Kamis, 23 Januari 2025

TELAH TERBIT ANTOLOGI EDISI III TAHUN 2024

 [ Antologi ]



Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Salam Pers Mahasiswa! 

UKM PersMa Raden Intan dengan bangga mempersembahkan terbitan pada kepengurusan 2023/2024 yaitu Antologi Edisi III Tahun 2024 dengan judul "Vidyodaya Mandala (Lingkaran Ilmu)".

Dalam Antologi Puisi ini kami menyajikan karya sastra berupa Puisi mengenai seluk beluk dunia pendidikan yang di tulis langsung oleh Anggota UKM PersMa Raden Intan.

Yuk lihat terbitan terbaru kami melalui link di bawah ini 👇🏻

https://bit.ly/AntologiEdisiIIIPersMaRI

Selasa, 21 Januari 2025

UIN RIL NUANSA BARU, HADIRI KANOPI RAMAH PEJALAN KAKI

 [ Opini ]


Sumber: Courage

Pembangunan kanopi di UIN RIL, terutama dalam konteks Hari Pejalan Kaki Nasional adalah langkah yang patut diapresiasi. Hal ini menunjukkan komitmen kampus untuk menciptakan lingkungan yang lebih ramah bagi pejalan kaki, sekaligus mendukung gaya hidup sehat dan berkelanjutan.

Pembangunan kanopi di kampus memiliki potensi besar untuk meningkatkan kenyamanan dan fungsionalitas ruang terbuka bagi mahasiswa, dosen, dan staf. Di lingkungan kampus yang seringkali padat dan penuh aktivitas, kanopi memberikan perlindungan terhadap cuaca seperti hujan atau terik matahari. Saya rasa hal ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan pejalan kaki, tetapi juga dapat mendukung suasana kampus yang lebih kondusif untuk belajar dan berinteraksi.

Selain itu, kanopi juga dapat berfungsi sebagai ruang transisi yang memperindah lanskap kampus. Dengan desain yang menarik dan estetik, kanopi dapat menjadi elemen penting dalam mempercantik ruang terbuka kampus, menciptakan area teduh yang cocok untuk istirahat, diskusi, atau kegiatan sosial. Kampus yang menyediakan ruang terbuka yang nyaman akan menciptakan lingkungan yang mendukung produktivitas dan kesejahteraan mahasiswa.

Beberapa mahasiswa UIN RIL memberikan tanggapan dengan adanya pembangunan kanopi oleh pihak kampus.

Hariansyah Muhammad Siddik salah satu mahasiswa UIN RIL yang ia merasa senang dengan adanya pembangunan kanopi di UIN sangat berguna dan bermanfaat bagi lingkungan UIN RIL khususnya untuk pejalan kaki sebagai pelopor utama green campus.

Selain itu, Putrie Anindya Salsabella mahasiswa UIN RIL lainnya memberi tanggapan bahwa dengan dibangunnya kanopi bukan hanya sebagai tempat meneduh, melainkan memberikan kesan yang estetik terhadap lingkungan kampus.

Lalu AM (nama samaran) salah satu mahasiswa UIN RIL memberi harapan. Ia berharap agar pembangunan kanopi tidak luput akan pemeliharaan secara berkala untuk menjaga kualitas kanopi. 

Namun saya rasa hal ini hanya meninggalkan kenyamanan, untuk mencapai manfaat optimal, penting untuk memastikan bahwa pembangunan kanopi mempertimbangkan faktor-faktor seperti kualitas bahan, keberlanjutan, dan integrasi desain dengan arsitektur kampus. Keberlanjutan juga perlu diperhatikan dengan pemilihan material ramah lingkungan dan perawatan yang rutin agar kanopi dapat bertahan lama dan tetap memberikan manfaat jangka panjang.

Secara keseluruhan, pembangunan kanopi di kampus adalah langkah positif yang tidak hanya meningkatkan kenyamanan fisik, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan kampus yang lebih ramah lingkungan dan mendukung kesejahteraan komunitas akademik.

Karya: Presence
Editor: Indepth

Senin, 20 Januari 2025

TELAH TERBIT BULETIN EDISI 8 TAHUN 2024

 [ Buletin ]




Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Salam Pers Mahasiswa! ✊🏻

UKM PersMa Raden Intan dengan bangga mempersembahkan terbitan pada kepengurusan 2023/2024 yaitu Buletin Edisi 8 Tahun 2024 dengan judul “Klinik Kesehatan Menyongsong Era Perubahan”. 

Dalam edisi kali ini, kami akan membahas topik menarik yang menjadi sorotan di lingkungan kampus yaitu: "Gedung Klinik Kesehatan" pertama yang hadir di UIN Raden Intan Lampung. 

Selain itu, di dalam Buletin ini terdapat karya lain berupa Feature, Opini, Artikel, Cerpen, dan Puisi.

Jadi tunggu apalagi, yuk cek terbitan terbaru kami melalui tautan di bawah ini 👇👇👇

Rabu, 15 Januari 2025

WASPADALAH HMPV MULAI MENYEBAR, CEGAH DAN KENALI GEJALANYA

[ Artikel ]


Sumber: health.detik.com

China saat ini tengah menjadi perhatian dunia dengan merebaknya kasus infeksi Human Metapneumovirus (HMPV). Dilansir dari kemkes.go.id, Virus HMPV adalah virus pernapasan yang dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan akut. Virus ini tidak hanya ditemukan di China tetapi sudah menyebar di seluruh dunia termasuk Indonesia.

Meski terdengar mengkhawatirkan, Dilansir dari Metrotvnews.com, Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin menyatakan, HMPV merupakan virus yang sudah lama dikenal dalam dunia medis. HMPV ini pertama kali ditemukan oleh peneliti di Belanda pada tahun 2001 dan termasuk dalam keluarga Pneumoviridae, yang memiliki kaitan erat dengan Respiratory Syncytial Virus (RSV). Hal ini berbeda dengan Covid-19 yang merupakan virus baru dengan penyebab dan pola penyebaran yang awalnya tidak diketahui.

Biasanya, HMPV lebih aktif selama musim dingin hingga awal musim semi, yang menyebabkan peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan pada periode tersebut. HMPV dapat menyerang semua kelompok usia, tetapi tidak selalu berbahaya bagi individu dewasa yang sehat. Anak-anak, lansia, serta orang dengan sistem imun yang lemah atau penyakit kronis, lebih rentan mengalami komplikasi serius akibat infeksi ini. 

Gejala infeksi HMPV sering menyerupai flu biasa, seperti:  
- Batuk, pilek, atau hidung tersumbat.  
- Demam.  
- Sakit tenggorokan.  
- Sesak napas.  
- Kelelahan dan kehilangan nafsu makan.
  
Namun, infeksi ini dapat berkembang menjadi pneumonia atau bronkiolitis dalam kasus tertentu, terutama pada kelompok rentan. Hingga saat ini, belum ada vaksin khusus untuk mencegah infeksi HMPV. 

Tetapi, kita dapat mengurangi risiko penularan dengan langkah-langkah berikut:  
1. Cuci tangan secara rutin menggunakan sabun dan air mengalir, terutama setelah menyentuh benda yang banyak disentuh orang lain.  
2. Hindari menyentuh wajah jika tangan belum bersih.  
3. Gunakan masker, terutama di tempat umum atau saat berada di sekitar orang yang sakit.  
4. Tutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin dengan tisu atau siku bagian dalam.  
5. Bersihkan permukaan benda yang sering disentuh, seperti meja, gagang pintu, atau ponsel, dengan disinfektan.  
6. Tingkatkan imunitas tubuh dengan menjaga pola makan sehat, olahraga teratur, istirahat yang cukup, dan mengonsumsi air yang cukup.  
7. Hindari kontak dengan orang yang sedang sakit untuk meminimalkan risiko tertular.  
8. Segera periksakan diri ke dokter jika mengalami gejala yang memburuk, seperti sesak napas atau demam tinggi.  

HMPV memang bukan ancaman baru, tetapi harus waspada terhadap penularannya. Segera memeriksakan diri jika muncul gejala. Kita dapat melindungi diri dan orang lain dari risiko infeksi virus ini. Pencegahan selalu menjadi langkah terbaik untuk melindungi kesehatan diri dan mencegah penyebaran penyakit di lingkungan sekitar.

Karya: Adline 
Editor: Indepth

Jumat, 10 Januari 2025

MENYUARAKAN PEDULI LINGKUNGAN DI PULAU PLASTIK

[ Resensi ]


Sumber: Kompasiana.com

Identitas Film

Judul Film: Pulau Plastik 
Jenis Film: Dokumenter
Sutradara: Rahung Nasution dan Dandhy Dwi Laksono
Produksi: Visinema Pictures, Kopernik, Akarumput dan WatchdoC
Durasi: 97 menit 47 detik 
Tahun Tayang: 2021

Film Pulau Plastik menceritakan tentang perjuangan tiga individu yang berdedikasi melawan polusi plastik sekali pakai sebagai bentuk pencemaran lingkungan di Indonesia yang di tokohi oleh Gede Robi seorang vokalis band Navicula asal Bali, Tiza Mafira seorang pengacara muda dari Jakarta, dan Prigi Arisandi seorang ahli biologi dan penjaga sungai dari Jawa Timur. Film ini adalah sebuah kumpulan vidio dokumenter yang mana mereka menelusuri sampah plastik yang menyusup rantai makanan manusia serta mengatasi polusi sampah plastik di laut. 

Gede beserta kedua rekannya menjelaskan bagaimana plastik tersebut sangat sulit terurai, dan pemahaman edukasi kepedulian terhadap bumi kepada masyarakat-masyarakat yang peduli dengan lingkungan dan melakukan pembersihan di pulau Damar Besar yang terletak tidak jauh dari Tanjung Priok. Selain itu, disela-sela film menampilkan gede sedang konser bersama bandnya sambil menyuarakan peduli lingkungan. 

Selanjutnya ditampilkan juga kumpulan berita-berita isu sampah plastik tersebut dan uji lab bahwa seekor ikan bahkan feses manusia terkontaminasi micro plastik. Puncak dari cerita film ialah terdapat sebuah pawai tolak plastik sekali pakai yang dilakukan tanpa adanya sponsor terjadi di Bundaran Hotel Indonesia (HI) Jakarta, pada 21 Juli 2019. Diikuti lebih dari 1000 orang dan sejumlah artis Indonesia seperti Aurelie moeremans dan Susi Pudjiastuti. Adegan akhir film ini diakhiri dengan konser band Navicula oleh Gede di Bundaran HI

Film dokumenter ini fokus mengangkat sebuah fakta isu sampah plastik dan adanya edukasi pentingnya menjaga bumi. Banyak pesan moral bagi para penonton dan yang tidak kalah penting mengajak masyarakat untuk memahami pentingnya menjaga lingkungan dan peduli terhadap bumi. Film ini direkomendasikan untuk para masyarakat Indonesia agar mengetahui tentang pentingnya pengelolah sampah plastik, para tokoh juga sangat menyadarkan kepada penonton tentang bahayanya sampah plastik.

Selain dengan kelebihan dalam film dokumenter ini, latar waktu tidak dicantumkan pada perjalanan tokoh. Film hanya menvisualisasikan pawai tolak plastiknya saja. Kemudian dalam cerita ini menyebutkan jumlah dari plastik-plastik tersebut tanpa menyantumkan sumber. Sehingga jumlah tersebut belum pasti lebih atau kurangnya. Film ini sedikit membosankan karena hanya berisi dokumenter para tokoh saja serta audio yang dihasilkan dalam film ini tidak terlalu jelas. 

Karya: Courage
Editor: Novel

TERJADI KEMBALI, MAHASISWA AKS UIN RIL KEHILANGAN MOTOR DI AREA KAMPUS

[ Berita ]


Parkiran Gedung Dekanat FEBI

Raden Intan — Terjadi kembali, mahasiswa program studi (prodi) Akuntansi Syariah (AKS) Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) kehilangan sepeda motor di area kampus. (Jum'at, 10/01/25) 

Peristiwa ini terjadi pada Kamis (09/01) di parkiran Gedung Dekanat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Pemilik kendaraan tersebut merupakan mahasiswa semester akhir yang sedang melakukan bimbingan.

Korban berinisial AA menjelaskan, motor yang ia parkir di Gedung Dekanat FEBI dengan plat BE 2584 AFU hilang ketika sedang bimbingan. Ia sempat pindah dari gedung ke gedung untuk menemui dosen pembimbing dan baru menyadari motornya hilang sekitar pukul 12.00 WIB.

AA selaku korban dalam wawancaranya mengatakan, setelah menyadari motornya hilang, ia langsung melaporkan kepada satpam yang bertugas di area tersebut.

"Saya langsung melaporkan kepada satpam yang bertugas disekitaran parkiran tersebut dan diarahkan untuk melaporkan ke pihak PT. Cakra Vira Sakti untuk mengajukan klaim asuransi," jelasnya. 

Nurul Mufliha selaku Supervisor dan Admin PT. Cakra Vira Sakti membenarkan dan menjelaskan, kehilangan motor yang terjadi kemarin murni kelalaian Satuan Pengaman (Satpam) dan pihak Cakra siap bertanggung jawab.

"Memang benar adanya hilang kendaraan motor di Gedung Dekanat FEBI pada hari Kamis kemarin dan murni kelalaian satpam tetapi kami tetap bertanggung jawab dengan catatan korban melengkapi persyaratan pengajuan klaim asuransi," jelasnya.

Namun, dalam kasus ini pihak Satpam menolak untuk dimintai keterangan. Dengan alasan dapat mencoreng nama baik Instansi dan lembaga yang bertanggung jawab karena maraknya terjadi pencurian sepeda motor di dalam area kampus UIN RIL.


Reporter: Courage 

Editor: Indepth

Sabtu, 04 Januari 2025

INILAH BARANG DAN JASA MEWAH TERKENA TARIF PPN 12%

 [ Artikel ]

Sumber: Kaltimpost

Tahun 2025, masyarakat Indonesia disambut dengan kebijakan baru. Pemerintah Indonesia telah memutuskan untuk meningkatkan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk barang-barang mewah. PPN merupakan pajak yang dikenakan setiap transaksi barang dan jasa yang dikonsumsi oleh masyarakat.

Kenaikan PPN ini sebesar 12% yang sebelumnya gencar diperbincangkan pada akhir tahun 2024. Sampai adanya protes dengan aksi demo yang dilakukan dibeberapa titik daerah di Indonesia dan juga protes melalui media sosial. Ini merupakan bukti penolakan rakyat Indonesia terhadap kebijakan tersebut. 

Pemerintah sebelumnya mengumumkan rencana kenaikan PPN dari tarif semula 11% menjadi 12% pada tahun 2025. Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pendapatan negara untuk membiayai program pembangunan. Kenaikan tarif PPN dari 11% menjadi 12% ini merupakan amanah Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP).

Dilansir melalui laman antara.news.com, pada 31 Desember 2024, Presiden Prabowo Subianto meresmikan bahwa kenaikan tarif PPN 12% hanya untuk barang dan jasa mewah di Kantor Kementerian Keuangan. Pemerintah tetap memberikan fasilitas bebas PPN atau PPN tarif 0% berkenaan dengan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat umum dan mempengaruhi hajat hidup orang banyak. 

Berikut barang mewah yang mengalami kenaikan PPN yang dilansir dari laman cnbcindonesia.com yang merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia (RI) Nomor 42/PMK.010/2022 dan Nomor 15/PMK.03/2023 : 

1. Kelompok kendaraan bermotor seperti: Angkutan orang yang berkapasitas 15 orang, kendaraan bermotor berkabin ganda, mobil golf, kendaraan khusus diatas salju, pantai, gunung, atau kendaraan sejenisnya, kendaraan yang beroda 2 atau 3 dengan mesin piston berkapasitas lebih dari 250cc, kendaraan beroda yang harus ditarik oleh kendaraan lain (trailer), kendaraan berkapasitas isi silinder lebih dari 4.000cc.

2. Kelompok hunian mewah, apartemen, kondominium, town house, dan sejenisnya dengan harga jual sebesar Rp30.000.000.000,00 (tiga puluh miliar rupiah) atau lebih.

3. ⁠Kelompok balon udara dan balon udara yang dapat dikemudikan, pesawat udara lainnya tanpa tenaga penggerak.

4. ⁠Kelompok peluru senjata api dan senjata api lainnya, kecuali untuk keperluan negara: peluru dan bagiannya, tidak termasuk peluru senapan angin.

5. ⁠Kelompok pesawat udara selain yang dikenakan tarif 40% (kecuali untuk keperluan negara atau angkutan atau angkutan udara niaga), seperti helikopter dan pesawat udara, serta kendaraan udara lainnya.

6. Kelompok senjata api dan senjata api lainnya, kecuali untuk keperluan negara: senjata artileri, revolver dan pistol.

7. ⁠Kelompok kapal pesiar mewah, kecuali untuk keperluan negara atau angkutan umum: Kapal pesiar, dan kendaraan air semacam itu terutama yang dirancang untuk pengangkutan orang, kecuali untuk kepentingan negara angkutan umum. Serta kapal pesiar ringan (yacht), kecuali untuk kepentingan negara angkutan umum atau usaha pariwisata.

Barang dan jasa yang tidak mengalami kenaikan PPN termasuk bahan kebutuhan pokok seperti beras, daging, ikan, telur, sayur, susu segar, gula konsumsi, jasa pendidikan, jasa kesehatan, jasa angkutan umum, jasa tenaga kerja, jasa keuangan, jasa asuransi, buku, vaksin polio, rumah sederhana dan sangat sederhana, rusunami, serta pemakaian listrik dan air minum.

Penerapan PPN hanya pada barang mewah adalah langkah strategis yang bertujuan untuk meringankan beban pajak masyarakat umum dan meningkatkan penerimaan dari konsumsi kelas atas. Namun, kebijakan ini harus dirancang dan diterapkan dengan hati-hati agar tidak mempersempit basis pajak atau menciptakan celah penghindaran pajak.

Pemerintah perlu memastikan bahwa kebijakan ini berjalan transparan, didukung pengawasan yang kuat, serta disertai inovasi untuk memperluas sumber penerimaan negara lainnya. Dengan demikian, keadilan pajak dapat tercapai tanpa mengorbankan stabilitas ekonomi nasional. Apakah anda yakin masih ingin mengadopsi barang mewah? 


Karya: Art 

Editor: Indepth