Selasa, 14 Mei 2024

MOTIVASI MAHASISWA MENJADI PEMIMPIN YANG BAIK, SEMA FS ADAKAN SEMINAR KEPEMIMPINAN

 [ Berita ]

Sumber: Sema FS
Dr. Eva Rodiah Nur, M. H bersama Dr. Nurnazli, M.H selaku Wakil Dekan (Wadek) III FS, Renaldy Eka Putra, S.H., M.H selaku Ketua Umum Sharia Law Student Association (SALSA), Yafril Mahesa sebagai narasumber 

Raden Intan — Senat Mahasiswa (SEMA) Fakultas Syariah (FS) Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) mengadakan Seminar Kepemimpinan guna memotivasi mahasiswa untuk menjadi pemimpin yang baik. (Rabu, 15/05/24) 

Seminar yang dilaksanakan di Gedung Serba Guna (GSG) FS pada (14/05) ini mengusung tema “Mengadaptasi Kepemimpinan: Berkembang di Era Digital”. Dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan kepemimpinan, serta memotivasi untuk menjadi pemimpin yang lebih baik. 

Dalam sambutannya, Dr. Eva Rodiah Nur, M.H selaku Dekan FS menuturkan merasa bangga dengan kreatifitas mahasiswa yang tergabung dalam Organisasi Mahasiswa (Ormawa) dan mendukung UIN RIL menuju Universitas Unggul. 

“Saya sangat mengapresiasi, merasa bangga dan bahagia dengan kreatifitas mahasiswa yang tergabung di Organisasi Mahasiswa (Ormawa), terkhususnya SEMA-F. Saya juga berharap lewat Seminar Kepemimpinan ini UIN RIL dapat menjadi Universitas Unggul,” tutur Dekan FS.

Selain dihadiri oleh Dekan FS, turut pula dihadiri oleh Dr. Nurnazli, M.H selaku Wakil Dekan (Wadek) III FS, Renaldy Eka Putra, S.H., M.H selaku Ketua Umum Sharia Law Student Association (SALSA), Yafril Mahesa sebagai narasumber serta 87 peserta. 

Tak hanya itu, Ahmad Arbain selaku Ketua Umum SEMA FS menjelaskan, seminar ini digelar bukan hanya tentang kepemimpinan tetapi juga sebagai bentuk komitmen mendorong UIN RIL menjadi Universitas Unggul. 

“Kegiatan ini bukan hanya tentang kepemimpinan, tetapi kita juga mampu beradaptasi di era perkembangan teknologi. Kita sebagai mahasiswa Islam harus mempertahankan identitas dan bisa memanfaatkan identitas dan teknologi untuk mendorong UIN RIL menjadi Universitas Unggul,” ujarnya.

Selanjutnya, Farandi Wiryanata Putra salah satu peserta dari Program Studi (Prodi) Hukum Tata Negara (HTN) menanggapi bahwa seminar ini memberikan wawasan mendalam tentang pentingnya kepemimpinan yang efektif di bidang digital. Diskusinya juga interaktif dan membuka peluang networking yang sangat baik baik para peserta. 

Rep: Enden


Senin, 13 Mei 2024

TAMPILKAN 35 KARYA FOTO YANG EMOSIONAL, UKM BLITZ KEMBALI GELAR EVENT TAHUNAN

 Berita 

Sumber: UKM Photography Blitz (Beberapa karya foto Anggota Muda Angkatan XIX)

Raden Intan — Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Photography Blitz UIN Raden Intan Lampung (UIN RIL) kembali menggelar event tahunan Pameran Anggota Muda Angkatan XIX dengan menampilkan 35 karya-karya foto yang emosional. (Senin, 13/05/24)

Dengan mengangkat tema “Swadarpana” yang memiliki makna cerminan pada diri sendiri dan menampilkan berbagai karya terkait emosional, sifat serta permasalahan sosial. Dilaksanakan di Halaman Gedung Akademik Lama UIN RIL dan berlangsung mulai tanggal 13—15 Mei 2024.

Turut dihadiri oleh Prof. Dr. Idrus Ruslan, M.Ag selaku Wakil Rektor (Warek) III UIN RIL, perwakilan Organisasi Mahasiswa (Ormawa) lingkup UIN RIL, Organisasi Eksternal, dan 135 peserta di hari pertama. 

Sumber: UKM Photography Blitz (Prof. Dr. Idrus Ruslan, M.Ag selaku Warek III bersama Galuh Maharani selaku Ketum UKM Photography Blitz, dan tamu undangan) 

Galuh Maharani selaku Ketua Umum (Ketum) UKM Photography Blitz menjelaskan tujuan dari digelarnya Pameran Anggota Muda ini. 

“Tujuan dari Pameran Anggota Muda ini ialah untuk memamerkan hasil karya anggota muda setelah menempuh 4–5 bulan pendidikan dan juga untuk memperkenalkan dunia fotografi kepada khalayak umum,” jelas Galuh. 

Tak hanya itu, Galuh turut berharap lewat pameran ini dapat menambah ekstensi UKM Photography Blitz ke khalayak umum dan pameran dapat berjalan dengan lancar serta menginspirasi bagi siapapun yang datang. 

Eureka Davin selaku Ketua Pelaksana juga mengatakan selain pameran foto, event ini juga mengadakan perlombaan photography offline dengan tema “Graduation Glory” dan photography online dengan tema “Urban Life” terbuka untuk umum, acara talkshow dan workshop serta live music. 

Selanjutnya, Nabila salah satu peserta menyampaikan bahwa dirinya sangat menyukai pameran ini dan karya-karyanya sangat luar biasa. 

“Tema yang UKM Photography Blitz angkat sangat luar biasa mendalam, sesuai dengan karya yang teman-teman pamerkan, dan jujur saya sangat menyukai dan menikmati pameran ini,” ucapnya.

Rep: Amanda & Desi 
Editor: Cerpen

Rabu, 08 Mei 2024

PALANG MERAH INTERNASIONAL: MENJEMBATANI KEMANUSIAAN TANPA BATAS

 [ Artikel ]

Sumber: kompas.com 

Bencana alam dan konflik bersenjata merupakan situasi yang sering kali mengakibatkan penderitaan yang besar bagi masyarakat di berbagai belahan dunia. Di tengah-tengah kekacauan ini, Palang Merah Internasional hadir sebagai salah satu organisasi kemanusiaan terbesar di dunia, memberikan bantuan kemanusiaan kepada jutaan orang yang terkena dampak bencana.

Dikutip melalui laman kompas.com, berdirinya Palang Merah Internasional dilatarbelakangi oleh peristiwa Perang Solferino antara tentara gabungan Perancis-Italia melawan pasukan Austria pada 24 Juni 1859. Pada saat itu Jean Henry Dunant yang merupakan seorang pengusaha Swiss, kebetulan melewati wilayah peperangan tersebut karena ingin menemui Kaisar Perancis Napoleon III. Dalam peperangan tersebut, ia melihat puluhan ribu korban perang yang terluka di Medan Pertempuran Solferino dengan bantuan medis yang tidak mencukupi. 

Dunant yang memiliki jiwa sosial tinggi pun mulai mengumpulkan warga dari desa sekitar untuk melakukan upaya penyelamatan kepada para korban. Tindakan yang dilakukan oleh Henry Dunant inilah yang menjadi cikal bakal pembentukan organisasi kemanusiaan Palang Merah Internasional sehingga ia disebut sebagai Bapak Palang Merah Dunia.

Salah satu peran utama Palang Merah Internasional adalah memberikan bantuan dalam penanggulangan bencana. Ketika bencana terjadi, Palang Merah Internasional turun langsung ke lapangan untuk menyelamatkan korban, memberikan bantuan medis darurat, dan membantu dalam rehabilitasi dan rekonstruksi. Tim relawan yang terlatih telah siap sedia untuk merespons setiap bencana mulai dari gempa bumi, tsunami hingga konflik bersenjata dan bencana alam lainnya.

Meskipun memiliki peran yang sangat penting, misi Palang Merah Internasional tidaklah tanpa tantangan. Dikutip melalui laman icrc.org tantangan operasional Palang Merah Internasional yang paling penting adalah menjamin akses terhadap korban konflik bersenjata dan situasi kekerasan lainnya. Akses langsung terhadap orang-orang tersebut sangat penting jika kita ingin memahami situasi dan mencoba memenuhi kebutuhan mereka. Namun, dalam lingkungan konflik yang terus berubah, akses menjadi lebih sulit karena kendala keamanan.

Palang Merah Internasional beroperasi berdasarkan prinsip-prinsip dasar yang dikenal sebagai Prinsip-prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional. Prinsip-prinsip ini meliputi kemanusiaan, kesamaan, kenetralan, kemandirian, kesukarelawanan, kesatuan dan kesemestaan. Prinsip-prinsip ini menjadi panduan bagi semua relawan dan anggota Palang Merah Internasional dalam memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan.

Palang Merah Internasional memiliki cabang di hampir setiap negara di dunia. Dikutip melalui laman dinkes.mojokertokab.go.id di Indonesia sendiri, sampai saat ini Palang Merah Indonesia (PMI) telah berada di 33 PMI Daerah (tingkat provinsi), dan sekitar 408 PMI Cabang (tingkat kota/kabupaten) di seluruh Indonesia. Cabang-cabang ini bekerja sama dengan pemerintah setempat dan organisasi lain untuk memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan. Kolaborasi antara PMI dengan pemerintah dan organisasi lain memungkinkan penyediaan bantuan yang lebih efektif dan efisien kepada korban bencana.

Anda dapat menghubungi PMI melalui nomor telepon darurat mereka di 021-7992325 atau melalui situs web resmi mereka di pmi.or.id. PMI juga memiliki akun media sosial seperti Instagram @palangmerah_indonesia dan Twitter @Indonesia Red Cross. Melalui berbagai sumber di atas, Anda dapat memperoleh informasi lebih lanjut tentang lokasi dan kontak cabang PMI di daerah Anda, cara menjadi relawan PMI, program kerja yang sedang berjalan, dan lain sebagainya.


Karya: Egi

Editor: Cerpen

Selasa, 07 Mei 2024

HMJ PBI SPEC 5.0: TUMBUHKAN JIWA KREATIF DAN INOVATIF MENUJU INDONESIA EMAS

 [ Berita ]

Foto: HMJ PBI

Raden Intan — Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ)Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) menggelar event tahunan Spectacular English Competition 5.0 (SPEC 5.0) yang bertujuan untuk menumbuhkan jiwa kreatif dan inovatif menuju Indonesia emas. (Rabu, 08/05/24)

Dengan mengangkat tema “Exploring the Creativity and Innovative Youth as the Power for Bright Future in Digital Esa Towards Golden Indonesia Progress” acara ini dilaksanakan di Gedung Serba Guna (GSG) UIN Raden Intan Lampung (UIN RIL), dengan diikuti sebanyak 157 peserta mulai dari tanggal 06—08 Mei 2024. 

Event ini mengadakan beberapa perlombaan untuk umum, mahasiswa se-UIN RIL, dan mahasiswa PBI. Perlombaan Futsal dibuka untuk mahasiswa se-UIN TIL, Solo Song dibuka untuk umum, dan perlombaan Speech, Story Telling, Debat Bahasa Inggris, Brand Ambassador, dan Desain Mading untuk mahasiswa PBI. 

Muhammad Dandy Dzaki selaku Ketua Pelaksana berharap agar acara ini dapat berjalan dengan lancar dan dapat mengembangkan bakat mahasiswa, terutama mahasiswa PBI. 

“Saya berharap berjalannya acara ini dengan lancar dan panitia diberikan kesehatan serta kemudahan dalam melaksanakan acara ini, serta dapat menampung aspirasi dan mengembangkan minat bakat terutama mahasiswa PBI,” harap Dandy. 

Selanjutnya, Novita salah satu peserta merasa bahwa acara ini sudah cukup bagus dan berharap agar dilaksanakan setiap tahunnya. 

“Acaranya sangat menyenangkan dan bagus sekali. Saya berharap juga tetap dilaksanakan setiap tahunnya dan lebih baik lagi,” ucapnya.


Rep: Iqbal & Say Dina

Editor: Cerpen

Sabtu, 04 Mei 2024

SPORT DAY KIP-K 2024: AJANG KUATKAN KEKELUARGAAN ANTAR PENGURUS

[ Berita ]

Foto: Egi
Seluruh peserta Ampibi Sport Day sedang melaksanakan senam bersama


Raden Intan — Sport Day yang digelar oleh Asosiasi mahasiswa penerima Bidikmisi (AMPIBI) Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) Tahun 2024 bertujuan untuk ajang menguatkan kekeluargaan antar pengurus. (Sabtu, 04/05/24)

Sport Day merupakan bagian dari program kerja rutin yang dilaksanakan setiap bulan di lapangan Ma'had Al-Jami'ah UIN RIL, yang bertujuan untuk meningkatkan rasa kekeluargaan antar pengurus, demisioner AMPIBI KIP-K dan mahasiswa penerima KIP-K. 

Adapun kegiatan Sport Day ini berupa jalan sehat, senam, games, dan voli yang diselenggarakan oleh divisi Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) dan Divisi Sosial Masyakarat (SOSMAS) AMPIBI KIP-K. 

Muhammad Iqbal Hafidho selaku ketua pelaksana berharap agar Kegiatan ini dapat dilaksanakan lebih rutin setiap minggunya, sebab memiliki banyak dampak positif. 

“Saya berharap Kegiatan ini dapat dilaksanakan secara rutin setiap minggunya, sebab selain memperkuat kebersamaan, kegiatan ini juga memberikan banyak dampak positif bagi kesehatan para anggotanya,” harap Iqbal. 

Selanjutnya, Rolin Agustian salah satu peserta kegiatan sport Day merasa bahwa acara ini sangat seru dan menarik. 

“Alhamdulillah, bagi saya acara sporty hari ini berjalan sangat seru dan menarik. Karena berkat adanya berbagai macam kegiatan olahraga yang membuat badan kita menjadi sehat,” ujarnya. 

Rep: Egi & Adib 

Editor: Cerpen


 


BEBAS BERSUARA DAN BEREKSPRESI, DUKUNG KEBEBASAN PERS SEDUNIA

 [ Artikel ]

Sumber: Alinea.id 


Dalam Undang-Undang (UU) Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers pada Pasal 1 ayat (1) menjelaskan Pers merupakan lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegitan jurnalistik meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi baik dalam tulisan, visual, audio, dan audiovisual, serta data dan grafik maupun dalam bentuk lainnya dengan menggunakan media cetak, media elektronik, dan segala jenis saluran.

Pers sendiri memiliki struktur dan profesi yang berkaitan dengan seluruh kegiatan jurnalistik dan media. Bagian struktur dari pers tersebut diantaranya pemimpin redaksi, reporter, videografer/fotografer, redaktur, dan presenter berita. Seluruh struktur ini memiliki tugasnya masing-masing. Mereka akan menghasilkan beberapa karya jurnalistik yang bermanfaat, terinformasi, berpartisipasi aktif, dan kreatif dalam kehidupan publik. 

Kegiatan jurnalistik memerlukan kebebasan untuk menjaga dan mendukung dalam hak berekspresi, mencari, menerima, dan menyampaikan suatu berita. Dengan adanya kebebasan ini media dapat upayakan dan mempertahankan diri dari ancaman dan dilarangan membayar upeti kepada para profesi sebagai jurnalis. Maka dari itu untuk mendukung kebebasan ini dunia menetapkan tanggal 3 Mei sebagai Hari Kebebasan Pers Sedunia atau World Press Freedom Day. 

Dikutip melalui laman katadata.co.id Hari Kebebasan Pers Sedunia dirayakan pertama kalinya pada Tahun 1993. Peringatan ini merupakan rekomendasi Konferensi Umum United Nations Education (UNESCO). Tanggal 3 Mei dipilih, karena merupakan tanggal peringatan Deklarasi Windhoek. Deklarasi tersebut adalah pernyataan prinsip kebebasan pers yang disampaikan oleh para jurnalis asal Afrika di Windhoek, Namibia pada Tahun 1991. 

Para jurnalis tersebut sebelumnya mengalami penyerangan dalam perang saudara Afrika di abad ke-20. Penyerangan tersebut terjadi saat jurnalis mencari informasi, fakta, dan data yang akurat untuk memberikan gambaran yang jelas tentang situasi konflik. Dalam proses ini, jurnalis berhadapan dengan berbagai tantangan, termasuk risiko keamanan dan keselamatan, serta tekanan dari pihak-pihak yang berkepentingan dalam konflik. 

Akhirnya, para jurnalis Afrika pun memutuskan mengambil tindakan berupa pengajuan banding ke Konferensi UNESCO yang digelar di Namibia, Windhoek. Akhirnya UNESCO menanggapi seruan dari para jurnalis tersebut. Kemudian disahkanlah Deklarasi Windhoek tersebut dan menetapkan Hari Kebebasan Pers Sedunia. 

Hari Kebebasan Pers Sedunia adalah saat yang penting untuk mengakui pentingnya kebebasan Pers dan mendukung kegiatan jurnalistik yang independen di seluruh dunia. Sebagai warga negara Indonesia kita dapat memulai dengan mendukung Pers Indonesia dahulu. 

Dukungan untuk Pers Indonesia diantaranya meliputi penekanan pada kebebasan pers, advokasi untuk perlindungan profesi sebagai jurnalis, kesadaran masyarakat untuk pers, dan membangun jaringan profesional. 

Dengan adanya dukungan atas kebebasan ini, pihak yang berprofesi sebagai jurnalis juga tidak boleh menyalahgunakan kebebasan tersebut dalam menjalankan pekerjaannya. Ada beberapa prinsip yang harus diperhatikan dan dipatuhi oleh para jurnalis diantaranya integritas dan etika, penelitian mendalam, dan menghormati kode etik jurnalistik. 

Sesuai dengan UU no 40 Tahun 1999 tentang pers, salah satu peranan Pers nasional adalah memenuhi hak masyarakat untuk memperoleh informasi. Para jurnalis memiliki peran penting dalam membentuk opini dan memberikan informasi yang relevan kepada masyarakat. 

Peringatan hari kebebasan ini menjadi semua pihak yang berkerja di bidang pers harus dapat selalu amanah dan menjaga nama baik pers. Sehingga tidak akan merugikan dan mengecewakan pihak manapun. Jangan takut bersuara dan berekspresi untuk mengungkapkan kebenaran, terus menjaga dan mendukung kebebasan pers, demi memastikan berfungsinya demokrasi yang sehat dan masyarakat yang teinformasi. 

Karya: Anisa
Editor: Cerpen


Kamis, 02 Mei 2024

RAYAKAN HARI PENDIDIKAN NASIONAL, HMJ BKI HADIRKAN KOMISI V DPRD LAMPUNG

 [ Berita ]

Foto: HMJ BKI
Deni Ribowo, S.E selaku Komisi V DPRD Provinsi Lampung , Dr. Yenni Hasrita Ekasari selaku Kasi Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung, Wakil Dekan III FDIK beserta 95 Peserta Mahasiswa yang hadir dalam Dialog Publik


Raden Intan — Memperingati Hari Pendidikan Nasional, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Bimbingan Konseling Islam (BKI) Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) hadirkan Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung pada acara Dialog Publik. (Kamis, 02/05/24)

Acara Dialog Publik ini mengusung tema “Meninjau Kekerasan Politik, Simbolik Pendidikan, dan Budaya Berdampak Pada Kesehatan Mental Elemen Mahasiswa” dan digelar di Gedung Rektorat Lama (Reklam) Lt.3 Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL)

Deni Ribowo, S.E selaku Komisi V DPRD Provinsi Lampung menyampaikan bahwa pendidikan politik sangat penting dan bisa didapatkan, baik sekolah maupun organisasi. 

“Penting bagi kita untuk mendapatkan pendidikan politik, hal seperti ini kita dapatkan melalui sekolah ataupun organisasi agar bisa terjun langsung untuk demokrasi berbicara dengan para, rakyat, pejabat, bahkan menteri sekalipun,” tutur beliau.

Sultiana selaku Ketua Pelaksana menjelaskan bahwa tujuan dari Dialog Publik ini ialah untuk menumbuhkan kepekaan mahasiswa terhadap kesehatan mental di era globalisasi seperti saat ini. 

Selain dihadiri oleh Komisi V DPRD Lampung, turut dihadiri oleh Dr. Abdul Syukur selaku Dekan FDIK yang diwakili oleh Dr. H. Rosidi, M.A selaku Wakil Dekan (Wadek) III FDIK sekaligus Pembina HMJ BKI, Wahyu Satriawan, M.Pd selaku Praktisi, Dr. Yenni Hasrita Ekasari selaku Kasi (Kepala Seksi) Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung, serta 95 peserta mahasiswa.

Selanjutnya, Saharani salah saru peserta berharap agar ke depannya masyakarat dapat lebih aware terhadap isu kesehatan mental. 

“Acara ini temanya sangat menarik dan sangat membantu menangani masalah kesehatan mental. Harapan saya, semoga ke depannya kita dapat lebih peduli dengan masalah kesehatan mental, terutama kesehatan mental diri sendiri,” harap Rani.

Rep: Satrio dan Alfina

Editor: Cerpen