Selasa, 31 Desember 2024

UIN RIL TETAP BUKA SELAMA LIBURAN: BERIKUT BEBERAPA FASILITASNYA

[ Artikel ]


Sumber: Radenintan.ac.id

Liburan semester adalah momen yang sangat ditunggu-tunggu oleh mahasiswa. Liburan semester biasanya digunakan mahasiswa untuk beristirahat dari segala kegiatan kampus, sebab masa Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) juga dihentikan dalam periode yang telah ditentukan.

Liburan semester telah tiba, namun jangan khawatir hal tersebut tidak menjadi alasan untuk layanan yang berada di Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) berhenti beroperasi.

Ada banyak fasilitas umum yang tersedia di UIN RIL, meliputi:

1. Klinik Pratama UIN RIL

Sumber: klinikpratama.radenintan.ac.id

Klinik Pratama UIN RIL siap melayani anda setiap hari Senin—Kamis pada pukul 08.00-16.00 WIB, Jum'at pada pukul 07.30-16.30 WIB, serta Sabtu—Minggu libur. 

2. Perpustakaan UIN RIL

Sumber: IDN Times Lampung

Dilansir melalui laman perpustakaan.radenintan.ac.id, anda dapat berkunjung dan meminjam buku setiap Senin—Jum'at pada pukul 09.00-17.00 WIB, dan libur pada Sabtu—Minggu. 

3. Sport Center UIN RIL

Sumber: Kompasiana.com

Dikutip melalui akun Instragram @sportcenter_uinradenintan, tempat ini menyediakan berbagai fasilitas olahraga seperti kolam renang, lapangan badminton, lapangan futsal indoor serta outdoor yang dapat digunakan setiap hari pada pukul 08.00–00.00 WIB. Berbeda dengan futsal dan badminton, untuk kolam renang hanya dapat digunakan dari pukul 08.00-17.00 WIB. 

Dalam wawancara kami pada Kamis (30/12) dengan pengelola Klinik Pratama UIN RIL, Dewi menjelaskan alasan fasilitas UIN RIL dibuka saat libur dikarenakan fasilitas tersebut tidak hanya digunakan oleh mahasiswa, tetapi juga digunakan oleh staf yang bekerja di UIN RIL serta masyarakat sekitar. Seluruh fasilitas ini hanya akan ikut tutup pada saat hari libur karena adanya tanggal merah di kalender.

Selain fasilitas di atas Dekanat fakultas pun tetap buka seperti biasa, kecuali pada tanggal merah atau hari libur. Bagi mahasiswa akhir yang ingin menyelesaikan urusannya seperti tanda tangan ataupun urusan yang berkait tentang pemberkasaan tetap dapat dilakukan walaupun tidak ada kegiatan perkuliahan.

Dengan demikian, UIN RIL menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat umum serta mahasiswa. Adanya fasilitas ini tentu membantu masyarakat dan juga mahasiswa dalam pelayanan yang tetap dapat diakses meskipun sedang dalam masa libur semester.

Karya : Indepth
Editor : Novel











Senin, 30 Desember 2024

HADIRNYA KESIAPAN ARUS MUDIK TAHUN BARU 2025: TERATASI ATAU SEBALIKNYA?

 

[ Opini ]

Sumber : Liputan6.com

Tahun Baru 2025 sebentar lagi dan arus mudik kembali menjadi perhatian utama masyarakat. Pemerintah telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari program mudik gratis, diskon tarif tol, hingga pemantauan arus lalu lintas. Upaya ini patut diapresiasi karena menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Salah satu langkah yang patut diapresiasi adalah program mudik gratis yang disediakan Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Dilansir melalui situs resmi Kemenhub Dephub.go.id, program ini mencakup total 3.522 peserta dengan tujuan ke 11 kota besar seperti Malang, Surabaya, dan Yogyakarta. 

Menurut saya, langkah ini sangat membantu masyarakat, terutama mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi. Selain itu, diskon tarif tol sebesar 10%, sebagaimana diinformasikan yang telah disampaikan oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dalam situsnya yang memberikan insentif baik bagi pengguna jalan tol. Saya rasa, kebijakan ini menjadi langkah konkret pemerintah dalam meringankan beban masyarakat di tengah situasi ekonomi yang penuh tantangan. Kebijakan ini menjadi bukti kepedulian pemerintah terhadap rakyat Indonesia.

Namun, saya melihat masih ada beberapa tantangan yang perlu diatasi. Salah satunya adalah risiko kemacetan yang terus menghantui jalur utama mudik. Dilansir melalui tribratanews.maluku.polri.go.id, di mana pemantauan udara jalur mudik pada 28 Desember 2024 menunjukkan masih adanya titik-titik kemacetan signifikan, seperti di Tol Jakarta–Cikampek yang tidak terurai meskipun sudah ada petugas yang dikerahkan. Bahkan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah melakukan pemantauan jalur mudik melalui udara dengan menggunakan helikopter untuk memantau kondisi lalu lintas di sejumlah titik rawan macet, termasuk di ruas jalan tol. Saya rasa pemantauan dan manajemen lalu lintas pada jalur utama dan alternatif perlu koordinasi yang lebih baik agar kendaraan tidak terjebak dalam kemacetan yang berkepanjangan. Manajemen lalu lintas yang mereka lakukan kurang efektif karena kurangnya koordinasi antara instansi terkait dan minimnya informasi real-time kepada pengendara.

Selain itu, kuota program mudik gratis yang terbatas hanya mencakup sebagian kecil kebutuhan masyarakat yang ingin pulang kampung. Terbukti, pada tahun sebelumnya, program mudik gratis hanya mampu menampung sekitar 3.522 peserta, sementara jumlah pemudik diperkirakan mencapai lebih dari 20 juta orang. Sebagai solusinya, saya rasa pemerintah dapat memperluas kuota mudik gratis untuk menjangkau lebih banyak masyarakat, khususnya mereka yang berada di kelas ekonomi menengah ke bawah. 

Untuk penanganan dan pengelolaan lalu lintas pada titik rawan macet, perlu menjadi prioritas dari pemerintah. Kemudian, penyediaan transportasi massal yang lebih memadai, seperti bus dan kereta api, dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi kemacetan. Terakhir, saya percaya edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya merencanakan perjalanan dengan baik juga penting agar terhindar dari kemacetan arus mudik.

Jika dibandingkan dengan arus mudik tahun sebelumnya, langkah-langkah yang diambil pemerintah tahun ini menunjukkan kemajuan yang cukup signifikan. Program mudik gratis dan diskon tarif tol adalah langkah konkret yang meringankan beban masyarakat. Meskipun ada perbaikan, beberapa solusi yang diimplementasikan masih belum sepenuhnya berhasil mengatasi masalah kemacetan yang parah di jalur utama. 

Selain itu, keterbatasan koordinasi antarinstansi dalam mengatur arus lalu lintas di persimpangan jalur utama dan alternatif tetap menjadi hambatan besar. Program mudik gratis yang terbatas dan manajemen lalu lintas yang kurang terstruktur di titik-titik rawan macet menunjukkan bahwa masih ada ruang untuk peningkatan, baik dalam hal kuota program maupun dalam pengelolaan lalu lintas secara lebih terintegrasi. 

Meskipun pemerintah telah melakukan berbagai upaya perbaikan, bukti konkret yang menunjukkan perubahan signifikan dari arus mudik 2024 ke 2025 masih perlu dilihat. Meskipun ada kebijakan mudik gratis dan pemantauan lalu lintas yang lebih baik, kemacetan di jalur utama tetap menjadi masalah besar, dan koordinasi antarinstansi yang kurang efektif tetap menjadi keluhan utama. Pada 2025, pemerintah telah menambah program dan kebijakan yang lebih memadai, namun masalah kemacetan dan keterbatasan kuota mudik gratis masih menjadi tantangan utama.

Karya : Sight
Editor : Novel

Rabu, 25 Desember 2024

RESMI TERPILIH, PEMUM DAN PEMRED UKM PERSMA RI PERIODE 2024/2025

[ Berita ]

Penyerahan simbolis Pemum dan Pemred Periode 2024/2024

Raden Intan — Telah resmi terpilih Pemimpin Umum (Pemum) dan Pemimpin Redaksi (Pemred) baru Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pers Mahasiswa Raden Intan (PersMa RI) periode 2024/2025 melalui Musyawarah Umum (MU) ke-XXIII. (Rabu, 25/12/24) 

Pemilihan ini dilaksanakan di Aula Madrasah Tsanawiyah (MTs) Muhammadiyah Sukarame, Bandar Lampung, bersamaan dengan MU ke-XXIII UKM PersMa RI.

Turut dihadiri oleh Nanda Safira, S.Sos selaku Staf Ahli UKM PersMa RI, Ahmad Abizar selaku Pemum UKM PersMa RI periode 2023/2024 beserta jajaran presidium, Demisioner, Alumni, para Pengurus, Anggota Tetap, dan Panitia acara. 

Pada MU ke-XXIII ini, menetapkan Arzaq Kafassoba menjadi Pemum dan Trian Dara Ega Febrina menjadi Pemred UKM PersMa RI periode 2024/2025.

Dalam sambutannya Pemum terpilih menyampaikan rasa terima kasih kepada presidium 2023/2024 yang telah memberikan kepercayaan padanya.

"Terima kasih untuk demisioner presidium tahun 2023/2024 yang telah memberikan kepercayaan pada saya. Saya mohon kontribusi bersama-sama untuk kedepannya," ucapnya. 

Ia juga turut berharap pada kepengurusannya nanti dapat saling dukung satu sama lain, terbuka satu sama lain, dan ia siap menerima segalanya cerita dari setiap anggotanya. 

Pemred terpilih juga dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih pada alumni dan demisioner.

"Terima kasih pada alumni dan demisioner. Dalam masa kepengurusan kedepannya, saya tentu masih membutuhkan bantuan dari teman-teman anggota tetap untuk memperbaiki apa yang kasih kurang di tahun ini. Mohon bimbingannya," jelasnya.

 

Rep: Novel

Editor: Cerpen

Selasa, 24 Desember 2024

MU UKM PERSMA RI KE-XXIII: WUJUDKAN KEPEMIMPINAN YANG INOVATIF DAN PROGRESIF

[ Berita ]

Presidium UKM PersMa RI Periode 2023/2024

Raden Intan — Musyawarah Umum (MU) Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pers Mahasiswa Raden Intan (PersMa RI) ke-XXIII guna mewujudkan kepemimpinan yang inovatif dan progresif. (Selasa, 24/12/24) 

Acara ini dilaksanakan di MTs Muhammadiyah Bandar Lampung dengan mengusung tema “Alih Generasi Kepengurusan PersMa RI untuk Mewujudkan Kepeminpinan yang Progresif dan Inovatif," yang bertujuan untuk reorganisasi kepengurusan tahun 2024 yang lebih progresif.

Acara ini dihadiri oleh Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) dan Para Anggota UKM PersMa RI. 

Ahmad Abizar selaku Pemimpin Umum berharap dalam sambutannya agar kepengurusan baru dapat progresif. 

“Semoga kepengurusan baru dapat progresif dan mendapatkan hal-hal baru, inovatif dalam UKM PersMa RI,” harapnya. 

Ratu Yazza Mulli Berlianti selaku Ketua Pelaksana  menjelaskan, MU ini bertujuan untuk pergantian kepemimpinan di PersMa RI yang diharapakan membawa perubahan positif. 

“Tujuannya agar kepemimpinan yang ada sekarang lebih progresif dan dapat memberikan dampak yang lebih besar bagi anggotanya,” jelasnya.

Thariq Kamal selaku tamu undangan dari UKM Tapak Suci berharap agar pelaksanaan MU di tahun yang akan datang dapat dijadwalkan dengan lebih baik, sehingga kehadiran tamu undangan bisa lebih ramai.


Rep: Art

Editor: Cerpen

Senin, 23 Desember 2024

KAMPUS HIJAU LANGGANAN BANJIR: BIARKAN ATAU PERBAIKI?

[Opini]

Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi

Musim hujan menjadi salah satu musim yang terjadi di negara tropis, salah satunya Indonesia. Tak jarang di akhir tahun, banjir menenggelamkan beberapa daerah di Indonesia, salah satunya yakni provinsi Lampung. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung mendata, sepanjang bulan Februari 2024, terdapat 16 kejadian bencana dan yang mendominasi ialah banjir.

Tidak memungkiri, banjir juga dapat terjadi di beberapa perguruan tinggi. Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) salah satunya. Kampus yang terletak di Jalan Letnan Kolonel H Jl. Endro Suratmin, Sukarame, Kec. Sukarame, Kota Bandar Lampung dan di beberapa titik sempat terendam oleh banjir. 

Hujan yang sering membasahi tanah UIN RIL, menjadikan Kampus Hijau ini terlihat seperti daerah pesawahan yang digenangi air dan lumpur. Pihak kampus pun seperti membiarkan saja, seolah air tersebut akan hilang dengan sendirinya, diserap oleh tanah dan tanaman. 

Berikut potret genangan banjir di UIN RIL: 

Fakultas Syariah
Samping GSG K.H Ahmad Hanafiah UIN RIL
Depan GSG K.H Ahmad Hanafiah UIN RIL
Fakultas Saintek
Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi
Fakultas Syari'ah

Dari potret di atas, dapat dilihat bahwa masih terdapat beberapa wilayah di UIN RIL terendam oleh air. Tanah yang sudah kering dan masih terdapat genangan air, tampak seperti rawa-rawa. 

Beberapa mahasiswa bahkan mengeluh akibat tidak adanya perbaikan jalan oleh pihak kampus setelah hujan melanda. 

W (nama samaran) salah satu mahasiswa UIN RIL yang merasakan dampak dari banjir merasa dirugikan. 

"Sangat merugikan yang pasti, kita susah buat ke gedung perkuliahan ini karna banjir. Pembelajaran juga terganggu karena dosen juga malas karena gedung terdampak banjir," jelasnya. 

Selain itu, AN (nama samaran) mahasiswa UIN RIL lainnya, turut merasa dirugikan karena akses transportasi terdampak genangan air. 

"Sudah pasti sangat-sangat merugikan. Karena akses transportasi jadi ada genangan air yang bisa membuat kendaraan tergelincir karena jalanan licin," keluhnya. 

Kemudian VC (nama samaran) turut menjelaskan kerugian yang ia rasakan ketika acara giat rutin. 

"Banjir di lapangan UIN merugikan acara giat rutin dan pada saat itu tenda kami tenggelam. Mau tidak mau, kegiatan yang sedang terlaksana jadi terhambat karena banjir ini. Seharusnya pihak kampus ada solusi," ungkapnya. 

Padahal, pada Rabu (18/12), UIN RIL sempat meraih penghargaan Top 1 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) meraih The Most Sustainable University in Indonesia versi Universitas Indonesia (UI) GreenMetric. Penghargaan ini merupakan program UI yang menilai kinerja keberlanjutan universitas dalam skala tahunan. Pemeringkatan ini didasarkan pada komitmen serta tindakan universitas dalam penghijauan dan keberlanjutan lingkungan. 

Seharusnya dengan penghargaan tersebut dapat menjadi evaluasi bagi kampus UIN RIL, untuk refleksi di beberapa titik yang terdampak banjir. Terlebih dengan keluhan mahasiswa. Apakah pihak kampus terlalu acuh? Atau hal-hal seperti ini memang sudah dinormalisasikan? 

Hal ini seharusnya juga menjadi ladang evaluasi, mencari cara atau inovasi untuk dapat mengurangi dan memberantas terjadinya banjir di kampus. Beberapa saran yang mungkin dapat UIN RIL lakukan di antaranya 

1. Pembuatan Saluran Drainase

Membangun saluran drainase yang memadai untuk mengalirkan air hujan.

2. Penggunaan Sistem Penyerapan Air 

Membuat sumur resapan atau bak penyerapan air untuk mengurangi aliran air permukaan.

3. Penggunaan Bahan Penyerap Air

Menggunakan bahan penyerap air seperti zeolit atau arang aktif.

4. Sistem Pengelolaan Air Hujan (SPAH)

Mengintegrasikan sistem pengelolaan air hujan dengan teknologi pengolahan air limbah.

5. Penggunaan Sistem Hidrolik

Menggunakan sistem hidrolik untuk mengalirkan air ke tempat penyerapan.

6. Membuat Biopori

Membuat lubang biopori untuk menyerap air dan mengurangi erosi. 

Saran tersebut dapat menjadi upaya baru untuk pihak jajaran UIN RIL dalam menanggulangi banjir. Keluhan mahasiswa pun bisa menjadi evaluasi untuk pihak kampus memperbaiki dan mengutamakan kenyamanan para mahasiswanya.


Karya: Cerpen

Editor: Enden

Jumat, 20 Desember 2024

UIN RIL KEMBALI TOREHKAN PRESTASI: THE 9TH MOST SUSTAINABLE UNIVERSITY IN INDONESIA

 [ Artikel ]

Sumber: Kompasiana.com

Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) kembali menjadi top 1 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang meraih The Most Sustainable University in Indonesia versi Universitas Indonesia (UI) GreenMetric.

UI GreenMetric merupakan program UI yang menilai kinerja keberlanjutan universitas dalam skala tahunan. Pemeringkatan ini didasarkan pada komitmen serta tindakan universitas dalam penghijauan dan keberlanjutan lingkungan. Dilansir dari greenmetric.ui.ac.id, UI GreenMetric memiliki beberapa tujuan, di antaranya:

1. Berkontribusi dalam wacana berkelanjutan dalam bidang pendidikan dan penghijauan kampus.

2. Mempromosikan universitas sebagai agen perubahan sosial berkaitan dengan tujuan-tujuan berkelanjutan.

3. Menjadi alat penilaian diri tentang keberlanjutan kampus untuk institusi pendidikan tinggi di seluruh dunia.

4. Menginformasikan kepada pemerintah, badan lingkungan setempat dan internasional serta masyarakat tentang program-program berkelanjutan di kampus.

UIN RIL telah berpartisipasi dalam UI GreenMetric University Rankings sejak tahun 2018. Komitmen menerapkan serta membangun kampus hijau ramah lingkungan, menghantarkan UIN RIL secara berturut-turut sampai dengan tahun 2024 mendapatkan peringkat pertama di lingkungan PTKIN.

Dalam tingkat universitas se-Indonesia, UIN RIL menempati peringkat ke-18 pada tahun 2018, peringkat ke-11 pada tahun 2019, peringkat ke-10 pada tahun 2020, peringkat ke-8 pada tahun 2021, peringkat ke-8 pada tahun 2022, peringkat ke-9 pada tahun 2023, dan pada tahun 2024 UIN RIL kembali menempati peringkat ke 9.

Pemeringkatan UI GreenMetric berlandasan tiga pilar yaitu lingkungan hidup, ekonomi, dan sosial dengan enam indikator yang terdiri dari keadaan dan infrastruktur kampus, energi dan perubahan iklim, pengelolaan sampah, penggunaan air, transportasi, serta pendidikan dan riset.

Penghargaan tersebut merupakan capaian yang luar biasa bagi UIN RIL. Karena untuk menghadirkan berbagai inovasi dan tetap mempertahankan kondisi lingkungan hijau universitas, diperlukan usaha yang konsisten dari seluruh sivitas kampus. UIN RIL tentunya telah melalui berbagai langkah-langkah sehingga dapat meraih peringkat ke-9 nasional perguruan tinggi berkelanjutan terbaik di Indonesia.

Rep: Novel

Editor: Cerpen

Rabu, 18 Desember 2024

PENUHI TANGGUNG JAWAB, PIHAK PT CAKRA CAIRKAN KLAIM ASURANSI KORBAN

 [ Berita ]

Korban bersama Pihak Pusbis dan Pihak PT Cakra Vira Sakti dalam proses penandatanganan klaim asuransi

Raden Intan — Penuhi tanggung jawab Persero Terbatas (PT) Cakra Vira Sakti terhadap Ria Aprilia selaku mahasiswa Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) yang kehilangan motor di halaman kampus. (Kamis, 19/12/24)

Pada Selasa (17/12) korban dihubungi PT Cakra Vira Sakti untuk bertemu dengan pihak Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) di Gedung Academic and Research Center lantai II. 

Pertemuan ini dilakukan untuk menandatangani surat bukti pencairan, sebagai bentuk tanggung jawab atas hilangnya motor Ria Aprilia pada Jumat (01/11) lalu.

Berita acara serah terima asuransi kehilangan

Penandatanganan ini dihadiri oleh Dr. Evi Ekawati, M.Si selaku Kepala Pusat Pengembangan Bisnis UIN RIL, Nurul Mufliha selaku Supervisor dan Admin PT Cakra Vira Sakti, Arif selaku Teknisi PT Cakra Vira Sakti, dan juga korban.

Klaim asuransi ini secara keseluruhan diberikan oleh pihak PT Cakra Vira Sakti senilai dengan harga kendaraan yang hilang yakni Rp16.500.000 dengan potongan pajak 10% menjadi Rp14.550.000.

Kepala Pusbis UIN RIL mengatakan bahwa klaim asuransi ini adalah bentuk cepat tanggap dan tanggung jawab dari pihak kampus.

“Klaim asuransi ini adalah bentuk cepat tanggap dan tanggung jawab kampus terhadap kasus-kasus hilangnya kendaraan di dalam area kampus,” ujarnya.

Beliau juga menjelaskan bahwa tidak hanya kasus ini saja, melainkan kasus kehilangan sebelumnya pun telah diproses. Hanya saja, tidak dipublikasikan dan tentu nya mengikuti prosedur dan Standar Operasional Perusahaan (SOP) yang berlaku.

Ria Aprilia selaku korban mengucapkan rasa terimakasih kepada pihak terkait atas pertanggungjawaban yang telah diberikan.

“Saya sangat berterimakasih kepada pihak-pihak yang telah bertanggung jawab dan membantu proses klaim asuransi yang saya ajukan,” ungkapnya.


Rep: Rage & Wit

Editor: Coboth