![]() |
| Sumber: Courage Banjir memasuki kawasan tenda peserta. |
Selasa, 18 Februari 2025
MESKI TERKENA BANJIR, PERKEMAHAN SONGSONG RAMADHAN KE-34 UKM PRAMUKA TETAP MERIAH
Senin, 17 Februari 2025
KOMISI V DPRD LAKUKAN MEDIASI, AML TAK PERCAYA JIKA HANYA DIWAKILI SATU FRAKSI
![]() |
| Sumber: Indepth |
LEMBAR PERNYATAAN DITANDATANGANI, SERUAN AKSI AML AKAN DITINDAKLANJUTI
[ Berita ]
![]() |
| Foto: Courage |
Raden Intan — Lembaran pernyataan yang berisi 3 point tuntutan ditandatangani pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) provinsi Lampung, seruan aksi Aliansi Mahasiswa Lampung (AML) akan ditindaklanjuti. (Senin, 17/02/25)
Setelah melakukan aksi demonstrasi selama kurang lebih 5 jam, sejak pukul 11.30 WIB — 16.30 WIB, AML berhasil meminta tanda tangan beberapa anggota DPRD Provinsi Lampung untuk menandatangani lembar pernyataan.
M. Syukron Muchtar, Lc., M.Ag. selaku Komisi V Daerah Pemilihan (Dapil) III Provinsi Lampung menjadi salah satu anggota DPRD yang menandatangani Lembaran pernyataan yang menjadi bentuk komitmen pihak DPRD Provinsi Lampung sebagai tanda bahwa seruan aksi AML diterima dan akan ditindaklanjuti.
3 poin tuntutan yang terdapat dalam lebaran tersebut yakni mengenai Instruksi Presiden (Inpres) no. 1 tahun 2025, evaluasi kinerja Hak Asasi Manusia (HAM) di provinsi Lampung, dan permasalahan sampah, banjir serta infrastruktur di kota Bandar Lampung.
Komisi V Dapil III Provinsi Lampung dalam mediasi bersama pihak masa demo menyatakan bahwa tuntutan mereka diterima dan akan ditampung.
"Aksi rekan-rekan kami tampung. Pemerintah pun sudah melakukan pendekatan terkait apa yang disuarakan. Aspirasi teman-teman akan kami sampaikan agar bisa disikapi oleh Walikota dan DPRD Kota Bandar Lampung. Kami akan menyikapi dan berkomitmen untuk mengawal tuntutan yang diberikan," ujarnya.
Muhammad Amar Fauzan selaku Jendral Lapangan memberikan tanggapan serta harapannya terkait hasil demonstrasi ini.
"Kami berharap kepada pemerintah untuk bekerja dengan baik, karena kalian dipilih dan dipercaya oleh para rakyat. Jangan menyia-nyiakan kepercayaan rakyat. Serta kami berharap keluh kesah kami dapat ditampung dengan baik," jelasnya.
Reporter: Courage
Editor: Indepth
KLINIK PRATAMA UIN RIL ADAKAN KERJA SAMA DENGAN PUSKESMAS SUKARAME UNTUK DETEKSI RESIKO PTM
Jumat, 14 Februari 2025
EFISIENSI PEMANGKASAN ANGGARAN, MENKEU JAMIN KIP-K TIDAK TERKENA DAMPAK
![]() |
| Sumber: Falihmedia.com |
Rabu, 12 Februari 2025
KELANGKAAN GAS LPG 3 KG, ULAH PEMERINTAH ATAU MASYARAKAT?
![]() |
| Sumber: tirto.id |
Minggu, 09 Februari 2025
EMPAT FAKTA PENTING HARI PERS NASIONAL
[ Artikel ]
![]() |
| Sumber: Pinterest |
Hari Pers Nasional (HPN) merupakan peringatan tahunan sebagai bentuk kehormatan terhadap peran penting pers dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pers berperan penting dalam menyebarluaskan informasi, menjembatani komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, membentuk opini publik, serta mendorong transparansi dan keterbukaan informasi. Keberadaan pers yang bebas dan bertanggung jawab menjadi salah satu pilar utama dalam mendukung masyarakat agar lebih kritis, sadar, dan aktif dalam kehidupan sosial.
Dilansir melalui laman antaranews.com, HPN diselenggarakan setiap tahun di provinsi yang berbeda secara bergilir, dengan melibatkan berbagai pihak termasuk insan pers, masyarakat, dan pemerintah daerah sebagai tuan rumah. Landasan utama dari peringatan ini adalah membangun sinergi antara pers, masyarakat, dan pemerintah demi mewujudkan kemajuan bangsa.
Lebih dari sekadar perayaan, HPN menjadi momentum penting untuk menghargai perjuangan pers dalam menjamin hak masyarakat atas informasi yang akurat dan bertanggung jawab. Peringatan ini juga mengingatkan kita akan perjalanan panjang pers di Indonesia dalam memperjuangkan kebebasan dan demokrasi. Oleh karena itu, memahami beberapa fakta penting mengenai Hari Pers Nasional dapat memberikan wawasan yang lebih dalam tentang peran pers dalam kehidupan bernegara.
Empat Fakta Penting Hari Pers Nasional:
1. Peran Penting Wartawan Sebagai Aktivis Pemberitaan
Peran wartawan dalam sejarah Indonesia sangatlah signifikan, terutama sebagai Aktivis Pemberitaan yang tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga berperan dalam membangkitkan kesadaran nasional dan memperjuangkan kepentingan rakyat. Dikutip melalui laman dp3a.semarangkota.go.id, wartawan pada masa perjuangan tidak hanya bertugas melaporkan berita tetapi juga terlibat secara aktif dalam perlawanan terhadap penjajahan melalui pemberitaan. Dalam berbagai era, wartawan tetap berada di garis terdepan dalam mengungkap kebenaran meskipun menghadapi ancaman dan intimidasi. Sebagaimana suara rakyat mereka memainkan peran penting dalam memajukan demokrasi dan menjaga kedaulatan negara.
2. Lahirnya Persatuan Wartawan Indonesia
Dikutip melalui laman liputan6.com, peringatan HPN berawal dari peristiwa bersejarah pada tanggal 9 Februari 1946, ketika para wartawan Indonesia berhasil membentuk Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), organisasi ini menjadi tonggak kebangkitan pers nasional setelah Indonesia merdeka. Pada saat itu, pers masih menghadapi tantangan besar termasuk tekanan dari pemerintah dan kurangnya wadah resmi bagi para jurnalis. PWI didirikan dengan tujuan memperjuangkan kebebasan pers dan profesionalisme jurnalis, serta membangun solidaritas diantara insan pers.
3. Hasil Kongres PWI Ke-28
Pada tahun 1978, Kongres PWI Ke-28 diadakan di Padang, Sumatera Barat. Kongres tersebut menghasilkan beberapa keputusan penting yang salah satunya adalah penetapan HPN. Usulan tersebut bertujuan untuk memperingati peran pers dalam sejarah Indonesia, khususnya dalam memperjuangkan kemerdekaan dan memperkuat demokrasi.
4. Diresmikan pada era Orde Baru (Pimpinan Soeharto)
Setelah melalui proses yang panjang, HPN akhirnya diresmikan oleh pemerintah pada era Presiden Soeharto. Melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia (RI) Nomor 5 Tahun 1985, tanggal 9 Februari secara resmi ditetapkan sebagai HPN. Keputusan ini ditandatangani oleh Presiden Soeharto pada tanggal 25 Januari 1985.
Dengan memahami empat fakta penting tentang HPN, kita dapat lebih menghargai peran pers dalam memperjuangkan hak masyarakat atas informasi yang akurat dan bertanggung jawab. Sebagai salah satu pilar demokrasi, pers memiliki tanggung jawab besar dalam menyampaikan berita yang objektif dan netral demi mencerdaskan masyarakat.
Oleh karena itu, marilah kita dukung kebebasan pers yang bertanggung jawab dan terus berperan dalam menjaga demokrasi di Indonesia. Selamat Hari Pers Nasional, semoga peringatan ini menjadi inspirasi bagi insan pers untuk terus berkarya dan menyajikan berita yang berkualitas bagi masyarakat.
Karya: Soft
Editor: Indepth







