Kamis, 22 Oktober 2026

HMPS SPI UIN RIL RANGKUL MAHASISWA BARU MELALUI OPPM 2026

 [ Berita ]

Foto: Desmia

Raden Intan – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Sejarah Peradaban Islam (SPI) Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL), rangkul mahasiswa baru melalui Orientasi dan Pengembangan Potensi Mahasiswa (OPPM) 2026. (Kamis, 22/10/26)

OPPM merupakan kegiatan orientasi yang ditujukan untuk mengenalkan serta mengembangkan potensi mahasiswa baru SPI, sekaligus menjadi ruang pembinaan awal sebelum mereka aktif dalam kegiatan akademik maupun organisasi di lingkungan kampus.

Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, yakni sejak Kamis, 22 Oktober 2026 s.d. Jumat, 23 Oktober 2026, di Ruang Sidang Fakultas Adab (FA) UIN RIL, dengan mengusung tema "Merajut Solidaritas, Menumbuhkan Integritas, dan Menguatkan Semangat Berorganisasi Membangun Generasi", yang bertujuan untuk merangkul kebersamaan mahasiswa SPI serta menjadikan HMPS SPI sebagai wadah bagi mahasiswa baru untuk berkonsultasi dan beradaptasi di lingkungan kampus.

Turut dihadiri oleh Dr. Muhammad Afif Amrulloh, M.Pd.I., selaku Dekan FA UIN RIL, Dr. Sunarto, M.Pd.I., dan Gilang Kurniawan selaku pemateri, pengurus HMPS SPI, serta 29 peserta.

Dalam sambutannya, Dekan FA UIN RIL menekankan pentingnya keseimbangan antara pencapaian akademik dan penguatan jejaring selama masa perkuliahan. Menurutnya, mahasiswa perlu memanfaatkan kesempatan di bangku kuliah untuk membangun relasi, memperluas pengalaman, serta mengembangkan potensi diri melalui berbagai kegiatan.

Pada hari pertama, terdapat dua pemateri yang menyampaikan materi mengenai cara membentuk karakteristik kepemimpinan mahasiswa dalam berorganisasi, dan pelatihan administrasi kesekretariatan HMPS SPI.

Dalam pemaparannya, Dr. Sunarto, M.Pd.I., menjelaskan bahwa meskipun berbagai informasi kini dapat diakses melalui Artificial Intelligence (AI), tetapi pembentukan etika dan akhlak tetap membutuhkan pembiasaan serta keteladanan. Ia juga membedakan karakter sebagai kebiasaan atau perilaku yang dipengaruhi budaya dengan akhlak yang bersumber dari Al-Qur’an.

"Meskipun saat ini berbagai informasi dapat kita akses melalui Artificial Intelligence (AI), tetapi etika, karakter, dan akhlakul karimah harus dibentuk melalui pembiasaan dan keteladanan," ujarnya.

Muhammad Alvi Arzaky, salah satu peserta dari Program Studi (Prodi) SPI angkatan 2026 yang juga menjabat sebagai ketua angkatan, menyampaikan bahwa ia mengikuti kegiatan ini untuk lebih mengenal jurusannya serta mempererat hubungan dengan teman-teman seangkatan. Ia juga menilai materi yang disampaikan oleh pemateri sangat berkesan dan bermanfaat baginya.

"Saya mengikuti kegiatan ini untuk lebih mengenal jurusan saya, dan mempererat hubungan dengan teman-teman. Lalu, materi materi yang disampaikan itu sangat bermanfaat bagi saya," ujarnya.

Selanjutnya, Putri Ayu Niken Sari selaku ketua HMPS SPI berharap kegiatan OPPM 2026 tidak hanya berhenti pada pelaksanaannya di hari ini, melainkan nilai-nilai dari tema yang diangkat dapat terus diimplementasikan dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh mahasiswa SPI kedepannya.

Reporter: Desmia

Editor: Byline

Tidak ada komentar:

Posting Komentar