[ Berita ]
Selasa, 14 Mei 2024
MOTIVASI MAHASISWA MENJADI PEMIMPIN YANG BAIK, SEMA FS ADAKAN SEMINAR KEPEMIMPINAN
Senin, 13 Mei 2024
TAMPILKAN 35 KARYA FOTO YANG EMOSIONAL, UKM BLITZ KEMBALI GELAR EVENT TAHUNAN
Berita
Rabu, 08 Mei 2024
PALANG MERAH INTERNASIONAL: MENJEMBATANI KEMANUSIAAN TANPA BATAS
[ Artikel ]
![]() |
| Sumber: kompas.com |
Bencana alam dan konflik bersenjata merupakan situasi yang sering kali mengakibatkan penderitaan yang besar bagi masyarakat di berbagai belahan dunia. Di tengah-tengah kekacauan ini, Palang Merah Internasional hadir sebagai salah satu organisasi kemanusiaan terbesar di dunia, memberikan bantuan kemanusiaan kepada jutaan orang yang terkena dampak bencana.
Dikutip melalui laman kompas.com, berdirinya Palang Merah Internasional dilatarbelakangi oleh peristiwa Perang Solferino antara tentara gabungan Perancis-Italia melawan pasukan Austria pada 24 Juni 1859. Pada saat itu Jean Henry Dunant yang merupakan seorang pengusaha Swiss, kebetulan melewati wilayah peperangan tersebut karena ingin menemui Kaisar Perancis Napoleon III. Dalam peperangan tersebut, ia melihat puluhan ribu korban perang yang terluka di Medan Pertempuran Solferino dengan bantuan medis yang tidak mencukupi.
Dunant yang memiliki jiwa sosial tinggi pun mulai mengumpulkan warga dari desa sekitar untuk melakukan upaya penyelamatan kepada para korban. Tindakan yang dilakukan oleh Henry Dunant inilah yang menjadi cikal bakal pembentukan organisasi kemanusiaan Palang Merah Internasional sehingga ia disebut sebagai Bapak Palang Merah Dunia.
Salah satu peran utama Palang Merah Internasional adalah memberikan bantuan dalam penanggulangan bencana. Ketika bencana terjadi, Palang Merah Internasional turun langsung ke lapangan untuk menyelamatkan korban, memberikan bantuan medis darurat, dan membantu dalam rehabilitasi dan rekonstruksi. Tim relawan yang terlatih telah siap sedia untuk merespons setiap bencana mulai dari gempa bumi, tsunami hingga konflik bersenjata dan bencana alam lainnya.
Meskipun memiliki peran yang sangat penting, misi Palang Merah Internasional tidaklah tanpa tantangan. Dikutip melalui laman icrc.org tantangan operasional Palang Merah Internasional yang paling penting adalah menjamin akses terhadap korban konflik bersenjata dan situasi kekerasan lainnya. Akses langsung terhadap orang-orang tersebut sangat penting jika kita ingin memahami situasi dan mencoba memenuhi kebutuhan mereka. Namun, dalam lingkungan konflik yang terus berubah, akses menjadi lebih sulit karena kendala keamanan.
Palang Merah Internasional beroperasi berdasarkan prinsip-prinsip dasar yang dikenal sebagai Prinsip-prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional. Prinsip-prinsip ini meliputi kemanusiaan, kesamaan, kenetralan, kemandirian, kesukarelawanan, kesatuan dan kesemestaan. Prinsip-prinsip ini menjadi panduan bagi semua relawan dan anggota Palang Merah Internasional dalam memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan.
Palang Merah Internasional memiliki cabang di hampir setiap negara di dunia. Dikutip melalui laman dinkes.mojokertokab.go.id di Indonesia sendiri, sampai saat ini Palang Merah Indonesia (PMI) telah berada di 33 PMI Daerah (tingkat provinsi), dan sekitar 408 PMI Cabang (tingkat kota/kabupaten) di seluruh Indonesia. Cabang-cabang ini bekerja sama dengan pemerintah setempat dan organisasi lain untuk memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan. Kolaborasi antara PMI dengan pemerintah dan organisasi lain memungkinkan penyediaan bantuan yang lebih efektif dan efisien kepada korban bencana.
Anda dapat menghubungi PMI melalui nomor telepon darurat mereka di 021-7992325 atau melalui situs web resmi mereka di pmi.or.id. PMI juga memiliki akun media sosial seperti Instagram @palangmerah_indonesia dan Twitter @Indonesia Red Cross. Melalui berbagai sumber di atas, Anda dapat memperoleh informasi lebih lanjut tentang lokasi dan kontak cabang PMI di daerah Anda, cara menjadi relawan PMI, program kerja yang sedang berjalan, dan lain sebagainya.
Karya: Egi
Editor: Cerpen
Selasa, 07 Mei 2024
HMJ PBI SPEC 5.0: TUMBUHKAN JIWA KREATIF DAN INOVATIF MENUJU INDONESIA EMAS
[ Berita ]
![]() |
| Foto: HMJ PBI |
Raden Intan — Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ)Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) menggelar event tahunan Spectacular English Competition 5.0 (SPEC 5.0) yang bertujuan untuk menumbuhkan jiwa kreatif dan inovatif menuju Indonesia emas. (Rabu, 08/05/24)
Dengan mengangkat tema “Exploring the Creativity and Innovative Youth as the Power for Bright Future in Digital Esa Towards Golden Indonesia Progress” acara ini dilaksanakan di Gedung Serba Guna (GSG) UIN Raden Intan Lampung (UIN RIL), dengan diikuti sebanyak 157 peserta mulai dari tanggal 06—08 Mei 2024.
Event ini mengadakan beberapa perlombaan untuk umum, mahasiswa se-UIN RIL, dan mahasiswa PBI. Perlombaan Futsal dibuka untuk mahasiswa se-UIN TIL, Solo Song dibuka untuk umum, dan perlombaan Speech, Story Telling, Debat Bahasa Inggris, Brand Ambassador, dan Desain Mading untuk mahasiswa PBI.
Muhammad Dandy Dzaki selaku Ketua Pelaksana berharap agar acara ini dapat berjalan dengan lancar dan dapat mengembangkan bakat mahasiswa, terutama mahasiswa PBI.
“Saya berharap berjalannya acara ini dengan lancar dan panitia diberikan kesehatan serta kemudahan dalam melaksanakan acara ini, serta dapat menampung aspirasi dan mengembangkan minat bakat terutama mahasiswa PBI,” harap Dandy.
Selanjutnya, Novita salah satu peserta merasa bahwa acara ini sudah cukup bagus dan berharap agar dilaksanakan setiap tahunnya.
“Acaranya sangat menyenangkan dan bagus sekali. Saya berharap juga tetap dilaksanakan setiap tahunnya dan lebih baik lagi,” ucapnya.
Rep: Iqbal & Say Dina
Editor: Cerpen
Sabtu, 04 Mei 2024
SPORT DAY KIP-K 2024: AJANG KUATKAN KEKELUARGAAN ANTAR PENGURUS
[ Berita ]
![]() |
| Foto: Egi Seluruh peserta Ampibi Sport Day sedang melaksanakan senam bersama |
Raden Intan — Sport Day yang digelar oleh Asosiasi mahasiswa penerima Bidikmisi (AMPIBI) Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) Tahun 2024 bertujuan untuk ajang menguatkan kekeluargaan antar pengurus. (Sabtu, 04/05/24)
Sport Day merupakan bagian dari program kerja rutin yang dilaksanakan setiap bulan di lapangan Ma'had Al-Jami'ah UIN RIL, yang bertujuan untuk meningkatkan rasa kekeluargaan antar pengurus, demisioner AMPIBI KIP-K dan mahasiswa penerima KIP-K.
Adapun kegiatan Sport Day ini berupa jalan sehat, senam, games, dan voli yang diselenggarakan oleh divisi Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) dan Divisi Sosial Masyakarat (SOSMAS) AMPIBI KIP-K.
Muhammad Iqbal Hafidho selaku ketua pelaksana berharap agar Kegiatan ini dapat dilaksanakan lebih rutin setiap minggunya, sebab memiliki banyak dampak positif.
“Saya berharap Kegiatan ini dapat dilaksanakan secara rutin setiap minggunya, sebab selain memperkuat kebersamaan, kegiatan ini juga memberikan banyak dampak positif bagi kesehatan para anggotanya,” harap Iqbal.
Selanjutnya, Rolin Agustian salah satu peserta kegiatan sport Day merasa bahwa acara ini sangat seru dan menarik.
“Alhamdulillah, bagi saya acara sporty hari ini berjalan sangat seru dan menarik. Karena berkat adanya berbagai macam kegiatan olahraga yang membuat badan kita menjadi sehat,” ujarnya.
Rep: Egi & Adib
Editor: Cerpen
BEBAS BERSUARA DAN BEREKSPRESI, DUKUNG KEBEBASAN PERS SEDUNIA
[ Artikel ]
![]() |
| Sumber: Alinea.id |
Kamis, 02 Mei 2024
RAYAKAN HARI PENDIDIKAN NASIONAL, HMJ BKI HADIRKAN KOMISI V DPRD LAMPUNG
[ Berita ]
Raden Intan — Memperingati Hari Pendidikan Nasional, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Bimbingan Konseling Islam (BKI) Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) hadirkan Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung pada acara Dialog Publik. (Kamis, 02/05/24)
Acara Dialog Publik ini mengusung tema “Meninjau Kekerasan Politik, Simbolik Pendidikan, dan Budaya Berdampak Pada Kesehatan Mental Elemen Mahasiswa” dan digelar di Gedung Rektorat Lama (Reklam) Lt.3 Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL)
Deni Ribowo, S.E selaku Komisi V DPRD Provinsi Lampung menyampaikan bahwa pendidikan politik sangat penting dan bisa didapatkan, baik sekolah maupun organisasi.
“Penting bagi kita untuk mendapatkan pendidikan politik, hal seperti ini kita dapatkan melalui sekolah ataupun organisasi agar bisa terjun langsung untuk demokrasi berbicara dengan para, rakyat, pejabat, bahkan menteri sekalipun,” tutur beliau.
Sultiana selaku Ketua Pelaksana menjelaskan bahwa tujuan dari Dialog Publik ini ialah untuk menumbuhkan kepekaan mahasiswa terhadap kesehatan mental di era globalisasi seperti saat ini.
Selain dihadiri oleh Komisi V DPRD Lampung, turut dihadiri oleh Dr. Abdul Syukur selaku Dekan FDIK yang diwakili oleh Dr. H. Rosidi, M.A selaku Wakil Dekan (Wadek) III FDIK sekaligus Pembina HMJ BKI, Wahyu Satriawan, M.Pd selaku Praktisi, Dr. Yenni Hasrita Ekasari selaku Kasi (Kepala Seksi) Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung, serta 95 peserta mahasiswa.
Selanjutnya, Saharani salah saru peserta berharap agar ke depannya masyakarat dapat lebih aware terhadap isu kesehatan mental.
“Acara ini temanya sangat menarik dan sangat membantu menangani masalah kesehatan mental. Harapan saya, semoga ke depannya kita dapat lebih peduli dengan masalah kesehatan mental, terutama kesehatan mental diri sendiri,” harap Rani.
Rep: Satrio dan Alfina
Editor: Cerpen







