Sabtu, 22 Februari 2025

TELAH RESMI DIKUKUHKAN 40 ANGGOTA MAGANG OLEH UKM PERSMA RI 2025

[ Berita ]

Sumber: Content

Raden Intan — Telah resmi dikukuhkan 40 Anggota Magang oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pers Mahasiswa Raden Intan (PersMa RI) tahun 2025 yang dilaksanakan di Anjungan Way Kanan, Pusat Kegiatan Olahraga (PKOR), Bandar Lampung. (Sabtu, 22/02/25)

Kegiatan pengukuhan dengan tema "Membentuk Jurnalis Muda yang Berdedikasi, Berkompeten, dan Berkomitmen" ini berlangsung selama dua hari pada tanggal 21-22 Februari 2025.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ahmad Abizar selaku Staf Ahli UKM PersMa RI, Demisioner, Alumni, jajaran pengurus UKM PersMa RI, serta 40 Anggota Magang yang telah dikukuhkan.

Arzaq Kafassoba selaku Pemimpin UKM PersMa RI dalam sambutannya berharap agar Anggota Magang tetap berkomitmen terhadap UKM.

“Saya berharap terhadap anggota magang agar tetap berkomitmen UKM bukan hanya omongan semata serta dapat menjadi keluarga terhadap satu sama lain,” ujarnya.

Selanjutnya, Selfina Laura salah satu Anggota Magang yang telah dikukuhkan memberikan kesan bahwa ia sangat antusias terhadap acara ini.

“Saya sangat antusias selama acara ini berlangsung karena banyak pengalaman dan wawasan baru yang saya dapatkan. Setiap sesi memberikan pembelajaran berharga, baik dalam hal teori maupun praktik dan itu semakin memperkaya pemahaman saya,” ucapnya.

Reporter: Tala 
Editor: Indepth

Kamis, 20 Februari 2025

SIAPKAN JURNALIS MUDA BERKOMPETEN, PERSMA RI ADAKAN PENGUKUHAN ANGGOTA MAGANG

[ Berita ]

Sumber: Content

Raden Intan — Siapkan jurnalis muda berkompeten, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pers Mahasiswa Raden Intan (PersMa RI) adakan Pengukuhan Anggota Magang Tahun 2025. (Jum'at, 21/02/25)

Acara ini dilaksanakan di Gedung Rektorat Lama Lt.3 Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) dengan mengusung tema "Membentuk Jurnalis Muda yang Berdedikasi, Berkompeten, dan Berkomitmen".

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sri Wahyuni, M.sos selaku Pembina UKM PersMa RI, perwakilan Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Lampung, perwakilan Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) UIN RIL, Demisioner dan Alumni UKM PersMa RI, dan 25 peserta pengukuhan.

Dalam sambutannya, Pembina UKM PersMa RI menyampaikan bahwa menjadi seorang jurnalis dapat dianggap sebagai bentuk ibadah yang bertujuan untuk menyebarkan informasi yang akurat, mendidik, serta menghibur masyarakat.

"Menjadi jurnalis adalah ibadah dalam rangka memberikan informasi yang baik, benar, mengedukasi, sekaligus menghibur masyarakat," ucapnya.

Arzaq Kafassoba selaku Pemimpin Umum menyampaikan tujuan acara ini untuk melahirkan jurnalis baru lebih kritis dengan peristiwa sekitar, berani untuk menyampaikan aspirasi dan kebenaran, berdedikasi, berkompeten, dan berkomitmen. 

Selanjutnya, Radit perwakilan dari UKM PIK-R (Pusat Informasi dan Konseling Remaja) Sahabat selaku tamu undangan menyampaikan bahwa acara yang berlangsung sangat seru dan memotivasi kita untuk terus berkembang.

"Acaranya asik, seru dan juga memotivasi kita untuk terus berkembang. Semoga kedepannya acaranya dapat berlangsung lebih baik lagi," ujarnya.

Reporter: Soft 
Editor: Indepth

Selasa, 18 Februari 2025

MESKI TERKENA BANJIR, PERKEMAHAN SONGSONG RAMADHAN KE-34 UKM PRAMUKA TETAP MERIAH

[ Berita ]

Sumber: Courage

Raden Intan — Meski terkena banjir, kegiatan Perkemahan Song-Song Ramadhan (PSR) ke-34 yang diselenggarakan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Praja Muda Karana (Pramuka) tetap dilaksanakan dengan meriah. (Selasa, 18/02/25)

UKM Pramuka Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL), kembali melaksanakan PSR Ke-34 di Bumi Perkemahaan UIN RIL tepatnya berada di lapangan sepak bola UIN RIL, dengan diikuti oleh 35 pangkalan yang terdiri dari 700 peserta penegak dan 30 pandegak dari seluruh universitas di Indonesia.

Sumber: Courage
Banjir memasuki kawasan tenda peserta.

Meskipun hujan deras melanda daerah Sukarame yang mengakibatkan banjir di beberapa titik dan salah satunya lapangan perkemahan PSR ke-34 yang mengakibatkan sedikit penundaan acara, namun acara mereka tetap harus berjalan hingga hari ini.

Maulbi Dea Wardani selaku Sekertaris Pelaksana PSR Ke-34 mengungkapkan semalam terjadi banjir akibat hujan deras namun hanya berada di beberapa titik saja. 

"Benar semalam memang terjadi banjir tapi tidak semuanya terkena banjir, hanya di bagian dekat Sport Center dan juga pinggir lapangan saja. Untungnya kami sigap menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah  (BPBD) untuk menyedot genang banjir tersebut," ungkapnya.

Jovita Ariani peserta dari pangkalan Sekolah Menengah Atas (SMA) Perintis 2 Bandar Lampung menyampaikan, banjir yang terjadi menjadi hambatan mereka untuk beraktifitas. 

"Banjir yang terjadi semalam menjadi hambatan bagi saya karena setelah banjir surut jalan menjadi licin sehingga sedikit menjadi kendala. Meskipun begitu acaranya cukup meriah dan saya sangat antusias dengan rangkaian acaranya," tuturnya.

Reporter: Pres & Tala
Editor: Indepth

Senin, 17 Februari 2025

KOMISI V DPRD LAKUKAN MEDIASI, AML TAK PERCAYA JIKA HANYA DIWAKILI SATU FRAKSI

[ Berita ]

Sumber: Indepth

Raden Intan — Komisi V dari salah satu fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung melakukan mediasi, Aliansi Mahasiswa Lampung (AML) tidak percaya jika hanya diwakili oleh satu fraksi saja. (Selasa, 18/02/25)

Mediasi dilaksanakan bersama dengan beberapa perwakilan AML dan didengar oleh seluruh pihak yang hadir di depan gerbang kantor DPRD Provinsi Lampung. Mediasi ini merupakan bentuk negosiasi mahasiswa untuk meminta solusi terkait tuntutan-tuntutan yang disampaikan.

Sebelum menjawab tuntutan yang disampaikan AML pada senin (17/02), M. Syukron Muchtar, Lc., M.Ag, selaku Komisi V DPRD Provinsi Lampung dari fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memberikan klarifikasi bahwa fraksi lain sedang tidak ada di Lampung karena menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) di Jakarta.

"Sebelumnya saya klarifikasi, tadi sudah disampaikan juga oleh perwakilan Hubungan Masyarakat (Humas) DPRD bahwa fraksi-fraksi lain bukan tidak ingin menemui masa demonstran tetapi karena sudah terjadwal adanya Bimtek di Jakarta," ujarnya.

Beliau juga menjelaskan bahwa DPRD Provinsi Lampung sudah berkomunikasi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Repunlik Indonesia (DPR RI) komisi X, Komisi XI serta Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Hanya saja sekarang tinggal implementasinya yang perlu kita kawal bersama.

Namun, AML menutup forum dengan pernyataan sikap tidak mempercayai apabila mediasi hanya diwakili oleh salah satu fraksi partai saja dan mereka menuntut komitmen keputusan hasil mediasi dalam kurun waktu 4x24 Jam. 

Muhammad Ammar Fauzan selaku Jendral Lapangan yang juga Presiden Mahasiswa Universitas Lampung (Unila) dalam forum mengatakan, mereka baru dapat percaya apabila ada tanggapan langsung dari para pemimpin fraksi.

"Kami baru bisa percaya jika ada tanggapan ataupun statement langsung dari para pimpinan-pimpinan fraksi partai," ujarnya.

Karya: Courage 
Editor: Indpeth

LEMBAR PERNYATAAN DITANDATANGANI, SERUAN AKSI AML AKAN DITINDAKLANJUTI

[ Berita ]


Foto: Courage


Raden Intan — Lembaran pernyataan yang berisi 3 point tuntutan ditandatangani pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) provinsi Lampung, seruan aksi Aliansi Mahasiswa Lampung (AML) akan ditindaklanjuti. (Senin, 17/02/25) 

Setelah melakukan aksi demonstrasi selama kurang lebih 5 jam, sejak pukul 11.30 WIB — 16.30 WIB, AML berhasil meminta tanda tangan beberapa anggota DPRD Provinsi Lampung untuk menandatangani lembar pernyataan. 

M. Syukron Muchtar, Lc., M.Ag. selaku Komisi V Daerah Pemilihan (Dapil) III Provinsi Lampung menjadi salah satu anggota DPRD yang menandatangani Lembaran pernyataan yang menjadi bentuk komitmen pihak DPRD Provinsi Lampung sebagai tanda bahwa seruan aksi AML diterima dan akan ditindaklanjuti. 

3 poin tuntutan yang terdapat dalam lebaran tersebut yakni mengenai Instruksi Presiden (Inpres) no. 1 tahun 2025, evaluasi kinerja Hak Asasi Manusia (HAM) di provinsi Lampung, dan permasalahan sampah, banjir serta infrastruktur di kota Bandar Lampung.

Komisi V Dapil III Provinsi Lampung dalam mediasi bersama pihak masa demo menyatakan bahwa tuntutan mereka diterima dan akan ditampung.

"Aksi rekan-rekan kami tampung. Pemerintah pun sudah melakukan pendekatan terkait apa yang disuarakan. Aspirasi teman-teman akan kami sampaikan agar bisa disikapi oleh Walikota dan DPRD Kota Bandar Lampung. Kami akan menyikapi dan berkomitmen untuk mengawal tuntutan yang diberikan," ujarnya.

Muhammad Amar Fauzan selaku Jendral Lapangan memberikan tanggapan serta harapannya terkait hasil demonstrasi ini.

"Kami berharap kepada pemerintah untuk bekerja dengan baik, karena kalian dipilih dan dipercaya oleh para rakyat. Jangan menyia-nyiakan kepercayaan rakyat. Serta kami berharap keluh kesah kami dapat ditampung dengan baik," jelasnya.

Reporter: Courage

Editor: Indepth

KLINIK PRATAMA UIN RIL ADAKAN KERJA SAMA DENGAN PUSKESMAS SUKARAME UNTUK DETEKSI RESIKO PTM

[ Berita ]


Sumber: Camera


Raden Intan — Klinik Pratama Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) bekerja sama dengan Puskesmas Sukarame menggelar kegiatan Deteksi Dini Faktor Resiko Penyakit Tidak Menular (PTM) Prioritas. (17/02/25)

Dilaksanakan di Klinik Pratama UIN RIL sebagai bentuk dukungan kepada Pemerintah Pusat di bawah Kementrian Kesehatan dengan tujuan menjaring masyarakat terutama yang berada di wilayah kerja Puskesmas Sukarame dan masyarakat pada umumnya untuk memberikan edukasi kepada mereka tentang penyakit menular dan tidak menular.

Pada kegiatan ini terdapat pemeriksaan Voluntary Counseling and Testing (VCT) Mobile Human Immunodeficiency Virus (HIV) dengan sasaran peserta dari para dosen dan mahasiswa UIN RIL. Terdapat sebanyak 74 peserta hadir dari 118 pendaftar online mulai dari mahasiswa hingga para dosen UIN RIL yang turut serta pada kegiatan ini.

Evi Megasari, S.Kep selaku pelaksana kegiatan memberikan tanggapan bahwa acara ini bagus terutama untuk mahasiswa. 
 
"Acara ini bagus terutama untuk mahasiswa sebagai generasi muda. Semoga selama satu tahun dapat diadakan dua kali dan juga dapat menjaring mahasiswa lebih banyak lagi," harapnya.

Dr. Rika Damayanti, M.Kep., NS.Sp.Kep.J. selaku Kepala Pusat Layanan Kesehatan Masyarakat UIN RIL menyampaikan, acara ini sangat penting untuk diadakan karena fungsi dari klinik ini bukan hanya untuk mengobati penyakit namun lebih kepada program promotif preventif. 

"Acara ini penting banget, karena klinik ini bukan hanya bertujuan mengobati orang yang sakit tapi lebih utama program promotif preventif tadi, harapannya kalau civitas akademika ini semuanya sehat mereka akan jadi lebih produktif," ujarnya. 

Sucipto, S.Ag., M.Ag selaku dosen Fakultas Syariah yang menjadi salah satu peserta menyampaikan acara ini sangatlah bagus, seharusnya sedari lama kegiatan ini diadakan. Ia juga menyarankan agar kegiatan ini dapat diadakan secara berkala sekali setiap tahun atau lima tahun sekali dan tidak hanya terbatas pada Deteksi PTM dan VCT Mobile HIV saja.

Reporter : Camera
Editor: Cerpen

Jumat, 14 Februari 2025

EFISIENSI PEMANGKASAN ANGGARAN, MENKEU JAMIN KIP-K TIDAK TERKENA DAMPAK

[ Artikel ]

Sumber: Falihmedia.com

Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2025 ini berimbas pada program beasiswa dan bantuan pendidikan tinggi. Sejumlah beasiswa seperti Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K), Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI), serta Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (Adik) berpotensi mengalami pengurangan anggaran. 

Dikutip dari liputan6.com dalam Rapat Kerja bersama Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Satryo Soemantri Brodjonegoro memaparkan rincian efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah terhadap program beasiswa. Beberapa program yang terkena pemangkasan di antaranya:
1. Beasiswa KIP-Kuliah: Dari pagu awal Rp14,698 triliun, dipotong Rp1,31 triliun (9%).
2. Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI): Dari Rp194 miliar, dikurangi 10%.
3. Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (Adik): Dari Rp213 miliar, dikurangi 10%.
4. Beasiswa Kerja Sama Negara Berkembang (KNB): Dari Rp85 miliar, dipotong 25%.
5. Beasiswa dosen dan tenaga kependidikan: Dari Rp236 miliar, dipotong 25%.

Pemangkasan anggaran ini beresiko membuat perguruan tinggi mencari pendanaan tambahan melalui kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT). Hal ini tentunya akan menjadi beban untuk mahasiswa terutama bagi yang berasal dari keluarga menengah kebawah. Kekhawatiran ini muncul karena adanya potensi pengurangan anggaran pada beberapa program beasiswa. Namun kabar terbaru yang dikutip dari cnnindonesia.com, Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani menjamin program KIP-K terbebas dari dampak efisiensi anggaran Rp.306,69 triliun.

Beliau merinci jumlah penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar saat ini mencapai 1.040.192 mahasiswa. Beliau juga menegaskan program beasiswa dari pemerintah ini lolos dari efisiensi. "Jumlah anggaran untuk beasiswa KIP-K, untuk 1.040.192 mahasiswa tersebut adalah sebesar Rp.14,69 triliun anggaran tersebut tidak terkena pemotongan," tegasnya dalam Konferensi Pers di Kompleks Parlemen DPR RI, Jakarta Pusat, Jumat (14/2).

Ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa kurang mampu di Indonesia. Dengan memastikan bahwa program KIP-K tidak terdampak oleh efisiensi anggaran, pemerintah menunjukkan bahwa sektor pendidikan tetap menjadi prioritas utama dalam pembangunan sumber daya manusia. 

Pemerintah diharapkan terus melakukan evaluasi dan peningkatan program ini agar dapat menjangkau lebih banyak mahasiswa yang membutuhkan, serta memastikan distribusi dana berjalan dengan transparan dan tepat sasaran. Dengan demikian, keberlanjutan KIP-K di tengah efisiensi anggaran menjadi bukti nyata bahwa investasi dalam pendidikan tetap menjadi prioritas demi masa depan generasi muda Indonesia yang lebih baik.

Karya: Content 
Editor: Indepth