Selasa, 29 Agustus 2023

HARI PERTAMA PBAK 2023, 450 MAHASISWA BARU UIN RIL UNJUK RASA

 Berita 


Para Mahasiswa Baru Tahun 2023 Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) saat menggelar aksi unjuk rasa

Raden Intan — Hari pertama Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) tahun 2023, sebagian mahasiswa baru Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) menggelar aksi unjuk rasa. (Selasa, 29/08/23)

Unjuk rasa kali ini dilaksanakan di depan Gedung Academic and Research UIN Raden Intan Lampung, dengan membawa beberapa tuntutan yaitu

1. Mengingat tidak terpenuhi nya hak mahasiswa baru PBAK secara tatap muka.
2. Birokrasi terindikasi melakukan komersialisasi pendidikan.
3. Kampus tidak melaksanakan sosialisasi perihal PBAK terbaru kementrian agama.

RD selaku Koordinator Lapangan (Korlab) merasa bingung dengan adanya sistem PBAK hybrid.
 
"Saya merasa bingung adanya sistem hybrid ini, mengapa harus di paksakan sistem hybird? Apakah ada kepentingan kepentingan dari pihak birokrasi terkait hal ini, saya kasihan kepada mahasiswa baru yang haknya tidak terpenuhi untuk merasakan PBAK secara offline," tukasnya.

Serta ia juga berharap agar hak-hak mahasiswa baru bisa didengar oleh pihak birokrasi kampus.

Selanjutnya SA selaku mahasiswa baru yang mengikuti unjuk rasa merasa tidak adil.

"Seperti tidak adil, karena kami mahasiswa baru merasa tidak punya hak untuk merasakan PBAK secara offline, padahal lewat PBAK inilah kami sebagai mahasiswa baru dapat mengenal teman baru," tukasnya.

Rep: Reza & Kekey
Editor: PoV

Senin, 21 Agustus 2023

KEUNIKAN PATTANI THAILAND, LOKASI KKN INTERNASIONAL UIN RIL TAHUN 2023

 Artikel 


Sumber: langit7.id

Pattani merupakan salah satu provinsi yang terletak di negara Thailand, tepatnya di Thailand Selatan. Terdapat banyak keunikan terutama dalam sejarah masa lalu yang jarang sekali masyarakat ketahui. Di sini kami selaku mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional UIN Raden Intan Lampung (UIN RIL) akan merangkum secara singkat mengenai apa saja keunikan perjalanan Pattani hingga saat ini.

1. Kota Perdagangan yang Makmur

Pattani telah menjadi pusat perdagangan yang penting selama berabad-abad. Pada abad ke-16, kota ini menjadi pusat perdagangan internasional yang sibuk. Pusat perdagangan ini menghubungkan Asia Tenggara dengan Timur Tengah dan menjadi tempat bertemunya budaya, agama, dan kekayaan bagi para pedagang, yang berlangsung hingga saat ini. Pattani merupakan eksportir durian terbesar ke wilayah China.

2. Kerajaan Pattani

Pada abad ke-14 hingga awal abad ke-20, Pattani adalah pusat dari kekuasaan Kerajaan Pattani yang merdeka. Kerajaan ini adalah salah satu kerajaan muslim yang cukup kuat di kawasan Asia Tenggara pada masa itu. Mereka memiliki sistem pemerintahan yang teratur, budaya yang kaya, dan seni yang berkembang pesat.

Kerajaan Pattani mencapai puncak kejayaan saat dipimpin oleh raja-raja perempuan, berawal dari Raja Hijau (1584—1616 M), Raja Biru (1616—1624 M), Raja Ungu (1624—1635 M), dan Raja Kuning (1635—1688 M). Kerajaan Pattani mencapai puncak kegemilangannya saat dipimpin oleh raja-raja perempuan. Salah satunya adalah Raja Ungu (1624—1635 M) yang sebelumnya merupakan Permaisuri Pahang, tetapi kembali ke Patani setelah suaminya meninggal. Masa pemerintahan raja perempuan tidak dapat dipandang sebelah mata, terutama dalam bidang ekonomi dan politik.

3. Budaya dan Bahasa

Pattani memiliki warisan budaya yang berbeda dari bagian lain Thailand. Budaya Melayu–Islam yang khas dapat ditemui dalam arsitektur, kerajinan, seni, dan tarian tradisional. Selain itu, dialek Melayu Pattani yang unik dijadikan sebagai bahasa sehari-hari oleh penduduk setempat. Sejak dulu keturunan Melayu di Pattani telah membentuk komunitas budaya Melayu Makmur sekaligus mengamalkan peradaban Islam di Pattani. Bahasa Melayu yang digunakan sehari-hari oleh masyarakat melayu pattani diberi nama bahasa Yawi (ภาษายาวี).

4. Pusat Pendidikan 

Pattani juga dikenal sebagai pusat pendidikan Islam di wilayah ini. Madrasah-madrasah terkenal seperti Jami'ah Islam Syekh Daud Al-Fathoni, Pattani Islamic College dan Yala Islamic College telah menghasilkan banyak sarjana agama yang berpengaruh dan menarik mahasiswa dari berbagai negara.

Menggali lebih jauh ke dalam sejarah Pattani Thailand Selatan memungkinkan kita untuk menghargai kekayaan budaya yang ada di daerah tersebut. Mengenang masa lalu yang unik ini dapat membantu kita memahami tantangan dan harapan yang dihadapi oleh penduduk setempat yang hidup di tengah lingkungan yang kompleks dan multi-etnis.

Selanjutnya, mempelajari budaya internasional dapat menjadi ajang bagi kita untuk saling memahami orang lain saat melakukan komunikasi dengan mereka dan menghargai perbedaan yang ada. Sehingga kita dapat menghindari konflik akibat perbedaan budaya, ras, agama, ataupun bahasa. Maka dari itu mari bersama sama kita menghargai setiap budaya yang terdapat di seluruh penjuru dunia dengan cara mengapresiasi dan tidak menyudutkan budaya satu dengan yang lainnya.

Karya: Putri Dwi Alfiani (Peserta KKN Internasional UIN Raden Intan Lampung Tahun 2023)

5000 MAHASISWA BARU UIN RIL TERIMA JAKET ALMAMATER DAN BUKU PEDOMAN AKADEMIK

 Berita 


Mahasiswa Baru saat sedang mengantri untuk penerimaan jaket almamater dan buku pedoman akademik program sarjana

Raden Intan — 5000 Mahasiswa Baru Tahun 2023 Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) terima jaket almamater dan buku pedoman akademik di Gedung Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M). (Senin, 21/08/23)

Jadwal penerimaan jaket almamater dan buku pedoman akademik ini dibagi menjadi 4 sesi dari tanggal 21—25 Agustus mulai dari pukul 08.00—16.00 WIB.

Mahasiswa Baru juga diharuskan menunjukkan bukti pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebagai syarat penerimaan jaket almamater dan buku pedoman akademik.

Aas Safitri, S.H.I., M.H selaku Staf Kemahasiswaan mengatakan bahwa sebanyak 5000 Mahasiswa Baru menerima jaket almamater dan buku pedoman akademik. 

“Sebanyak 5000 Mahasiswa Baru mendapatkan jaket almamater, topi, dan buku pedoman akademik program sarjana. Untuk acaranya di hari pertama, Alhamdulillah berjalan lancar” ungkap beliau.

Beliau juga menambahkan jika pembagian jaket almamater tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, yang mana sebelumnya dilaksanakan di Gedung Akademik Lama UIN RIL. 

Selanjutnya, Silvanni Maulida Mahasiswa Baru Program Studi (Prodi) Pendidikan Agama Islam (PAI) merasa sangat senang sebab hal ini adalah yang ia nantikan.

“Saya merasa senang sebab pembagian jaket almamater ini sudah saya nantikan, terlebih menjelang Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK),” ujarnya.

Rep: Coboth & Lapo
Editor: Enden

Minggu, 20 Agustus 2023

SEBAGAI SIMBOLIS PERPISAHAN, KELOMPOK KKN TANJUNG RAYA GELAR GEBYAR ISLAMI

 Berita

Para pemenang lomba Kecamatan Tanjung Raya

Raden Intan — Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) Kecamatan Tanjung Raya menggelar Gebyar Islami sebagai simbolis perpisahan. (Minggu, 20/08/23)

Acara yang dilaksanakan di Balai Desa Berasan Makmur Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Mesuji ini mengusung tema “Bersama Generasi Zillenial Gemakan Syiar Islam”. 

Dihadiri oleh Darul Alipi selaku Kepala Sekretaris Divisi Bimbingan Masyarakat Islam, Daffa Farras Virgi selaku Koordinator Kecamatan Tanjung Raya, Rian Nada selaku Wakil Koordinator. 

Serta kelompok KKN 41—58 Tanjung Raya dan 40 peserta se-Kecamatan Tanjung Raya. Dengan 3 cabang perlombaan yaitu Tilawah, Adzan, dan Da'i. 

Daffa Fariz menyampaikan bahwa lewat kegiatan ini kita dapat melihat potensi-potensi generasi muda di bidang Islami. 

“Dengan adanya kegiatan ini, kita dapat melihat potensi-potensi generasi muda di bidang Islami. Selain itu, acara ini juga sebagai simbolis perpisahan sehingga kami meninggal citra yang positif di masyarakat,” ungkapnya. 

Selanjutnya, Rizki Ramadhani Putra Suendra selaku Ketua Pelaksana berharap dengan adanya kegiatan ini dapat memotivasi Generasi Zillenial dalam kegiatan Islami. 

“Saya berharap kegiatan ini dapat memberikan motivasi kepada kaum zillenial dalam kegiatan Islami dan selalu menerapkan akidah dalam kehidupan bermasyarakat,” harap Rizki. 

Rep: Nadhea & Fitri
Editor: Coboth

Sabtu, 19 Agustus 2023

KELOMPOK KKN 135 WAKAFKAN 50 AL-QUR'AN UNTUK TPA DESA SIDODADI

 Berita 


Para ustadz ustadzah, Karang Taruna, mahasiswa KKN 235, dan anak-anak TPA Desa Sidodadi

Raden Intan — Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 135 UIN Raden Intan Lampung (UIN RIL) Desa Sidodadi Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran wakafkan 50 Al-Qur'an di seluruh Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) di Desa Sidodadi. (Senin, 21/08/23)

Pemberian Al-Qur'an ini dibagikan kepada delapan TPA di Desa Sidodadi guna regenerasi Al-Qur'an lama yang sudah lusuh, adapun bertujuan agar menambah semangat anak-anak untuk mengetahui makna, mengetahui tajwid, dan makharijul huruf Al-Qur'an. 

Kegiatan wakaf ini dihadiri oleh Bapak Prastowo selaku Kepala Dusun Pengayunan Desa Sidodadi, aparatur Desa Sidodadi, Karang Taruna, ustadz ustadzah serta anak-anak TPA Desa Sidodadi.

Uun Saputri selaku Ustadzah TPA Nurul Huda Pengayunan I merasa bahagia dan berterima kasih atas wakaf Al-Qur'an tersebut.

“Kami merasa bahagia dan anak-anak sangat gembira atas hadiah yang luar biasa ini. Terima kasih kepada KKN 135 atas kontribusinya, sangat membantu anak-anak belajar mengaji,” ucap Ustadzah Uun. 

Adapun Muhammad Hamim Abdillah selaku Ketua Kelompok KKN 135 turut berharap agar dengan adanya kegiatan wakaf ini dapat menanamkan nilai-nilai Qur'ani pada anak-anak. 

“Kami berharap agar anak-anak dapat menanamkan nilai-nilai Qur'ani demi memperkuat pilar-pilar Islam, dan menambah semangat dalam mempelajari Al-Qur'an,” harapnya. 

Rep: Ega
Editor: Coboth

KELOMPOK KKN WAY HARONG SEMARAKKAN KARNAVAL KEMERDEKAAN

 Berita 


Peserta anak-anak Desa Way Harong saat pawai dengan menggunakan kostum terbaik 

Raden Intan — Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 143 dan 144 Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) Desa Way Harong Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran menggelar Karnaval Kemerdekaan. (Sabtu, 19/08/23)

Karnaval Kemerdekaan ini bertujuan untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Republik Indonesia (RI) yang diikuti oleh 300 peserta dari 12 Dusun Desa di Way Harong.

Haryadi selaku Sekretaris Desa (Sekdes) Way Harong menyampaikan bahwa karnaval ini merupakan acara yang positif dan ini perdana di Desa Way Harong. 

“Karnaval ini pertama kalinya bagi Desa Way Harong dan saya sangat bangga sebab acara ini sangat positif bagi masyarakat,” ujar beliau. 

Beliau juga berharap agar karnaval ini dapat berlanjut untuk peringatan HUT RI ke depannya. Sebab lewat acara ini, semua masyarakat dapat berpartisipasi memeriahkan HUT Indonesia. 

Selanjutnya, Egi Yoga Pratama selaku Ketua Pelaksana menyampaikan bahwa karnaval ini dijadikan satu titik guna mempersatukan masyarakat Way Harong.

“Karnaval ini kami jadikan satu titik agar dapat mempersatukan masyarakat Way Harong sekaligus salah satu program kerja KKN 143 dan 144,” jelas Egi. 

Rep: Enden

PERINGATI HARI KEMERDEKAAN KE-78 RI, PEMRPOV LAMPUNG ADAKAN MULI MEKHANAI BERKAIN 2023

 Berita 


Foto bersama Muli Mekhanai dan 400 peserta se-Provinsi Lampung

Raden Intan — Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung adakan acara Muli Mekhanai Berkain 2023 dalam memperingati Kemerdekaan ke-78 Republik Indonesia (RI). (Sabtu, 19/08/23)

Acara yang bekerjasama dengan Muli Mekhanai se-Provinsi Lampung ini mengangkat tema “Muli Mekhanai Dalam Bingkai Kebhinekaan Menuju Lampung Berjaya” dan dilaksanakan di Stadion Pahoman Lampung. 

Dengan dihadiri oleh Bobby Irawan, S.E., M.Si selaku Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Pemprov Lampung, Muli Mekhanai se-Provinsi Lampung, serta 400 peserta se-Provinsi Lampung. 

Bobby Irawan dalam sambutannya merasa gembira sekaligus bangga dengan acara ini karena Lampung memiliki ciri khas kebudayaan. 

“Salah satu ciri kebudayaan Lampung ialah kain tapis yang sangat mendunia dan saya sangat gembira sekaligus bangga sekali melihat Muli Mekhanai memakai kain pada hari ini,” ucap beliau. 

Bobby Irawan, S.E., M.Si selaku Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Pemprov Lampung pada sambutan Muli Mekhanai Berkain 2023

Adapun tujuan dari acara ini yaitu untuk mempromosikan dan melestarikan kebudayaan yang ada di Indonesia, terkhususnya di pulau Lampung. 

Ariqah Rifa Talitha selaku Muli Tulang Bawang 2023 sekaligus Ketua Pelaksana berharap untuk para generasi muda agar bisa terus melestarikan budaya kita. 

“Harapannya untuk generasi muda Muli Mekhanai yang ada di seluruh Provinsi Lampung, tidak hanya di acara ini saja kita melestarikan budaya tetapi ke depannya juga dapat melestarikan budaya Lampung,” harap Ariqah. 

Selanjutnya, Dea Maissy Ramanda salah satu mahasiswa Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) yang mengikuti kegiatan ini mengatakan bahwa acaranya sangat seru dan menginspirasi para muda-mudi Lampung, sebab dihadiri orang-orang hebat. 

Rep: Lapo & Text 
Editor: Enden