[ Artikel ]
![]() |
| Sumber: Radenintan.ac.id |
![]() |
| Sumber: klinikpratama.radenintan.ac.id |
![]() |
| Sumber: IDN Times Lampung |
![]() |
| Sumber: Kompasiana.com |
[ Artikel ]
![]() |
| Sumber: Radenintan.ac.id |
![]() |
| Sumber: klinikpratama.radenintan.ac.id |
![]() |
| Sumber: IDN Times Lampung |
![]() |
| Sumber: Kompasiana.com |
[ Opini ]
![]() |
| Sumber : Liputan6.com |
[ Berita ]
![]() |
| Penyerahan simbolis Pemum dan Pemred Periode 2024/2024 |
Raden Intan — Telah resmi terpilih Pemimpin Umum (Pemum) dan Pemimpin Redaksi (Pemred) baru Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pers Mahasiswa Raden Intan (PersMa RI) periode 2024/2025 melalui Musyawarah Umum (MU) ke-XXIII. (Rabu, 25/12/24)
Pemilihan ini dilaksanakan di Aula Madrasah Tsanawiyah (MTs) Muhammadiyah Sukarame, Bandar Lampung, bersamaan dengan MU ke-XXIII UKM PersMa RI.
Turut dihadiri oleh Nanda Safira, S.Sos selaku Staf Ahli UKM PersMa RI, Ahmad Abizar selaku Pemum UKM PersMa RI periode 2023/2024 beserta jajaran presidium, Demisioner, Alumni, para Pengurus, Anggota Tetap, dan Panitia acara.
Pada MU ke-XXIII ini, menetapkan Arzaq Kafassoba menjadi Pemum dan Trian Dara Ega Febrina menjadi Pemred UKM PersMa RI periode 2024/2025.
Dalam sambutannya Pemum terpilih menyampaikan rasa terima kasih kepada presidium 2023/2024 yang telah memberikan kepercayaan padanya.
"Terima kasih untuk demisioner presidium tahun 2023/2024 yang telah memberikan kepercayaan pada saya. Saya mohon kontribusi bersama-sama untuk kedepannya," ucapnya.
Ia juga turut berharap pada kepengurusannya nanti dapat saling dukung satu sama lain, terbuka satu sama lain, dan ia siap menerima segalanya cerita dari setiap anggotanya.
Pemred terpilih juga dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih pada alumni dan demisioner.
"Terima kasih pada alumni dan demisioner. Dalam masa kepengurusan kedepannya, saya tentu masih membutuhkan bantuan dari teman-teman anggota tetap untuk memperbaiki apa yang kasih kurang di tahun ini. Mohon bimbingannya," jelasnya.
Rep: Novel
Editor: Cerpen
[ Berita ]
![]() |
| Presidium UKM PersMa RI Periode 2023/2024 |
Raden Intan — Musyawarah Umum (MU) Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pers Mahasiswa Raden Intan (PersMa RI) ke-XXIII guna mewujudkan kepemimpinan yang inovatif dan progresif. (Selasa, 24/12/24)
Acara ini dilaksanakan di MTs Muhammadiyah Bandar Lampung dengan mengusung tema “Alih Generasi Kepengurusan PersMa RI untuk Mewujudkan Kepeminpinan yang Progresif dan Inovatif," yang bertujuan untuk reorganisasi kepengurusan tahun 2024 yang lebih progresif.
Acara ini dihadiri oleh Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) dan Para Anggota UKM PersMa RI.
Ahmad Abizar selaku Pemimpin Umum berharap dalam sambutannya agar kepengurusan baru dapat progresif.
“Semoga kepengurusan baru dapat progresif dan mendapatkan hal-hal baru, inovatif dalam UKM PersMa RI,” harapnya.
Ratu Yazza Mulli Berlianti selaku Ketua Pelaksana menjelaskan, MU ini bertujuan untuk pergantian kepemimpinan di PersMa RI yang diharapakan membawa perubahan positif.
“Tujuannya agar kepemimpinan yang ada sekarang lebih progresif dan dapat memberikan dampak yang lebih besar bagi anggotanya,” jelasnya.
Thariq Kamal selaku tamu undangan dari UKM Tapak Suci berharap agar pelaksanaan MU di tahun yang akan datang dapat dijadwalkan dengan lebih baik, sehingga kehadiran tamu undangan bisa lebih ramai.
Rep: Art
Editor: Cerpen
[Opini]
![]() |
| Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi |
Musim hujan menjadi salah satu musim yang terjadi di negara tropis, salah satunya Indonesia. Tak jarang di akhir tahun, banjir menenggelamkan beberapa daerah di Indonesia, salah satunya yakni provinsi Lampung. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung mendata, sepanjang bulan Februari 2024, terdapat 16 kejadian bencana dan yang mendominasi ialah banjir.
Tidak memungkiri, banjir juga dapat terjadi di beberapa perguruan tinggi. Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) salah satunya. Kampus yang terletak di Jalan Letnan Kolonel H Jl. Endro Suratmin, Sukarame, Kec. Sukarame, Kota Bandar Lampung dan di beberapa titik sempat terendam oleh banjir.
Hujan yang sering membasahi tanah UIN RIL, menjadikan Kampus Hijau ini terlihat seperti daerah pesawahan yang digenangi air dan lumpur. Pihak kampus pun seperti membiarkan saja, seolah air tersebut akan hilang dengan sendirinya, diserap oleh tanah dan tanaman.
Berikut potret genangan banjir di UIN RIL:
![]() |
| Fakultas Syariah |
![]() |
| Samping GSG K.H Ahmad Hanafiah UIN RIL |
![]() |
| Depan GSG K.H Ahmad Hanafiah UIN RIL |
![]() |
| Fakultas Saintek |
![]() |
| Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi |
![]() |
| Fakultas Syari'ah |
Dari potret di atas, dapat dilihat bahwa masih terdapat beberapa wilayah di UIN RIL terendam oleh air. Tanah yang sudah kering dan masih terdapat genangan air, tampak seperti rawa-rawa.
Beberapa mahasiswa bahkan mengeluh akibat tidak adanya perbaikan jalan oleh pihak kampus setelah hujan melanda.
W (nama samaran) salah satu mahasiswa UIN RIL yang merasakan dampak dari banjir merasa dirugikan.
"Sangat merugikan yang pasti, kita susah buat ke gedung perkuliahan ini karna banjir. Pembelajaran juga terganggu karena dosen juga malas karena gedung terdampak banjir," jelasnya.
Selain itu, AN (nama samaran) mahasiswa UIN RIL lainnya, turut merasa dirugikan karena akses transportasi terdampak genangan air.
"Sudah pasti sangat-sangat merugikan. Karena akses transportasi jadi ada genangan air yang bisa membuat kendaraan tergelincir karena jalanan licin," keluhnya.
Kemudian VC (nama samaran) turut menjelaskan kerugian yang ia rasakan ketika acara giat rutin.
"Banjir di lapangan UIN merugikan acara giat rutin dan pada saat itu tenda kami tenggelam. Mau tidak mau, kegiatan yang sedang terlaksana jadi terhambat karena banjir ini. Seharusnya pihak kampus ada solusi," ungkapnya.
Padahal, pada Rabu (18/12), UIN RIL sempat meraih penghargaan Top 1 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) meraih The Most Sustainable University in Indonesia versi Universitas Indonesia (UI) GreenMetric. Penghargaan ini merupakan program UI yang menilai kinerja keberlanjutan universitas dalam skala tahunan. Pemeringkatan ini didasarkan pada komitmen serta tindakan universitas dalam penghijauan dan keberlanjutan lingkungan.
Seharusnya dengan penghargaan tersebut dapat menjadi evaluasi bagi kampus UIN RIL, untuk refleksi di beberapa titik yang terdampak banjir. Terlebih dengan keluhan mahasiswa. Apakah pihak kampus terlalu acuh? Atau hal-hal seperti ini memang sudah dinormalisasikan?
Hal ini seharusnya juga menjadi ladang evaluasi, mencari cara atau inovasi untuk dapat mengurangi dan memberantas terjadinya banjir di kampus. Beberapa saran yang mungkin dapat UIN RIL lakukan di antaranya
1. Pembuatan Saluran Drainase
Membangun saluran drainase yang memadai untuk mengalirkan air hujan.
2. Penggunaan Sistem Penyerapan Air
Membuat sumur resapan atau bak penyerapan air untuk mengurangi aliran air permukaan.
3. Penggunaan Bahan Penyerap Air
Menggunakan bahan penyerap air seperti zeolit atau arang aktif.
4. Sistem Pengelolaan Air Hujan (SPAH)
Mengintegrasikan sistem pengelolaan air hujan dengan teknologi pengolahan air limbah.
5. Penggunaan Sistem Hidrolik
Menggunakan sistem hidrolik untuk mengalirkan air ke tempat penyerapan.
6. Membuat Biopori
Membuat lubang biopori untuk menyerap air dan mengurangi erosi.
Saran tersebut dapat menjadi upaya baru untuk pihak jajaran UIN RIL dalam menanggulangi banjir. Keluhan mahasiswa pun bisa menjadi evaluasi untuk pihak kampus memperbaiki dan mengutamakan kenyamanan para mahasiswanya.
Karya: Cerpen
Editor: Enden
[ Artikel ]
![]() |
| Sumber: Kompasiana.com |
Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) kembali menjadi top 1 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang meraih The Most Sustainable University in Indonesia versi Universitas Indonesia (UI) GreenMetric.
UI GreenMetric merupakan program UI yang menilai kinerja keberlanjutan universitas dalam skala tahunan. Pemeringkatan ini didasarkan pada komitmen serta tindakan universitas dalam penghijauan dan keberlanjutan lingkungan. Dilansir dari greenmetric.ui.ac.id, UI GreenMetric memiliki beberapa tujuan, di antaranya:
1. Berkontribusi dalam wacana berkelanjutan dalam bidang pendidikan dan penghijauan kampus.
2. Mempromosikan universitas sebagai agen perubahan sosial berkaitan dengan tujuan-tujuan berkelanjutan.
3. Menjadi alat penilaian diri tentang keberlanjutan kampus untuk institusi pendidikan tinggi di seluruh dunia.
4. Menginformasikan kepada pemerintah, badan lingkungan setempat dan internasional serta masyarakat tentang program-program berkelanjutan di kampus.
UIN RIL telah berpartisipasi dalam UI GreenMetric University Rankings sejak tahun 2018. Komitmen menerapkan serta membangun kampus hijau ramah lingkungan, menghantarkan UIN RIL secara berturut-turut sampai dengan tahun 2024 mendapatkan peringkat pertama di lingkungan PTKIN.
Dalam tingkat universitas se-Indonesia, UIN RIL menempati peringkat ke-18 pada tahun 2018, peringkat ke-11 pada tahun 2019, peringkat ke-10 pada tahun 2020, peringkat ke-8 pada tahun 2021, peringkat ke-8 pada tahun 2022, peringkat ke-9 pada tahun 2023, dan pada tahun 2024 UIN RIL kembali menempati peringkat ke 9.
Pemeringkatan UI GreenMetric berlandasan tiga pilar yaitu lingkungan hidup, ekonomi, dan sosial dengan enam indikator yang terdiri dari keadaan dan infrastruktur kampus, energi dan perubahan iklim, pengelolaan sampah, penggunaan air, transportasi, serta pendidikan dan riset.
Penghargaan tersebut merupakan capaian yang luar biasa bagi UIN RIL. Karena untuk menghadirkan berbagai inovasi dan tetap mempertahankan kondisi lingkungan hijau universitas, diperlukan usaha yang konsisten dari seluruh sivitas kampus. UIN RIL tentunya telah melalui berbagai langkah-langkah sehingga dapat meraih peringkat ke-9 nasional perguruan tinggi berkelanjutan terbaik di Indonesia.
Rep: Novel
Editor: Cerpen
[ Berita ]
![]() |
| Korban bersama Pihak Pusbis dan Pihak PT Cakra Vira Sakti dalam proses penandatanganan klaim asuransi |
Raden Intan — Penuhi tanggung jawab Persero Terbatas (PT) Cakra Vira Sakti terhadap Ria Aprilia selaku mahasiswa Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) yang kehilangan motor di halaman kampus. (Kamis, 19/12/24)
Pada Selasa (17/12) korban dihubungi PT Cakra Vira Sakti untuk bertemu dengan pihak Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) di Gedung Academic and Research Center lantai II.
Pertemuan ini dilakukan untuk menandatangani surat bukti pencairan, sebagai bentuk tanggung jawab atas hilangnya motor Ria Aprilia pada Jumat (01/11) lalu.
![]() |
| Berita acara serah terima asuransi kehilangan |
Penandatanganan ini dihadiri oleh Dr. Evi Ekawati, M.Si selaku Kepala Pusat Pengembangan Bisnis UIN RIL, Nurul Mufliha selaku Supervisor dan Admin PT Cakra Vira Sakti, Arif selaku Teknisi PT Cakra Vira Sakti, dan juga korban.
Klaim asuransi ini secara keseluruhan diberikan oleh pihak PT Cakra Vira Sakti senilai dengan harga kendaraan yang hilang yakni Rp16.500.000 dengan potongan pajak 10% menjadi Rp14.550.000.
Kepala Pusbis UIN RIL mengatakan bahwa klaim asuransi ini adalah bentuk cepat tanggap dan tanggung jawab dari pihak kampus.
“Klaim asuransi ini adalah bentuk cepat tanggap dan tanggung jawab kampus terhadap kasus-kasus hilangnya kendaraan di dalam area kampus,” ujarnya.
Beliau juga menjelaskan bahwa tidak hanya kasus ini saja, melainkan kasus kehilangan sebelumnya pun telah diproses. Hanya saja, tidak dipublikasikan dan tentu nya mengikuti prosedur dan Standar Operasional Perusahaan (SOP) yang berlaku.
Ria Aprilia selaku korban mengucapkan rasa terimakasih kepada pihak terkait atas pertanggungjawaban yang telah diberikan.
“Saya sangat berterimakasih kepada pihak-pihak yang telah bertanggung jawab dan membantu proses klaim asuransi yang saya ajukan,” ungkapnya.
Rep: Rage & Wit
Editor: Coboth