Kamis, 14 November 2024

JELANG PILKADA, ALIANSI MAHASISWA LAMPUNG GELAR AKSI TOLAK POLITIK UANG

 [ Berita ]

Rombongan mahasiswa yang turut aksi

Raden Intan — Aliansi Mahasiswa Lampung menggelar aksi demokrasi tolak politik uang menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024. (Kamis, 14/11/24)

Seruan aksi ini dilaksanakan di Gedung Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Provinsi Lampung siang ini dan dihadiri oleh kurang lebih 300 pendemo aksi. 

Gerakan demokrasi ini menuntut 7 tuntutan Aksi Damai dan Mimbar Bebas Gerakan Demokrasi Lampung (Menolak Politik Uang). 

1. Mendesak seluruh ketua partai dan jajaran instansi dalam Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu), Ketua Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Lampung, Kepolisian Daerah (Kapolda) Lampung, Penanggung Jawab (Pj) Gubernur Lampung, untuk menandatangani fakta integritas dan menolak adanya politik uang dalam Pilkada tahun 2024 dan seterusnya 

2. Meminta kepada Gakumdu lebih profesional dalam menindak tangani Pilkada, baik tingkat kabupaten atau provinsi

3. Menuntut seluruh Bawaslu Lampung untuk berani bersikap terhadap pelanggaran penyelenggaraan Pilkada baik dari Paslon, tim sukses masyarakat dan penyelenggara itu sendiri 

4. Menuntut aparat penegak hukum untuk dapat bertindak secara tegas terhadap siapapun yang memberi dan menerima politik uang

5. Menuntut Bawaslu menyelesaikan laporan atau aduan masyarakat dengan cepat, secara profesional dan berintegritas

6. Menuntut Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk segera meregulasi dengan spesifik dalam penanganan Undang-undang (UU) mengenai politik uang 

7. Menuntut Komisi Pemilihan Umum (KPU)  untuk bersikap netral terhadap penyelenggaraan Pilkada di Provinsi Lampung. 

Bani Syafi'i selaku Jendral Lapangan menyatakan harapan besar terhadap seruan aksi ini. 

“Tuntutan ini harus segera diselesaikan kurang dari 3x24 jam, jika dalam kurun waktu yang ditentukan, DPRD belum menandatangani tuntutan tersebut, maka kami akan lakukan aksi kembali,” ujarnya. 

Bani mengatakan, tuntutan demokrasi kali ini bersih dan bermartabat. 

Masa aksi lainnya berisinial Ina menanggapi, politik uang harus dimusnahkan demi Pilkada yang bersih. 

“Politik uang memang harus dimusnahkan, agar Pilkada maupun pemilihan lainnya dapat bersih dan jujur. Rakyat memilih karena visi misi calon, bukan sekadar uang yang diberi,” ungkapnya.

Rep: Yuni & Cinami

Editor: Coboth

Sabtu, 09 November 2024

MOTOR HILANG DI AREA KAMPUS UIN RIL, KORBAN MINTA PERTANGGUNGJAWABAN PT CAKRA VIRAL

 [ Berita ]

Keluarga korban sedang meminta penjelasan dari pihak keamanan UIN RIL

Raden Intan — Hilangnya kendaraan motor di area kampus Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) membuat korban meminta pertanggungjawaban kepada pihak Persero Terpadu (PT) Cakra Vira Sakti Indonesia. (Jum'at, 08/11/24)

Peristiwa ini terjadi pada Jum'at (01/11) di depan Gedung Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek). Pemilik kendaraan sepeda motor tersebut merupakan salah satu mahasiswa semester 3 Program Studi (Prodi) Biologi Murni. 

Ria selaku korban dalam wawancaranya bersama tim PersMa RI mengatakan, meminta pertanggungjawaban kepada pihak PT Cakra Vira Sakti Indonesia. 

Korban bersama pihak PT Cakra Vira Sakti Indonesia untuk meminta pertanggungjawaban 

“Saya meminta pertanggungjawaban kepada pihak PT Cakra Vira Sakti Indonesia dan pihak manajemen, Alhamdulillah sudah disetujui permohonan tersebut dan akan segera diproses,” ujarnya. 

Surat tuntutan yang diajukan kepada pihak PT Cakra Vira Sakti Indonesia 

PT Cakra Vira Indonesia merupakan perusahaan yang mengelola sistem kartu parkir yang ada di UIN RIL sejak tahun lalu. 

Menurut penuturan Ria, pihak PT Cakra Vira Sakti Indonesia akan bertanggung jawab menyangkut ganti rugi kendaraannya dan mengklaim asuransi sesuai dengan harga kendaraan. 

Ria menjelaskan, motor dengan plat BG 6971 VA yang ia kendarai hilang ketika sedang praktikum dan Ujian Tengah Semester (UTS) di Gedung Fakultas Saintek, kendaraan tersebut terparkir di halaman gedung dengan posisi terkunci.

Ria juga berharap agar keamanan di dalam kampus dapat lebih diperketat kembali. 

“Saya berharap keamanan di dalam kampus dapat lebih diperketat lagi, karena saat olah tempat, CCTV disekitar gedung tersebut mati. Jika diperbaiki bisa berguna untuk meminimalisir korban selanjutnya,” harap Ria.

Rep: Dina Asa & Satrio

Editor: Coboth

Rabu, 06 November 2024

E-Koran Raden Intan Edisi IX

 [ E-Koran ]

E-Koran Raden Intan Edisi IX

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Salam Pers Mahasiswa! ✊🏻

Dalam perkembangan teknologi yang semakin canggih, membuat koran dapat diakses dimana saja dan kapan saja melalui internet. Maka dengan itu, UKM PersMa Raden Intan dengan bangga kembali menerbitkan "𝙀-𝙆𝙤𝙧𝙖𝙣 𝙀𝙙𝙞𝙨𝙞 IX".

Yuk segera baca E-Koran Edisi IX kami melalui tautan di bawah ini 👇


Dengan semangat membaca dan senantiasa menulis, satu hati garda idealisme mahasiswa

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Sabtu, 19 Oktober 2024

TINGKATKAN SOLIDARITAS, UKM PERSMA RI GELAR MEET UP CATA 2024

 [ Berita ]

57 Cata UKM PersMa RI bersama Pembina UKM PersMa RI dalam acara MEET UP CATA 2024

Raden Intan — Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pers Mahasiswa Raden Intan (PersMa RI) mengadakan Meet Up Calon Anggota (Cata) tahun 2024 demi tingkatkan solidaritas. (Sabtu, 19/10/24)

Acara ini berlangsung di halaman belakang Sekretariat UKM Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) dengan mengusung tema “Temu Semangat Calon Jurnalis dalam Kolaborasi Jurnalistik Guna Membangun Jiwa Solidaritas Sesama,” yang bertujuan untuk mengenal satu sama lain agar dapat mengetahui tujuan memilih dan bergabung di UKM PersMa RI. 

Turut dihadiri oleh Sri Wahyuni, M.Sos selaku Pembina UKM PersMa RI, Ahmad Abizar selaku Pemimpin Umum beserta Pengurus, Anggota Magang, dan 57 Cata UKM PersMa RI. 

Pembina UKM PersMa RI mengatakan bahwa melalui organisasai bisa mendapatkan keuntungan dan juga jaringan relasi yang baik. 

“Saya saja sudah tua seperti ini sangat merasakan manfaatnya organisasi dalam kehidupan sehari-hari, karena dalam kehidupan ini kita butuh berorganisasi membangun jaringan sosial,” ujarnya.

Pemimpin Umum UKM PersMa RI menyampaikan pesan kepada para Cata bergabung di UKM ini dapat bermanfaat, bukan hanya untuk ikut-ikut saja. Setidaknya mempunyai tujuan masuk UKM PersMa. 

Kemudian, Naya Anindya putri selaku Cata PersMa RI menyampaikan bahwa kegiatan Meet Up ini, ia merasa sangat senang selain mendapatkan materi, ia juga dapat mengenal satu sama lain. Selain itu game yang dihadirkan sangat seru.

"Saya merasa sangat senang dengan acara ini, karena juga ada game yang sangat seru. Selain itu mendapatkan materi dan ini menjadi tempat mengenal satu sama lain," ungkapnya. 


Rep: Shella & Tasyaa

Editor: Cerpen

TUTUP FESTREN 2024, WAREK I: SEMUA JUARA LOLOS UIN RIL TANPA TES

 Berita 

Prof. Dr. Alamsyah, M.Ag selaku Warek I UIN RIL dalam sambutan penutupan Festren Ma'had al-Jamiah ke-8 

Raden Intan — Tutup Festival Pesantren (Festren) ke-8, Wakil Rektor (Warek) I mengatakan, para juara lomba Festren akan diterima menjadi mahasiswa Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) tanpa tes. (Sabtu, 19/10/24)

Prof. Dr. Alamsyah, M.Ag selaku Warek I Bidang Akademik dan Kelembagaan, yang hadir dalam penutupan Festren ke-8 Ma'had al-Jamiah mengatakan, para juara lomba akan menjadi mahasiswa UIN RIL tanpa tes. 

“Saya tegaskan, nanti yang akan menjadi juara-juara lomba Festren, semuanya akan kita terima di UIN RIL tanpa tes, bahkan akan kami undang jalur prestasi,” jelasnya. 

Selain itu, Warek I turut berharap kepada para santri agar dapat menguasai teknologi dan memanfaatkan teknologi dengan membuat kecerdasan Artificial Intelligence (AI), untuk menghadapi tantangan di depan. 

Penutupan Festren Ma'had al-Jamiah ini, diadakan pada malam tadi di halaman Ma'had al-Jamiah dan mengusung tema “Integrasi Nilai Keislaman dalam Akulturasi Kebudayaan”. 

Turut dihadiri oleh Mudir Ma'had al-Jamiah Ustaz Muhammad Nur, M.Hum, Wakil Mudir Ustaz Asep Budianto, S.Thi, Kepala Pusat Kajian dan Layanan Halal (PKLH) Dr. Edi Susilo, serta 570 peserta SLTA/Sederajat se-Lampung. 

Najnudi Witono salah satu peserta cabang perlombaan Tari Kreasi dari Pondok pesantren (Ponpes) Al-Hidayat Gerning, Pesawaran, merasa tertarik atas tawaran tersebut. 

“Saya tertarik dengan tawaran Warek untuk para juara yang dapat masuk UIN RIL tanpa tes. Saya juga berharap semoga festren ini dapat lebih baik ditahun yang akan datang,” ujarnya.

Rep: Puput & Iqbal Anuari
Editor: Cerpen

Kamis, 17 Oktober 2024

TARIAN KREASI RAHWANA MERIAHKAN PEMBUKAAN FESTIVAL PESANTREN MA'HAD AL-JAMIAH

 Berita 

Tarian kreasi oleh mahasantri Ma'had al-Jamiah 

Raden Intan — Pembukaan Festival Pesantren (Festren) Ma'had al-Jami'ah Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) tahun ini menampilkan tarian kreasi Rahwana. (Kamis, 17/10/24)

Tarian Rahwana ini merupakan tarian yang dikreasikan oleh para mahasantri Ma'had al-Jami'ah UIN RIL yang diperankan langsung oleh mahasantri ma'had Al-Jami'ah angkatan 2023 dan 2024.

Festren ini diresmikan dengan pemukulan gong oleh Dr. Safari Daud, S. Ag., M.Sos.I selaku Wakil Rektor (Warek) II bidang Perencanaan, Administrasi Umum dan Keuangan, yang mewakili Prof. Wan Jamaludin, M.Ag., Ph.D selaku Rektor UIN RIL. 

Dr. Safari Daud, S. Ag., M.Sos.I selaku Warek II UIN RIL saat meresmikan acara Festren Ma'had al-Jami'ah 

Dalam sambutannya beliau juga menyampaikan dua hal kepada para mahasiswa Ma'had al-Jamiah. 

"Ada dua hal yang ingin saya sampaikan kepada para santri yang pertama para santri adalah orang yang bermental siap dalam berjalan dalam roda kehidupan, yang kedua saya melihat bahwa para santri ini mandiri seperti santri ma'had Al-Jami'ah yang melaksanakan acara festival ini secara terstruktur," jelas beliau. 

Vicki Anugerah selaku mahasiswa UIN Raden Intan Prodi Ekonomi Syariah (ES) menjelaskan bahwa, Tarian Rahwana ini mengadopsi dari cerita Dewi Sinta. 

"Dengan menceritakan tentang Arwana yang memiliki sifat sombong sambil membawa gong. Setelah itu, dalam tarian ini datang hanoman yang merebut gong untuk dijadikan simbolis sebagai pembukaan acara Festren," ujarnya. 

Untuk latihan tarian ini butuh waktu kurang lebih satu bulan yang mana dilatih langsung oleh para mualim Ma'had al-Jami'ah tanpa menyewa guru khusus dan bertujuan untuk memeriahkan acara festival tahun ini.

Ridho Andika mahasiswa UIN RIL Program Studi (Prodi) Manajemen Pendidikan Islam (MPI) dan Vicki Anugerah selaku mahasiswa UIN Raden Intan Lampung Prodi Studi Ekonomi Syariah (ES) sekaligus Mahasantri ma'had Al-Jamiah turut berharap agar dalam acara festren ini. 

"Semoga festival pesantren ini dapat berjalan lancar tanpa suatu halangan apapun dan dapat lebih baik serta meriah lagi kedepannya," harapnya.

Rep: Puput
Editor: Cerpen

SEMARAKKAN HARI SANTRI, MAHAD AL-JAMIAH UIN RIL KEMBALI GELAR FESTIVAL PESANTREN 2024

 Berita 

 
Warek II beserta Mudir Ma'had al-Jamiah beserta para hadirin 

Raden Intan — Semarakkan Hari Santri Nasional Tahun 2024, Mahad Al-Jami’ah Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) kembali menggelar Festival Pesantren (Festren) Ke-VIII. (Kamis, 17/10/2024)

Dengan mengusung tema “Integrasi Nilai Keislaman dalam Akulturasi Kebudayaan” acara ini berlangsung di halaman Mahad Al-Jami’ah pada tanggal 17—18 Oktober 2024.

Tujuan acara ini ialah untuk menyemarakan Hari Santri, menjaga tali silaturahmi antar berbagai pondok pesantren di Lampung dan membangun motivasi baru bagi para pelajar/santri untuk lebih kreatif inovatif dan berlomba-lomba dalam kebaikan.

Turut dihadiri oleh Dr. Safari Daud, S.Ag., M.Sos.I selaku Wakil Rektor (Warek) II bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan yang mewakili Prof. H. Wan Jamaluddin Z, M.Ag., Ph.D selaku Rektor UIN RIL, Prof. Dr. H. Yusuf Baihaqi, Lc., M.A selaku Wakil Dekan (Wadek) I Fakultas Syariah (FS), dan Dr. H. Nadrirsah Hawaru, Lc., M.A selaku Wadek II Fakultas Adab (FA).

Serta Dr. Shon Haji, M.Ag selaku Wadek III Fakultas Ushuludin dan Studi Agama (FUSA), Dr. H. Rosidi, M.A selaku Wadek III Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK), Anis Handayani, S.Ag, M.Sos selaku Koordinator Humas dan Kerja sama, Ahmad Zarkasi, M.Sos. I selaku Kepala Upt Perpustakaan, dan Ust. Muhammad Nur. M.Hum selaku Mudir Mahad Al-Jami’ah.

Acara ini diikuti oleh 570 peserta dari 65 kontingen yang terdiri dari cabang beberapa perlombaan diantaranya 
1. Lomba Tahfidz 29—30 diikuti 55 peserta
2. Lomba Kaligrafi Qur’an diikuti 40 peserta
3. Lomba Pidato Bahasa Arab diikuti 54 peserta
4. Lomba Video Kreatif diikuti 20 peserta
5. Lomba Syahril Qur’an diikuti 75 peserta
6. ⁠Lomba Tari Kreasi Lampung diikuti oleh 114 peserta
7. ⁠Hadroh diikuti 212 peserta 

Mudir Ma'had al-Jamiah dalam sambutannya menyampaikan bahwa, kegiatan Festren ini tidak tercakup dalam Rencana Kerja Tahunan (RKT), murni kerja keras para santri. 

“Dibalik tema ini, kami juga ingin mendukung pilar Rektor tentang kemandirian. Perlu saya katakan, bahwa kegiatan ini sifatnya mandiri, tidak tercakup dalam RKT. Acara ini juga murni hasil dari sponsorship dan menjadi bukti kerja kerasnya santri, sehingga acara ini dapat berjalan,” ujarnya. 

Ust. Muhammad Nur. M.Hum selaku Mudir Mahad Al-Jami’ah dalam sambutannya 

Beliau juga mengatakan, secara kuantitatif memang peserta menurun. Di tahun sebelumnya mencapai 700 peserta, sedangkan tahun ini hanya 570 peserta. Hal ini dilakukan sebab keterbatasan penginapan dan lebih mengefisienkan waktu. 

Kemudian, Husain Khalid selaku Ketua Pelaksana Festival pesantren menyampaikan harapan dalam sambutannya untuk Festival Pesantren Ke-VIII dan para peserta lomba.

“Kami berharap pada festival pesantren ini bisa meningkatkan kemampuan santri/pelajar dibidang akademik maupun seni. Serta kami ucapkan selamat dan semangat bertanding semoga mendapatkan pengalaman dan hasil terbaik," harapnya.

Husain Khalid selaku Ketua Pelaksana dalam sambutannya 

Rep: Adib & Egi
Editor: Cerpen