Selasa, 22 Juli 2025

POTENSI KREATIVITAS DAN TANTANGAN KEAMANAN BAGI ANAK-ANAK DALAM PERMAINAN ROBLOX

[ Artikel ]


Sumber: Pinterest


Dalam era digital saat ini, gadget seperti smartphone dan tablet telah menjadi bagian penting dari kehidupan anak-anak, memberikan akses instan ke berbagai informasi, hiburan, dan interaksi sosial. Anak-anak menghabiskan banyak waktu di depan layar, sering kali terjebak dalam permainan dan aplikasi yang menarik, yang dapat mengurangi waktu untuk aktivitas fisik dan interaksi langsung dengan teman sebaya. Salah satu platform permainan yang sedang populer saat ini adalah Roblox.

Platform permainan online Roblox sedang tren di kalangan anak-anak dan remaja. Menurut laporan dari Roblox yang dirilis oleh demandsage.com, platform ini memiliki rata-rata lebih dari 80 juta pengguna aktif setiap harinya di seluruh dunia. Roblox merupakan sebuah platform online yang berisi jutaan game atau "experiences" yang dibuat oleh penggunanya. Layaknya Youtube namun dalam bentuk game, di Roblox siapapun bisa menggunakan, merancang, ataupun mempublikasikan game mereka sendiri menggunakan perangkat lunak gratis bernama Roblox Studio. 

Inilah yang membuat Roblox istimewa, variasi tanpa batas. Roblox memungkinkan kita menjadi siapapun berdasarkan keinginan, mempertajam imajinasi, melatih kreativitas dan kecerdasan kognitif. Bahkan Roblox menawarkan nilai edukasi seperti pemecahan masalah dalam game rintangan (Obby), mengelola keuangan virtual (Robux), hingga melatih dasar-dasar pemograman saat ingin membuat game sendiri.

Namun di balik kebermanfaatannya, Roblox juga dianggap memiliki potensi bahaya bagi anak-anak. Roblox bukanlah sekedar permainan akan tetapi menjadi ruang sosial bagi anak untuk berinteraksi dengan siapapun dengan bebas. Akses yang bebas membuat konten tidak bisa tersaring dengan baik. Di sisi lain, American Academy of Pediatrics (AAP) mengingatkan bahwa sistem hadiah dalam game, dan pilihan game yang tak terbatas membuat anak-anak sulit beralih dari layar. Adapun Permintaan item antara pengguna di Roblox dapat menjadi berbahaya bagi anak-anak, karena mereka mungkin terjebak dalam situasi penipuan atau eksploitasi oleh pemain lain yang tidak bertanggung jawab.

Dilansir dari CNNIndonesia.com, Roblox dapat menjadi lingkungan yang berisiko bagi anak-anak karena kehadiran predator yang dapat mengakses calon korbannya melalui aplikasi pihak ketiga. Selain itu, adanya avatar dengan nuansa seksual dan komunikasi antara pemain yang sering kali mengandung ujaran tidak pantas, seperti umpatan atau kata-kata rasis yang dapat memberi pengaruh buruk bagi anak-anak. Selain itu, ada Robux yang bisa menimbulkan masalah finansial apabila anak-anak belum paham dengan baik nilai uang atau membeli sesuatu tanpa izin orang tua.

Orang tua harus mengambil peran besar dalam mengurangi resiko ini, langkah-langkah proaktif seperti pembatasan waktu bermain, pengawasan aktif, dan edukasi kepada anak sangatlah penting. Manfaatkan fitur parental control yang telah disediakan Roblox untuk membatasi interaksi dan menyaring obrolan. Jika memungkinkan, ajak anak bermain bersama untuk membangun ikatan dan pemahaman yang positif. 

Pada akhirnya, aman atau tidaknya Roblox bergantung pada langkah orang tua dalam mengubahnya menjadi platform online yang aman dan membangun. Roblox memiliki potensi besar sebagai medium kreatif yang memungkinkan anak-anak untuk mengekspresikan imajinasi mereka dan mengembangkan keterampilan baru, seperti pemrograman dan kolaborasi. Namun, tantangan yang dihadapi, seperti risiko interaksi dengan pengguna yang tidak bertanggung jawab dan konten yang tidak pantas, memerlukan perhatian serius. Oleh karena itu, orang tua harus berperan aktif dalam mengawasi aktivitas anak, menerapkan kontrol yang tepat, dan terlibat dalam pengalaman bermain untuk memastikan bahwa Roblox dapat dimanfaatkan secara positif dan aman.

Karya: Laura & Putra
Editor: Tala

Sabtu, 19 Juli 2025

BEASISWA UNGGULAN TAHUN 2025, KESEMPATAN BARU BAGI MAHASISWA UIN RIL

[ Artikel ]

Sumber: pendis.kemenag.go.id

Beasiswa Unggulan kembali hadir membawa harapan baru bagi mahasiswa, terkhususnya bagi mahasiswa Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL). Dilansir dari beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id, Beasiswa Unggulan adalah pemberian biaya pendidikan oleh pemerintah Indonesia kepada putra-putri terbaik bangsa Indonesia pada perguruan tinggi penerima peserta didik program Beasiswa Unggulan pada jenjang S1, S2, dan S3. Program ini bertujuan untuk mencetak generasi bangsa yang cemerlang, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Beasiswa Unggulan dapat diikuti oleh mahasiswa baru yang baru menerima surat keterangan lulus atau semester 1 dan belum punya Kartu Hasil Studi (KHS), maupun mahasiswa on-going yang aktif di semester 1 sampai semester 3 dan sudah punya KHS minimal semester 2. Selain itu, mahasiswa angkatan 2023 atau yang akan menempuh semester 5 pada tahun akademik 2025/2026 juga dipersilakan mendaftar, sesuai pengumuman resmi panitia Beasiswa Unggulan di tahun ini. Adapun mahasiswa jenjang S2 dan S3 juga dapat mendaftar, baik yang baru diterima di perguruan tinggi maupun yang sudah aktif kuliah namun belum melewati batas semester yang ditentukan.

Pada periode pendaftaran Beasiswa Unggulan tahun-tahun sebelumnya, UIN RIL belum termasuk dalam daftar perguruan tinggi mitra penerima program tersebut. Namun, memasuki tahun 2025, status itu telah berubah. Melalui pembaruan resmi yang diumumkan di laman Beasiswa Unggulan, UIN RIL telah memenuhi seluruh persyaratan administratif dan akreditasi yang ditetapkan sebagai syarat penerimaan. Masuknya UIN RIL sebagai perguruan tinggi penerima, diharapkan akan mendorong peningkatan kualitas mahasiswa sekaligus reputasi institusi dalam kancah nasional maupun internasional.

Dilansir dari web resmi dan telah dikonfirmasi resmi oleh panitia Beasiswa Unggulan 2025 melalui kanal resmi Forum Awardee Beasiswa Unggulan seperti WhatsApp Channel, Instagram, dan LinkedIn, berikut informasi penting terkait Beasiswa Unggulan 2025 :
1. Mahasiswa/i Universitas Islam Negeri (UIN) yang kampusnya tercantum di website pendaftaran Beasiswa Unggulan dipersilakan untuk mendaftar dan mengikuti seleksi Beasiswa Unggulan 2025.
2. Mahasiswa/i angkatan 2023 atau yang akan menempuh semester 5 juga dipersilakan untuk mendaftar.

Kemudian berikut ini merupakan jadwal terkait Beasiswa Unggulan 2025:
1. Pendaftaran: 14–27 Juli 2025  
2. Seleksi Administrasi: 28 Juli – 10 Agustus 2025  
3. Pengumuman Administrasi: 11 Agustus 2025
4. Seleksi Wawancara: 18 Agustus – 16 September 2025
5. Pengumuman Wawancara: 17 September 2025
6. Pembekalan & Penandatanganan Kontrak: Akan diumumkan via laman resmi Beasiswa Unggulan  
Catatan: Jadwal bisa berubah, cek selalu media resmi BU
Pastikan kamu selalu update info terbaru agar tidak melewatkan peluang berharga ini. Untuk informasi lebih lengkap dan pendaftaran, bagi mahasiswa yang ingin mendaftar dapat mengunjungi website resmi Beasiswa Unggulan pada https://beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id.

Karya: Resti & Ismi
Editor: Novel

Senin, 14 Juli 2025

235 KELOMPOK KKN TERINTEGRASI UIN RIL 2025 IKUTI PELEPASAN KKN

[ Berita ]


Amanat Wali Kota Bandar Lampung Saat Upacara Pelepasan KKN UIN RIL
Sumber: Humas UIN RIL

Raden Intan — Sebanyak 235 kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Terintegrasi Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) ikuti pelepasan KKN di halaman gedung Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung. (Senin, 14/07/24) 

Acara pelepasan ini dilaksanakan dengan upacara resmi yang diawali dengan apel pagi, menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama, amanat dari Hj. Eva Dwiana, M.Hes., selaku Wali Kota Bandar Lampung, dan diakhiri dengan doa bersama sebagai bentuk harapan kelancaran pelaksanaan KKN. 

KKN tahun ini mengusung tema "Akselerasi Empat Pilar SDGs (Sosial, Ekonomi, Lingkungan, serta Hukum dan Tata Kelola) untuk Kesiapan Masyarakat Bandar Lampung Menuju Indonesia Emas" yang dilaksanakan di seluruh kota Bandar Lampung. 

Selain Wali Kota Bandar Lampung, acara ini juga turut dihadiri oleh Prof. Wan Jamaluddin, M.Ag., Ph.D., selaku Rektor UIN RIL, Prof. Dr. Alamsyah, M.Ag., selaku Wakil Rektor (Warek) I Bidang Akademik dan Kelembagaan, jajaran Dekan, Prof. Dr. H. A. Kumedi Ja'far, S.Ag., M.H., selaku Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta 5 orang perwakilan dari setiap kelompok KKN.

Pada amanat upacara pelepasan, Wali Kota menyampaikan harapan agar Pemkot dan UIN RIL dapat berkolaborasi dengan baik. 

"Semoga Pemkot dan UIN RIL dapat berkolaborasi dengan baik, mudah-mudahan melalui adik-adik yang KKN ini permasalahan-permasalahan yang ada di kelurahan bisa terselesaikan," ujarnya. 

Sementara itu, Elsa Saputri selaku salah satu peserta KKN UIN RIL turut menyampaikan harapannya terkait program KKN dan Praktik Kerja Lapangan (PKL).

"Harapannya semoga KKN dan PKL tahun depan dapat dilaksanakan secara terpisah supaya memudahkan mahasiwa untuk menyusun program kerja dan merealisasikannya," harapnya.

Reporter: Anggun

Editor: Tala

Sabtu, 12 Juli 2025

107 KORKEL KKN UIN RIL TANDATANGANI PERNYATAAN KORKEL

 [ Berita ]

Bukti penandatanganan pernyataan Koordinator Kelompok KKN oleh 107 orang
Sumber: Grup Liga Korkel

Raden Intan — Sebanyak 107 Koordinator Kelompok (Korkel) Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) tahun 2025 menandatangani pernyataan Korkel KKN. (Sabtu, 12/07/25)

Pernyataan Korkel KKN ini ditandatangani setelah bberlangsungnya pembekalan KKN terintegrasi UIN RIL tahun 2025 yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Fakultas Syariah (FS) UIN RIL pada Kamis (10/07).

Beberapa isi dari Pernyataan Korkel KKN di antaranya

1. Meminta oknum mahasiswa pengacau KKN agar sadar diri dan fokus melihat ke depan.

2. ⁠Memberikan sanksi terberat berupa Tidak Lulus KKN dan sanksi akademik berupa skorsing kepada beberapa oknum mahasiswa pengacau KKN.

3. Meminta pihak LP2M meneruskan tahapan KKN sesuai yang direncanakan.

C selaku salah satu Korkel menceritakan kronologi penandatanganan ini terjadi saat penyampaian materi terakhir, Dr. Eko Kuswanto, M.Si., selaku ketua pelaksana KKN masuk dan menyampaikan beberapa poin terkait KKN. 

Ia meminta Korkel untuk menandatangani Pernyataan Korkel KKN agar program KKN tahun ini bisa tetap dilanjutkan sebagaimana mestinya.

Salah satu mahasiswa angkatan 2022 yang menandatangani pernyataan korkel KKN menyampaikan bahwa seharusnya penandatanganan tersebut dapat dilakukan lebih transparan.

"Seharusnya bisa lebih terbuka lagi, karena penandatanganannya terkesan tiba-tiba dan Korkel harus bertanggung jawab membawa nama kelompok masing-masing. Jadi hanya mengikuti arahan saja," ujarnya.

Salah satu Korkel juga turut menyampaikan harapannya terkait penandatanganan Korkel KKN ini.

"Tentunya saya berharap semoga tidak ada problematika dari teman-teman mahasiswa. Semoga setelah penandatanganan ini tidak ada perpecahan dan KKN bisa berjalan dengan lancar serta tertib," ucapnya.

Namun setelah rilisan ini terbit, ketua pelaksana KKN tidak memberikan pernyataan apapun mengenai maksud dan tujuan penandatanganan pernyataan korkel KKN tersebut secara spesifik setelah diwawancarai secara online oleh Tim Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pers Mahasiswa (PersMa) Raden Intan.


Rep: Tim UKM PersMa RI

Kamis, 10 Juli 2025

TELAH TERBIT E-KORAN EDISI JUNI TAHUN 2025

[ E-Koran ]



Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Salam Pers Mahasiswa! ✊🏻

Dalam perkembangan teknologi yang semakin canggih, membuat koran dapat diakses dimana saja dan kapan saja melalui internet. Maka dengan itu, UKM PersMa Raden Intan dengan bangga kembali menerbitkan "𝗘-𝗞𝗼𝗿𝗮𝗻 𝗘𝗱𝗶𝘀𝗶 𝗩𝗜" tahun 2025.


Baca E-Koran selengkapnya:

https://bit.ly/E-KoranEdisiJuni2025

WAREK III AKAN MENINDAKLANJUTI SERUAN AKSI DARI MAHASISWA UIN RIL

[ Berita ]


Sumber: Ratu

Raden Intan — Wakil Rektor (Warek) III bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Prof. Dr. H. Idrus Ruslan, M. Ag., akan menindaklanjuti seruan aksi dari mahasiswa Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL). (Kamis, 10/07/25).

Aksi ini dimulai sejak pukul 14.00 WIB di depan Gedung Academic and Research UIN RIL dengan diikuti oleh aliansi mahasiswa UIN RIL yang terdiri dari 30 mahasiswa dari berbagai fakultas di UIN RIL.

Aksi damai ini adalah tindaklanjut dari hasil konsolidasi pada Rabu (09/07) dengan tajuk "Transparansi Biaya Kuliah Kerja Nyata (KKN), Fasilitas dan Perpanjangan Pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT)", guna untuk menjawab keresahan dan hal-hal rancu yang terjadi di UIN RIL.

Aksi kemudian direspon baik oleh pihak kampus, di antaranya adalah Warek III, Ahmad Zulbilal, SE, M.M., selaku Kepala Subbagian Tata Usaha Bagian Administrasi dan Umum, Prof. Dr. H. A. Kumedi Ja'far, M.H., selaku Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Tajudin Nur, S.Sos.I., selaku Kepala Sub Bagian Rumah Tangga dan Barang Milik Negara Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK).

Prof. Idrus menyampaikan bahwa akan segera menindaklanjuti aspirasi dari mahasiswa.

"Kami tentu merespon baik mengenai hal ini, secepatnya akan kami tindaklanjuti dan kami komunikasikan dengan berbagai pihak, termasuk juga kepada pimpinan," ucapnya.

Muhammad Amar Albukhari menyampaikan rasa terima kasihnya atas respon baik dari pihak kampus.

"Kami sampaikan terima kasih kepada Warek III dan Ketua LP2M karena telah mendengar suara dan keresahan kami. Semoga kedepannya tidak ada lagi penyelewengan-penyelewengan aturan di UIN RIL," ujarnya.

Reporter : Anna & Ratu

Editor : Novel

PEMBEKALAN KKN TERINTEGRASI UIN RIL 2025 DISELENGGARAKAN SECARA HYBRID

[ Berita ]


Sumber: Anna

Raden Intan — Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) tahun 2025 diselenggarakan secara Hybrid. (Kamis, 10/07/25).

Acara ini dilaksanakan di Gedung Aula Fakultas Syariah (FS) UIN RIL dan Via Zoom Meeting, dengan mengusung tema "Akselerasi Empat Pilar Sosial, Ekonomi, Lingkungan, serta Hukum dan Tata Kelola (SDGs) untuk Kesiapan Masyarakat Bandar Lampung Menuju Indonesia Emas."

Pada tahun ini, pembekalan KKN dilaksanakan secara hybrid dan berlangsung 2 hari dimulai sejak tanggal 8–9 Juli 2025. Pembekalan secara Luar jaringan (Luring) dihadiri oleh 2 orang perkelompok yaitu Koordinator Kelompok (Korkel) dan Wakil Korkel. 

Hari pertama (09/07) merupakan pembekalan KKN Lingkar Kota dan KKN Tematik Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Kemudian, di hari kedua merupakan pembekalan KKN Tematik Mengajar, Tematik Dakwah Humanis, Tematik Pondok Pesantren dan KKN Lingkar Kampus.

Turut dihadiri oleh Dr. Eko Kuswanto, M. Si., selaku Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat, dan beberapa pemateri pada hari pertama di antaranya,

Irfan Tri Musri selaku Ketua Wahana Lingkungan Hidup Indonesi (WALHI) Lampung, Juwendra Asdiansyah dari BumiBima Publisher, serta beberapa pemateri dari Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperinda) Kota Bandar Lampung, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung, Dinas Sosial Kota Bandar Lampung, serta Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (EKRAF) Kota Bandar Lampung.

Pemateri di hari kedua di antaranya, Anisa Oktina Sari Pratama. M. Pd., selaku Dosen UIN RIL, Ade Lenty Hoya, M. Ling., selaku Dosen UIN RIL, dan Ahmad Mughofar, M. Ling., selaku Dosen UIN RIL, Ika Listiana, M. Si., selaku Dosen UIN RIL, Moh. Dwi Kurniawan Hasan, M.Si., selaku Dosen UIN RIL, Reni Anggraeni selaku Staf Seksi Gizi Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Riska Melinda, S. Pd. Gr., selaku Green Ambasador Electric Intelligence B-Class (EQB).

Anisa Oktina Sari Pratama, M. Pd., menyampaikan bahwa bukan masalah menjalani KKN di Bandar Lampung yang penting adalah berperan. 

"Dalam KKN ini, bukan masalah jika harus menjalani KKN di Kota Bandar Lampung, sebab di manapun tempatnya, yang dilihat adalah perannya," ucapnya.

Wildan Zainun'abdillah mahasiswa Fakultas Ushuludin dan Studi Agama-Agama (FUSA) menyampaikan harapannya.

"Harapan saya untuk KKN di Bandar Lampung adalah agar program ini dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat," ujarnya.

Reporter : Anna & Ratu
Editor : Indepth