyak. 

Berikut barang mewah yang mengalami kenaikan PPN yang dilansir dari laman cnbcindonesia.com yang merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia (RI) Nomor 42/PMK.010/2022 dan Nomor 15/PMK.03/2023 : 

1. Kelompok kendaraan bermotor seperti: Angkutan orang yang berkapasitas 15 orang, kendaraan bermotor berkabin ganda, mobil golf, kendaraan khusus diatas salju, pantai, gunung, atau kendaraan sejenisnya, kendaraan yang beroda 2 atau 3 dengan mesin piston berkapasitas lebih dari 250cc, kendaraan beroda yang harus ditarik oleh kendaraan lain (trailer), kendaraan berkapasitas isi silinder lebih dari 4.000cc.

2. Kelompok hunian mewah, apartemen, kondominium, town house, dan sejenisnya dengan harga jual sebesar Rp30.000.000.000,00 (tiga puluh miliar rupiah) atau lebih.

3. ⁠Kelompok balon udara dan balon udara yang dapat dikemudikan, pesawat udara lainnya tanpa tenaga penggerak.

4. ⁠Kelompok peluru senjata api dan senjata api lainnya, kecuali untuk keperluan negara: peluru dan bagiannya, tidak termasuk peluru senapan angin.

5. ⁠Kelompok pesawat udara selain yang dikenakan tarif 40% (kecuali untuk keperluan negara atau angkutan atau angkutan udara niaga), seperti helikopter dan pesawat udara, serta kendaraan udara lainnya.

6. Kelompok senjata api dan senjata api lainnya, kecuali untuk keperluan negara: senjata artileri, revolver dan pistol.

7. ⁠Kelompok kapal pesiar mewah, kecuali untuk keperluan negara atau angkutan umum: Kapal pesiar, dan kendaraan air semacam itu terutama yang dirancang untuk pengangkutan orang, kecuali untuk kepentingan negara angkutan umum. Serta kapal pesiar ringan (yacht), kecuali untuk kepentingan negara angkutan umum atau usaha pariwisata.

Barang dan jasa yang tidak mengalami kenaikan PPN termasuk bahan kebutuhan pokok seperti beras, daging, ikan, telur, sayur, susu segar, gula konsumsi, jasa pendidikan, jasa kesehatan, jasa angkutan umum, jasa tenaga kerja, jasa keuangan, jasa asuransi, buku, vaksin polio, rumah sederhana dan sangat sederhana, rusunami, serta pemakaian listrik dan air minum.

Penerapan PPN hanya pada barang mewah adalah langkah strategis yang bertujuan untuk meringankan beban pajak masyarakat umum dan meningkatkan penerimaan dari konsumsi kelas atas. Namun, kebijakan ini harus dirancang dan diterapkan dengan hati-hati agar tidak mempersempit basis pajak atau menciptakan celah penghindaran pajak.

Pemerintah perlu memastikan bahwa kebijakan ini berjalan transparan, didukung pengawasan yang kuat, serta disertai inovasi untuk memperluas sumber penerimaan negara lainnya. Dengan demikian, keadilan pajak dapat tercapai tanpa mengorbankan stabilitas ekonomi nasional. Apakah anda yakin masih ingin mengadopsi barang mewah? 


Karya: Art 

Editor: Indepth

Rabu, 01 Januari 2025

UIN RIL RAIH AWARD MEDIA SOSIAL TERBAIK OLEH KEMENAG RI, MAHASISWA BERI TANGGAPAN

[ Berita ]

Sumber: radenintan.ac.id
Rektor UIN RIL bersama dengan Sekretaris Jenderal Kemenag

Raden Intan — Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) baru saja mendapatkan Award Media Sosial terbaik se-Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) oleh Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), mahasiswa UIN RIL berikan tanggapan. Rabu (01/01/25)

Acara ini dilaksanakan secara hybrid dari Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kementerian Agama (Kemenag), Jakarta dan juga secara dalam jaringan (daring) melalui Zoom Meeting. Kegiatan tahunan ini bertujuan untuk menjadi momentum refleksi keterbukaan informasi yang telah dilakukan Kemenag.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Prof. Dr. Muhammad Ali Ramdhani, S.TP., M.T., selaku Sekretaris Jenderal Kementrian Agama (Kemenag) kepada Prof. H. Wan Jamaluddin Z, M.Ag., PhD., selaku Rektor UIN RIL pada acara Humas Kemenag Award 2024, Senin (30/12).

Diterimanya penghargaan ini menuai berbagai tanggapan, harapan hingga saran yang disampaikan oleh mahasiswa UIN RIL. 

Kartika selaku mahasiswa UIN RIL memberi tanggapannya terkait penghargaan ini. Ia menyampaikan rasa bangga menjadi salah satu bagian dari kampus.

"Suatu kabar baik dan kebanggan tersendiri bagi saya sebagai salah satu bagian dari kampus ini. Karena sangat penting untuk kita dalam memanfaatkan media sosial dengan cara yang baik dan benar," ujarnya. 

Muhammad Anas selaku mahasiswa UIN RIL berharap untuk UIN RIL tidak berhenti sampai disini dalam mendapatkan penghargaan kedepannya. 

"Kedepannya semoga UIN RIL tidak berhenti sampai di sini dan bisa jauh lebih berkembang, memotivasi mahasiswa agar terus turut berkembang dan memberikan hal positif terhadap kampus kita," ucapnya.

Nur selaku mahasiswa UIN RIL juga turut menyampaikan sarannya agar humas yang mengelola media sosial UIN RIL lebih cepat dan tidak tenggat waktu dalam memberikan informasi kepada mahasiswa.


Rep: Indepth

Editor: Novel

Selasa, 31 Desember 2024

UIN RIL TETAP BUKA SELAMA LIBURAN: BERIKUT BEBERAPA FASILITASNYA

[ Artikel ]


Sumber: Radenintan.ac.id

Liburan semester adalah momen yang sangat ditunggu-tunggu oleh mahasiswa. Liburan semester biasanya digunakan mahasiswa untuk beristirahat dari segala kegiatan kampus, sebab masa Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) juga dihentikan dalam periode yang telah ditentukan.

Liburan semester telah tiba, namun jangan khawatir hal tersebut tidak menjadi alasan untuk layanan yang berada di Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) berhenti beroperasi.

Ada banyak fasilitas umum yang tersedia di UIN RIL, meliputi:

1. Klinik Pratama UIN RIL

Sumber: klinikpratama.radenintan.ac.id

Klinik Pratama UIN RIL siap melayani anda setiap hari Senin—Kamis pada pukul 08.00-16.00 WIB, Jum'at pada pukul 07.30-16.30 WIB, serta Sabtu—Minggu libur. 

2. Perpustakaan UIN RIL

Sumber: IDN Times Lampung

Dilansir melalui laman perpustakaan.radenintan.ac.id, anda dapat berkunjung dan meminjam buku setiap Senin—Jum'at pada pukul 09.00-17.00 WIB, dan libur pada Sabtu—Minggu. 

3. Sport Center UIN RIL

Sumber: Kompasiana.com

Dikutip melalui akun Instragram @sportcenter_uinradenintan, tempat ini menyediakan berbagai fasilitas olahraga seperti kolam renang, lapangan badminton, lapangan futsal indoor serta outdoor yang dapat digunakan setiap hari pada pukul 08.00–00.00 WIB. Berbeda dengan futsal dan badminton, untuk kolam renang hanya dapat digunakan dari pukul 08.00-17.00 WIB. 

Dalam wawancara kami pada Kamis (30/12) dengan pengelola Klinik Pratama UIN RIL, Dewi menjelaskan alasan fasilitas UIN RIL dibuka saat libur dikarenakan fasilitas tersebut tidak hanya digunakan oleh mahasiswa, tetapi juga digunakan oleh staf yang bekerja di UIN RIL serta masyarakat sekitar. Seluruh fasilitas ini hanya akan ikut tutup pada saat hari libur karena adanya tanggal merah di kalender.

Selain fasilitas di atas Dekanat fakultas pun tetap buka seperti biasa, kecuali pada tanggal merah atau hari libur. Bagi mahasiswa akhir yang ingin menyelesaikan urusannya seperti tanda tangan ataupun urusan yang berkait tentang pemberkasaan tetap dapat dilakukan walaupun tidak ada kegiatan perkuliahan.

Dengan demikian, UIN RIL menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat umum serta mahasiswa. Adanya fasilitas ini tentu membantu masyarakat dan juga mahasiswa dalam pelayanan yang tetap dapat diakses meskipun sedang dalam masa libur semester.

Karya : Indepth
Editor : Novel











Senin, 30 Desember 2024

HADIRNYA KESIAPAN ARUS MUDIK TAHUN BARU 2025: TERATASI ATAU SEBALIKNYA?

 

[ Opini ]

Sumber : Liputan6.com

Tahun Baru 2025 sebentar lagi dan arus mudik kembali menjadi perhatian utama masyarakat. Pemerintah telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari program mudik gratis, diskon tarif tol, hingga pemantauan arus lalu lintas. Upaya ini patut diapresiasi karena menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Salah satu langkah yang patut diapresiasi adalah program mudik gratis yang disediakan Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Dilansir melalui situs resmi Kemenhub Dephub.go.id, program ini mencakup total 3.522 peserta dengan tujuan ke 11 kota besar seperti Malang, Surabaya, dan Yogyakarta. 

Menurut saya, langkah ini sangat membantu masyarakat, terutama mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi. Selain itu, diskon tarif tol sebesar 10%, sebagaimana diinformasikan yang telah disampaikan oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dalam situsnya yang memberikan insentif baik bagi pengguna jalan tol. Saya rasa, kebijakan ini menjadi langkah konkret pemerintah dalam meringankan beban masyarakat di tengah situasi ekonomi yang penuh tantangan. Kebijakan ini menjadi bukti kepedulian pemerintah terhadap rakyat Indonesia.

Namun, saya melihat masih ada beberapa tantangan yang perlu diatasi. Salah satunya adalah risiko kemacetan yang terus menghantui jalur utama mudik. Dilansir melalui tribratanews.maluku.polri.go.id, di mana pemantauan udara jalur mudik pada 28 Desember 2024 menunjukkan masih adanya titik-titik kemacetan signifikan, seperti di Tol Jakarta–Cikampek yang tidak terurai meskipun sudah ada petugas yang dikerahkan. Bahkan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah melakukan pemantauan jalur mudik melalui udara dengan menggunakan helikopter untuk memantau kondisi lalu lintas di sejumlah titik rawan macet, termasuk di ruas jalan tol. Saya rasa pemantauan dan manajemen lalu lintas pada jalur utama dan alternatif perlu koordinasi yang lebih baik agar kendaraan tidak terjebak dalam kemacetan yang berkepanjangan. Manajemen lalu lintas yang mereka lakukan kurang efektif karena kurangnya koordinasi antara instansi terkait dan minimnya informasi real-time kepada pengendara.

Selain itu, kuota program mudik gratis yang terbatas hanya mencakup sebagian kecil kebutuhan masyarakat yang ingin pulang kampung. Terbukti, pada tahun sebelumnya, program mudik gratis hanya mampu menampung sekitar 3.522 peserta, sementara jumlah pemudik diperkirakan mencapai lebih dari 20 juta orang. Sebagai solusinya, saya rasa pemerintah dapat memperluas kuota mudik gratis untuk menjangkau lebih banyak masyarakat, khususnya mereka yang berada di kelas ekonomi menengah ke bawah. 

Untuk penanganan dan pengelolaan lalu lintas pada titik rawan macet, perlu menjadi prioritas dari pemerintah. Kemudian, penyediaan transportasi massal yang lebih memadai, seperti bus dan kereta api, dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi kemacetan. Terakhir, saya percaya edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya merencanakan perjalanan dengan baik juga penting agar terhindar dari kemacetan arus mudik.

Jika dibandingkan dengan arus mudik tahun sebelumnya, langkah-langkah yang diambil pemerintah tahun ini menunjukkan kemajuan yang cukup signifikan. Program mudik gratis dan diskon tarif tol adalah langkah konkret yang meringankan beban masyarakat. Meskipun ada perbaikan, beberapa solusi yang diimplementasikan masih belum sepenuhnya berhasil mengatasi masalah kemacetan yang parah di jalur utama. 

Selain itu, keterbatasan koordinasi antarinstansi dalam mengatur arus lalu lintas di persimpangan jalur utama dan alternatif tetap menjadi hambatan besar. Program mudik gratis yang terbatas dan manajemen lalu lintas yang kurang terstruktur di titik-titik rawan macet menunjukkan bahwa masih ada ruang untuk peningkatan, baik dalam hal kuota program maupun dalam pengelolaan lalu lintas secara lebih terintegrasi. 

Meskipun pemerintah telah melakukan berbagai upaya perbaikan, bukti konkret yang menunjukkan perubahan signifikan dari arus mudik 2024 ke 2025 masih perlu dilihat. Meskipun ada kebijakan mudik gratis dan pemantauan lalu lintas yang lebih baik, kemacetan di jalur utama tetap menjadi masalah besar, dan koordinasi antarinstansi yang kurang efektif tetap menjadi keluhan utama. Pada 2025, pemerintah telah menambah program dan kebijakan yang lebih memadai, namun masalah kemacetan dan keterbatasan kuota mudik gratis masih menjadi tantangan utama.

Karya : Sight
Editor : Novel

Rabu, 25 Desember 2024

RESMI TERPILIH, PEMUM DAN PEMRED UKM PERSMA RI PERIODE 2024/2025

[ Berita ]

Penyerahan simbolis Pemum dan Pemred Periode 2024/2024

Raden Intan — Telah resmi terpilih Pemimpin Umum (Pemum) dan Pemimpin Redaksi (Pemred) baru Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pers Mahasiswa Raden Intan (PersMa RI) periode 2024/2025 melalui Musyawarah Umum (MU) ke-XXIII. (Rabu, 25/12/24) 

Pemilihan ini dilaksanakan di Aula Madrasah Tsanawiyah (MTs) Muhammadiyah Sukarame, Bandar Lampung, bersamaan dengan MU ke-XXIII UKM PersMa RI.

Turut dihadiri oleh Nanda Safira, S.Sos selaku Staf Ahli UKM PersMa RI, Ahmad Abizar selaku Pemum UKM PersMa RI periode 2023/2024 beserta jajaran presidium, Demisioner, Alumni, para Pengurus, Anggota Tetap, dan Panitia acara. 

Pada MU ke-XXIII ini, menetapkan Arzaq Kafassoba menjadi Pemum dan Trian Dara Ega Febrina menjadi Pemred UKM PersMa RI periode 2024/2025.

Dalam sambutannya Pemum terpilih menyampaikan rasa terima kasih kepada presidium 2023/2024 yang telah memberikan kepercayaan padanya.

"Terima kasih untuk demisioner presidium tahun 2023/2024 yang telah memberikan kepercayaan pada saya. Saya mohon kontribusi bersama-sama untuk kedepannya," ucapnya. 

Ia juga turut berharap pada kepengurusannya nanti dapat saling dukung satu sama lain, terbuka satu sama lain, dan ia siap menerima segalanya cerita dari setiap anggotanya. 

Pemred terpilih juga dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih pada alumni dan demisioner.

"Terima kasih pada alumni dan demisioner. Dalam masa kepengurusan kedepannya, saya tentu masih membutuhkan bantuan dari teman-teman anggota tetap untuk memperbaiki apa yang kasih kurang di tahun ini. Mohon bimbingannya," jelasnya.

 

Rep: Novel

Editor: Cerpen

Selasa, 24 Desember 2024

MU UKM PERSMA RI KE-XXIII: WUJUDKAN KEPEMIMPINAN YANG INOVATIF DAN PROGRESIF

[ Berita ]

Presidium UKM PersMa RI Periode 2023/2024

Raden Intan — Musyawarah Umum (MU) Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pers Mahasiswa Raden Intan (PersMa RI) ke-XXIII guna mewujudkan kepemimpinan yang inovatif dan progresif. (Selasa, 24/12/24) 

Acara ini dilaksanakan di MTs Muhammadiyah Bandar Lampung dengan mengusung tema “Alih Generasi Kepengurusan PersMa RI untuk Mewujudkan Kepeminpinan yang Progresif dan Inovatif," yang bertujuan untuk reorganisasi kepengurusan tahun 2024 yang lebih progresif.

Acara ini dihadiri oleh Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) dan Para Anggota UKM PersMa RI. 

Ahmad Abizar selaku Pemimpin Umum berharap dalam sambutannya agar kepengurusan baru dapat progresif. 

“Semoga kepengurusan baru dapat progresif dan mendapatkan hal-hal baru, inovatif dalam UKM PersMa RI,” harapnya. 

Ratu Yazza Mulli Berlianti selaku Ketua Pelaksana  menjelaskan, MU ini bertujuan untuk pergantian kepemimpinan di PersMa RI yang diharapakan membawa perubahan positif. 

“Tujuannya agar kepemimpinan yang ada sekarang lebih progresif dan dapat memberikan dampak yang lebih besar bagi anggotanya,” jelasnya.

Thariq Kamal selaku tamu undangan dari UKM Tapak Suci berharap agar pelaksanaan MU di tahun yang akan datang dapat dijadwalkan dengan lebih baik, sehingga kehadiran tamu undangan bisa lebih ramai.


Rep: Art

Editor: Cerpen

Senin, 23 Desember 2024

KAMPUS HIJAU LANGGANAN BANJIR: BIARKAN ATAU PERBAIKI?

[Opini]

Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi

Musim hujan menjadi salah satu musim yang terjadi di negara tropis, salah satunya Indonesia. Tak jarang di akhir tahun, banjir menenggelamkan beberapa daerah di Indonesia, salah satunya yakni provinsi Lampung. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung mendata, sepanjang bulan Februari 2024, terdapat 16 kejadian bencana dan yang mendominasi ialah banjir.

Tidak memungkiri, banjir juga dapat terjadi di beberapa perguruan tinggi. Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) salah satunya. Kampus yang terletak di Jalan Letnan Kolonel H Jl. Endro Suratmin, Sukarame, Kec. Sukarame, Kota Bandar Lampung dan di beberapa titik sempat terendam oleh banjir. 

Hujan yang sering membasahi tanah UIN RIL, menjadikan Kampus Hijau ini terlihat seperti daerah pesawahan yang digenangi air dan lumpur. Pihak kampus pun seperti membiarkan saja, seolah air tersebut akan hilang dengan sendirinya, diserap oleh tanah dan tanaman. 

Berikut potret genangan banjir di UIN RIL: 

Fakultas Syariah
Samping GSG K.H Ahmad Hanafiah UIN RIL
Depan GSG K.H Ahmad Hanafiah UIN RIL
Fakultas Saintek
Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi
Fakultas Syari'ah

Dari potret di atas, dapat dilihat bahwa masih terdapat beberapa wilayah di UIN RIL terendam oleh air. Tanah yang sudah kering dan masih terdapat genangan air, tampak seperti rawa-rawa. 

Beberapa mahasiswa bahkan mengeluh akibat tidak adanya perbaikan jalan oleh pihak kampus setelah hujan melanda. 

W (nama samaran) salah satu mahasiswa UIN RIL yang merasakan dampak dari banjir merasa dirugikan. 

"Sangat merugikan yang pasti, kita susah buat ke gedung perkuliahan ini karna banjir. Pembelajaran juga terganggu karena dosen juga malas karena gedung terdampak banjir," jelasnya. 

Selain itu, AN (nama samaran) mahasiswa UIN RIL lainnya, turut merasa dirugikan karena akses transportasi terdampak genangan air. 

"Sudah pasti sangat-sangat merugikan. Karena akses transportasi jadi ada genangan air yang bisa membuat kendaraan tergelincir karena jalanan licin," keluhnya. 

Kemudian VC (nama samaran) turut menjelaskan kerugian yang ia rasakan ketika acara giat rutin. 

"Banjir di lapangan UIN merugikan acara giat rutin dan pada saat itu tenda kami tenggelam. Mau tidak mau, kegiatan yang sedang terlaksana jadi terhambat karena banjir ini. Seharusnya pihak kampus ada solusi," ungkapnya. 

Padahal, pada Rabu (18/12), UIN RIL sempat meraih penghargaan Top 1 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) meraih The Most Sustainable University in Indonesia versi Universitas Indonesia (UI) GreenMetric. Penghargaan ini merupakan program UI yang menilai kinerja keberlanjutan universitas dalam skala tahunan. Pemeringkatan ini didasarkan pada komitmen serta tindakan universitas dalam penghijauan dan keberlanjutan lingkungan. 

Seharusnya dengan penghargaan tersebut dapat menjadi evaluasi bagi kampus UIN RIL, untuk refleksi di beberapa titik yang terdampak banjir. Terlebih dengan keluhan mahasiswa. Apakah pihak kampus terlalu acuh? Atau hal-hal seperti ini memang sudah dinormalisasikan? 

Hal ini seharusnya juga menjadi ladang evaluasi, mencari cara atau inovasi untuk dapat mengurangi dan memberantas terjadinya banjir di kampus. Beberapa saran yang mungkin dapat UIN RIL lakukan di antaranya 

1. Pembuatan Saluran Drainase

Membangun saluran drainase yang memadai untuk mengalirkan air hujan.

2. Penggunaan Sistem Penyerapan Air 

Membuat sumur resapan atau bak penyerapan air untuk mengurangi aliran air permukaan.

3. Penggunaan Bahan Penyerap Air

Menggunakan bahan penyerap air seperti zeolit atau arang aktif.

4. Sistem Pengelolaan Air Hujan (SPAH)

Mengintegrasikan sistem pengelolaan air hujan dengan teknologi pengolahan air limbah.

5. Penggunaan Sistem Hidrolik

Menggunakan sistem hidrolik untuk mengalirkan air ke tempat penyerapan.

6. Membuat Biopori

Membuat lubang biopori untuk menyerap air dan mengurangi erosi. 

Saran tersebut dapat menjadi upaya baru untuk pihak jajaran UIN RIL dalam menanggulangi banjir. Keluhan mahasiswa pun bisa menjadi evaluasi untuk pihak kampus memperbaiki dan mengutamakan kenyamanan para mahasiswanya.


Karya: Cerpen

Editor: Enden