Jumat, 10 Juni 2022

MERESTORASI LINGKUNGAN DENGAN KAMPANYE, UKM MAHARIPAL BAGIKAN GOODIE BAG

Berita


Raden Intan — Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Raden Intan Pencinta Alam (Maharipal) Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) mengadakan kegiatan Aksi Lingkungan pembagian Gooddie Bag dan pembersihan di lingkup UIN RIL. (Sabtu, 11/06/22)

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jum'at (10/06) dengan mengusung tema, “Merestorasi Lingkungan Dengan Kampanye” dalam upaya memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Selain itu, kegiatan ini merupakan acara tahunan Diskusi dan Aksi (Disisi) yang bertujuan untuk pencegahan dengan menyadarkan masyarakat mengenai bahaya sampah plastik di lingkungan. Berhubung dengan itu, UKM Maharipal memberikan solusi untuk menggunakan goodiebag menjadi pengganti plastik.

Adapun, Goodiebag dibagikan kepada pihak Fakultas, Rektorat, Akademik, serta kepada Mahasiswa yang ada di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) UIN RIL.


Muhammad Riski Amarsani selaku Kepala Divisi Lingkungan Hidup UKM Maharipal memberi pesan agar bijak dalam menggunakan sampah plastik. 

“Bijaklah dalam menggunakan sampah plastik. Sebenarnya sampah plastik pertama kali digunakan dapat dipakai secara berkelanjutan, namun banyaknya produk yang dikeluarkan sehingga membuat plastik dianggap sekali pakai dan membuat lingkungan menjadi tercemar.” Tutur Muhammad Riski.

Selain itu Dena Salma selaku anggota UKM Maharipal berharap masyarakat UIN RIL dapat terbiasa dengan goodiebag tanpa menggunakan plastik. 

“Semoga dengan kita menggunakan sarana goodiebag setidaknya kita bisa membiasakan masyarakat UIN RIL untuk diet plastik, serta praktis dapat dibawa kemanapun, dan sapat digunakan berulang kali.” Ujar Dena.

Rep: Yawal & Farah

Editor: Up

Kamis, 09 Juni 2022

BULLETIN UKM PERSMA RI EDISI KE-V TAHUN 2022

Bulletin UKM Persma RI edisi-V tahun 2022



Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Tabik pun 🙏

Haloo sobat PersMa RI dan seluruh pembaca persma.radenintan.ac.id 

Apa kabar kalian semua? Semoga di mana pun dan kapan pun kalian selalu dalam keadaan sehat Aamiin 🥰🙏

----

Lagi dan lagi kami dari UKM Pers Mahasiswa Raden Intan dengan bangga mempersembahkan terbitan terbaru kami yaitu bulletin edisi ke-5 tahun 2022 dengan tajuk "DINAMIKA POLITIK KAMPUS KIAN PUPUS" yang Alhamdulliah dapat rampung di tengah-tengah kesibukan anggota PersMa RI sebagai Mahasiswa.

Terbitan kali ini adalah terbitan khusus yang dikerjakan oleh para anggota magang PersMa Raden Intan. Di dalamnya mengulas informasi terbaru mengenai Ormawa serta politik kampus tercinta. 

Penasaran bukan? 🤣

Yuk segera cek terbitan terbaru kami dengan mengklik link di bawah ini 🥳

-----

Terakhir, kami menginfokan bahwasanya web utama kami https://persma.radenintan.ac.id/ sedang dalam masa perbaikan untuk itu seluruh berita dan terbitan UKM kami, akan di up melalui https://ukmpersmahasiswaradenintan.blogspot.com/?m=1 

Terima kasih atas perhatiannya 
wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh 🙏🙏



(KLIK LINK DI BAWAH INI DAN UNDUH BULLETIN SECARA GRATIS)

https://bit.ly/BulletinUKMPERSMARI

Rabu, 08 Juni 2022

FILM KARYA UKM-F RFK UIN RIL JUARA RUNNER UP SE-PROVINSI LAMPUNG

Berita



Raden Intan - Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas (UKM-F) Rumah Film KPI (RFK) UIN Raden Intan Lampung mendapatkan juara Runner Up 1 Se-Provinsi Lampung dalam perlombaan Kompetisi Film Pendek Islami (KFPI). (Rabu, 08/06/22)

Perlombaan ini diselenggarakan oleh Kantor Wilayah (Kanwil) Provinsi Lampung serta tema yang diangkat yaitu, "Ku Syiar Dengan Caraku" dengan jumlah 55 peserta KFPI. Adapun pengumuman diselenggarakan pada Selasa (07/06) di Hotel Emersia Bandar Lampung.

Judul yang diangkat yaitu "Sembunyi Di Balik Topeng" serta terdapat 38 crew UKM-F RFK yang terlibat dalam produksi film ini. Adapun pesan yang tertanam pada film ini berisi sebagai manusia tidak boleh menaruh dendam pada orang lain serta janganlah melakukan kecurangan atau tidak amanah terhadap siapapun.

Gilang Robani selaku Sutradara menyampaikan rasa syukurnya mendapatkan juara Runner Up I. 

"Saya sangat bersyukur dan bahagia atas predikat diperoleh saat ini. Dari awal saya juga sudah menyampaikan pada seluruh crew bahwa apapun hasilnya kita harus terima.” Ucap Gilang.

Kemudian, Eriko Ramadhan selaku Ketua Umum UKM-F RFK menyampaikan pesan serta ucapan terimakasih.

 "Saya berpesan untuk seluruh crew jangan terlena dengan pencapaian ini, tetapi harus bisa menjadi motivasi untuk kedepannya agar menjadi yang lebih baik lagi. Saya juga mengucapkan terimakasih untuk semua crew atas segala jeripayahnya dan terimakasih juga kepada orang-orang yang telah memberikan support dan doa nya, karena bukan tentang apa hasilnya tapi bagaimana perjuangannya.” Tukas Erico.


Rep: Edi

Editor: Up

Senin, 06 Juni 2022

UKM INKAI UIN RIL, RAIH MEDALI KARATE WALIKOTA CUP 2022

Berita


Raden Intan - 6 Anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) INKAI Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) meraih juara dalam perlombaan Karate Walikota Cup Tingkat Daerah dalam rangka hari jadi kota Bandar Lampung (06/06/22).

Kejuaraan ini diselenggarakan oleh Federasi Karate-do Indonesia (FORKI) Kota Bandar Lampung selama tiga hari, terhitung sejak tanggal 27-29 Mei 2022. Sekaligus Pelantikan Pengurus Cabang 

FORKI Kota Bandar Lampung di Gor Sumpah Pemuda.

Anggota UKM Inkai yang mendapatkan juara yaitu serbagai berikut:

1. Dhiya'Salsabila Todi dari Jurusan Ekonomi Syariah, juara 1 Kata perorangan putri U-21.

2. Oktafia Pratiwi dari Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, juara 3 Kata perorangan putri U-21.

3. Yusuf Arief Sena Kurniawan dari Jurusan Psikologi Islam, juara 2 kata perorangan putra U-21.

4. Akmam Haikal Farabi dari Jurusan Managemen pendidikan Islam, juara 2 Kumite 60Kg U-21.

5. Arianto Efendi dari Jurusan Bimbingan Konseling Islam, juara 2 Kumite 60Kg U-21.

6.Tegar Sukma Permadi dari Jurusan Managemen Bisnis Syariah, Juara 3 Kumite 60Kg U-21.

Yusuf Arief Sena selaku salah satu pemenang dikejuaraan ini pun bersyukur telah mewakili UIN RIL serta dapat berkontribusi untuk memberikan prestasi untuk kampus. 

"Alhamdulillah saya masih diberi kesempatan untuk mewakili UKM Inkai UIN RIL dalam mengikuti perlombaan Walikota Cup, dan alhamdulillah saya masih bisa berkontribusi dalam memberikan prestasi untuk kampus terkhusus UKM Inkai UIN Raden Intan Lampung. Saya bersyukur dengan hasil yang sepadan dengan usaha." Tutur Yusuf.

Ketua Umum UKM INKAI pun turut memberikan harapan mengenai hal ini,

"Semoga kedepannya lebih baik lagi karena bukan hanya nama diri sendiri tetapi juga ada nama UKM dan Universitas yang akan di bawa. saya pribadi sangat bangga apa yg di peroleh dari atlet apapun hasilnya, sangat mengapresiasi atas usahanya untk menambah jam terbang lebih banyak lagi." Ujarnya.


Rep: Farah

Editor: Up

Minggu, 05 Juni 2022

GEN Z THINKING MENILIK LGBT, KOLABORASI LDC DAN MATA PENA ADAKAN WEBNAS

Berita


Room : Zoom Meeting LDC dan Mata Pena FS


Raden Intan - Law Debate Comunity (LDC) dan Mata Pena Fakultas Syariah (FS) berkolaborasi mengadakan webinar nasional dengan Tema "Gen Z Thinking Menilik LGBT Melalui Perspektif Hukum, Psikologi, Agama dan Seksualitas" online via zoom meeting (Minggu, 05/06/22).

Webinar Nasional ini dihadiri oleh 90 peserta baik dari kalangan Mahasiswa, dosen, fasilitator, serta media partner. Webinar ini berdiskusi mengenai LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender) dalam berbagai sudut pandang, Meningkatkan kesadaran kritis mahasiswa dalam berbagai isu terutama yang menjadi perhatian publik. Meningkatkan peran media sebagai penyalur informasi dalam berbagai isu termasuk LGBT.

Cindani Trika Kusuma, S. Psi,. M. Psi selaku Psikolog Klinis (Perspektif Psikologi) memaparkan beberapa materi mengenai Generasi Z dalam pemikiran Psikologi.

"Dalam Fasih Telnologi Mereka (Gen Z) dapat mengakses berbagai informasi yang mereka butuhkan secara mudah dan cepat, baik untuk kepentingan pendidikan maupun kepentingan hidup kesehariannya dan sosial mereka sangat intens berkomunikasi dan berinteraksi dengan semua kalangan, khususnya dengan teman sebaya melalui berbagai situs jejaring." Papar beliau.

"Mereka (Gen Z) multitasking. Bisa membaca berbicara menonton atau mendengarkan musik dalam waktu yang bersamaan, Cepat berpindah dari satu pemikiran/pekerjaan kepemikiran/pekerjaan lain (fastswitcher)" Tambah beliau.

Selanjutnya Dion Inli Saputra Mahasiswa Jurusan Hukum Tata Negara semester 6 juga selaku peserta mengatakan bahwa tema yang diambil sangat menarik.

"Isu LGBT ini sedang hangat-hangat nya di bahas di tengah-tengah masyarakat, dalam webinar ini cukup lengkap membahas lgbt dari berbagai perspektif yaitu agama,hukum psikologi dan seksualitas" Ujarnya.


Rep: Ayuna

Editor: Up

Rabu, 01 Juni 2022

UIN RIL TIADAKAN PEMBAYARAN INFAQ MASJID

Berita 


Sumber gambar: Humas UIN Raden Intan Lampung

Raden Intan — UIN Raden Intan Lampung tiadakan pembayaran infaq masjid Safinatul Ulum dikarenakan pembangunan telah selesai dan telah diresmikan pada tanggal 27 Desember 2021.  (Rabu, 01/06/22)

Dra. Farida selaku Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja sama UIN RIL, membenarkan terkait peniadaan pembayaran Infaq Masjid Safinatul Ulum UIN RIL. 

"Sudah tidak ada infaq lagi, karena pembangunan sudah selesai dan insyallah sudah tidak ada tagihan lagi." Ujar beliau ketika diwawancarai via WhatsApp 

Diketahui sebelumnya, mahasiswa baru diwajibkan untuk membayar infaq Masjid Safinatul Ulum dengan minimal Rp500.000 (Lima ratus ribu rupiah) hingga Rp1.000.000. (Satu juta rupiah) Hal ini sesuai dengan surat nomor 05/PAN.MBU/2018 Perihal Himbauan Infaq Pembangunan Masjid Kampus.

Adapun Rifky selaku mahasiswa baru jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) juga memberikan keterangan bahwa tidak ada pembayaran infaq masjid.

"Untuk pembayaran UKT kami sudah bayar. Untuk infaq tidak ada, tetapi ada format kesedian membayar infaq, setelah saya tanyakan ke grup Calon Mahasiswa Baru katanya hanya bayar UKT saja." Ujar Rifky.

Selain itu, Ibu Farida juga memberi selamat dan berharap kepada para mahasiswa baru UIN RIL dapat menjadi bagian dari UIN RIL yang membanggakan, 

"Selamat bergabung di Kampus Hijau dan asri UIN Raden Intan, semoga dapat menjadi bagian dari almamater yang membanggakan dengan akademik dan berakhlak karimah." Lanjut Ibu Farida.



Rep: Elsya

Editor: Up

Kamis, 07 Januari 2021

KATROL MONETER UANG KULIAH

                                Ilustrasi 

Kemungkinan tahun 2021 akan menjadi tahun penyembuhan mungkin akan secepatnya terealisasikan, setelah diketahui bahwa vaksin covid-19 telah sampai di Indonesia dan di bagikan  per wilayah termasuk provinsi Lampung.

akibat pandemi yang tak kunjung henti sempat membuat perekonomian masyarakat melandai, namun saat ini Masyarakat  mulai membenahi perekonomian akibat covid-19. Walau sudah dibenahi belum berarti semua telah normal. Kesulitan tetap dirasakan walau tidak separah bulan pertama saat pandemi. 

Para orang tua berusaha keras mencari pundi pundi rupiah untuk memenuhi kebutuhan keluarga mereka, termasuk pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) anak mereka.  Karena semua akan selesai dengan uang, jika uang tidak ada maka apa yang dapat digunakan sebagai penunjang kehidupan?

                       Sumber : Freepik
   
Banyak kata "seharusnya" yang jadi pengharapan pada saat ini.  Tapi mereka seolah tuli dan enggan peduli seberapa kerasa teriakan itu tidak akan pernah terdengar. 

Masyarakat menanti kebijaksanaan pemerintah dalam menyikapi krisis perekonomian selama pandemi terjadi. Tapi hasilnya pembayaran Uang Kuliah Tunggal atau UKT tetap seperti biasanya tanpa "kebijaksanaan" dan tanpa "pemakluman". 

Tentu hal ini membuat sesak para orang tua, kembali memutar otak bagaimana cara menghasilkan uang dengan cepat untuk biaya kuliah dan penunjang pembelajaran anak selama daring. 

Kuliah daring mungkin bisa menjadi pencegah penularan covid-19 namun tidak bisa menjadi pemakluman dalam keharusan. Ketika daring dosen tidak secara full dapat memberikan materi selayaknya pembelajaran secara offline. Ada kampus yang mengizinkan melakukan praktikum secara offline, namun ada juga yang melarang melakukan secara offline jadi semuanya harus online. Apakah daring membantu mahasiswa? Jawabannya tidak. Lalu apakah semuanya sepadan dengan UKT tetap yang dibayarkan para orang tua pada Universitas? Kalau dipikir-pikir tentu saja tidak.
Saat seharusnya anak menerima materi secara full saat daring bisa saja dosen tidak menjalankan tugas sesuai poksinya dan memberatkan dengan tugas. Tentu semuanya tampak tidak seimbang, namun kembali lagi tidak ada pemakluman kondisi atas suatu kewajiban karena yang mereka butuhkan nominal bukan kata "ikhlas".

Sempat beredar surat dari Kementerian Agama Republik Indonesia Direktorat Jenderal pendidikan islam nomor B.3.1/DJ.i/Dr.I.III/PP. 009/01/2021 tentang undangan daring Penyusunan KMA keringanan UKT dampak pandemi covid-19 yang dilaksanakan pada 6 Januari 2021 lalu. Sejenak menjadi angin segar untuk para mahasiswa, namun setelah ditunggu tidak ada kabar lanjutan akan kepastian dari surat yang beredar. Tentu yang dinanti adalah hasil positif dan menguntungkan bagi para orang tua, tapi kalau dari pihak universitas seolah bungkam ketika ditanya perihal hasil dari KMA keringanan UKT maka tidak ada gunanya Dirjen Pendis memberikan harapan seolah pemerintah dan  pihak universitas mengerti dan memahami situasi. Namun nyata nya mereka hanya bisa memadamkan sebelum kembali membakar .

Masyarakat selalu mengharapkan "pemakluman" baik pemerintah maupun pihak universitas, karena pandemi tetap menjadi pembatas walau pekerjaan ada dengan tak berbatas. Walau tanpa pemakluman para orang tua tetap mampu membayar UKT anak nya, dan setelahnya mereka menangis sebab lumbung padi mereka telah kosong tak berbekas.


Write : Straight